Creativepreneur and Career

10 Tips Personal Branding untuk Karir yang Lebih Sukses 2021

Tips personal branding

“Branding is what companies stand for,” kata Dr. Sean Gresh, seorang anggota fakultas di Northeastern’s Master of Science. Apple menantang dunia untuk “Think Different”. Sementara Nike mendorong orang tanpa memandang usia, jenis kelamin atau tingkat kebugaran fisik untuk “Just Do It”. Sedangkan Dunkin’ Donuts meyakinkan para profesional yang sibuk bahwa “American Runs on Dunkin’”. Nggak gampang, lho, guys, membuat slogan yang bisa menceritakan sebuah kisah sekaligus mempengaruhi cara pandang orang terhadap merk kita. Dan tahukah kamu, branding itu nggak melulu tentang perusahaan. Setiap profesional punya kisahnya sendiri untuk diceritakan. Mereka juga punya tujuan, keterampilan dan keahlian untuk dibagikan. Nah, di dunia yang semakin digital seperti sekarang ini, personal branding adalah hal yang penting untuk dimiliki. Tapi gimana caranya agar kita bisa melakukannya dengan tepat? Intip tips personal branding berikut ini:

  1. Cari Tahu Siapa Kamu

Sumber Gambar : pcdn.co

Untuk membangun personal branding yang bisa mencerminkan identitas pribadi dan profesional dengan akurat, ada satu hal yang wajib banget kamu lakukan, lho. Apa itu, GenKs? Pastikan kamu mengetahui siapa dirimu terlebih dahulu. Be introspektif dan susunlan daftar kekuatan dan kelemahan pribadimu.

2. Tentukan Apa yang Ingin Kamu Tonjolkan

Sumber Gambar : n2growth.com

Personal brand lebih dari sekedar cerminan kita hari ini. Personal brand-mu adalah peta jalan ke mana kamu melangkah. Selain memahami keterampilan dan kompetensi yang kamu miliki, disarankan untuk menilai kekuatan dan kelemahanmu terkait dengan industri atau karier yang ingin kamu selami.

3. Tentukan Audiensmu

Sumber Gambar : julitadavies.com

Sebelum menyusun personal brand, pastikan kamu nggak lupa menentukan siapa yang ingin kamu jangkau. Semakin cepat kamu menentukan audiens, maka akan makin mudah menyusun story-mu, guys. Karena kamu jadi lebih paham dengan jenis cerita yang harus diberikan dan di mana kamu harus menceritakannya.

4. Lakukan Riset tentang Industri yang Diinginkan and Follow the Expert

Sumber Gambar : entergynewsroom.com

Saat memetakan karir yang kamu inginkan, disarankan untuk mengumpulkan hasil penelitian tentang para ekspert di bidang tersebut. Carilah mereka yang sudah sukses dan lakukan riset tentang apa saja yang telah mereka lakukan. Ikuti langkah-langkah mereka, tapi lakukan lebih baik dari mereka.

5. Minta Info Detail dari Para Expert

Sumber Gambar : asianewsday.com

Jangan ragu untuk menghubungi para ekspert ini untuk meminta waktu wawancara saat kamu menyusun daftar perusahaan impianmu. Nggak perlu takut untuk belajar dari siapa pun. Yakin, deh, GenKs, kamu bakalan terkejut betapa orang-orang sukses itu tulus dan murah hati untuk membagi ilmunya.

6. Siapkan Elevator Pitch

Sumber Gambar : cuttingedgepr.com

Nah, setelah itu cobalah untuk membuat elevator pitch yang berisi kisah tentang siapa kamu. Pastikan panjang ceritamu nggak lebih dari 60 detik, ya, guys. Elevator pitch akan memudahkanmu menggambarkan siapa kamu, apa yang kamu lakukan dan apa tujuanmu dalam karier secara ringkas. Jaga agar elevator pitch-mu tetap singkat dan fokus pada beberapa poin yang ingin kamu tekankan.

7. Bangun Networking

Tips personal branding

Sumber Gambar : lawfirmpracticemanagementadvice.com

Networking adalah poin yang sangat penting dalam tips personal branding. Dengan membangun dan mengembangkan network profesional dan semakin banyak koneksi yang kamu buat, maka akan semakin besar kemungkinan personal brand-mu akan dikenali secara luas.

8. Minta Rekomendasi

Tips personal branding

Sumber Gambar : website-editor.net

Cara termudah dan paling efektif untuk menentukan personal brand kamu adalah dengan memiliki rekan kerja serta manajer di tempatmu bekerja sekarang maupun rekan kerja dan manajer di tempat kerjamu dulu. Jadi, mereka bisa menyebarluaskan personal brand-mu ke orang lain.

Yah, nggak jauh beda seperti bisnis yang butuh review dan testimoni pelanggan untuk marketing, kamu juga harus mengembangkan review-mu sendiri. Dan bentuk review untuk personal branding adalah rekomendasi.

9. Kembangkan Online Presence-mu

Tips personal branding

Sumber Gambar : alis.alberta.ca

Salah satu aspek terpenting dalam personal branding adalah memastikan online presence-mu terlihat menarik bagi manajer HRD, rekan kerja dan pihak lainnya. Hal ini tetap berlaku meski kamu sebenarnya nggak sedang mencari pekerjaan, guys.

Beruntung banget kita hidup di eranya media sosial. Jadi, kita punya banyak kemungkinan untuk mengembangkan kehadiran online.

10. Ingat, Personal Branding Nggak Harus Online

Tips personal branding

Sumber Gambar : allstaffaz.com

Brand itu lebih dari sekedar persona online kita. Gimana caramu membawa diri di rumah, di kantor atau dalam perjalanan sehari-hari, itulah brand. Reputasi adalah segalanya dalam personal branding. Cerita yang kamu kisahkan, dikombinasikan dengan cara kamu berinteraksi sehari-hari, itu semua akan menentukan personal branding kamu di mata orang.

Akhir kata, selama mencerminkan kehidupan profesionalmu, nggak perlu ragu menciptakan brand yang membuatmu bersinar. So, sudahkah kamu siap mempraktekkan tips personal branding di atas dalam kehidupan profesional maupun harianmu, GenKs?

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

30+ Istilah Penting dalam Social Media Marketing untuk Diketahui Pebisnis

Creativepreneur and Career

Yuk Kenalan Sama Agio Dalam Dunia Investasi!

Creativepreneur and Career

Ini Dia 6 Teknik Content Marketing Paling Populer Tahun 2021

Creativepreneur and Career

Sebelum Memulai Bisnis Properti, Perhatikan Dulu Beberapa Hal Ini!