GenK LIFE

3 Trik Jitu Agar Skripsi Kamu Cepat Selesai Dalam Empat Bulan

Sudah menjadi rahasia umum kalau skripsi merupakan hal yang menakutkan. Eits, tapi itu tergantung dari sudut pandang mana kamu melihat. Kalau kamu memiliki trik dan disiplin ketika mengerjakannya, semua bisa selesai tepat pada waktunya, lho. Idealnya, orang mengerjakan skripsi dalam waktu 6 bulan. Tapi sebenernya jika kamu sedikit ambisius, skripsi bisa selesai dalam 4 bulan aja, lho. Penasaran kan bagaimana caranya?

1. Gunakan 2 Bulan Pertama untuk Mencari Data

Ilustrasi cari data. (Sumber: unsplash)

Skripsi tidak akan bisa dikerjakan tanpa adanya data. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat data-data ini akan kamu analisis. Gunakan 2 bulan pertama kamu untuk mengumpulkan data sebaik mungkin. Penggunaan waktu selama dua bulan ini juga untuk memastikan bahwa data yang kamu kumpulkan bisa dengan baik dianalisis. Menggunakan waktu selama dua bulan ini juga untuk meminimalisir keraguan saat data ini diolah ke bab pembahasan. Hal ini sangat berpengaruh pada berbagai jenis metode penelitian kamu. Terlebih lagi, jika metode penelitian kamu adalah kualitatif, kamu bisa lebih fokus dan mengumpulkan data yang lebih banyak agar hasil penelitian bisa lebih maksimal.

2. 2 Bulan Selanjutnya untuk Mengerjakan dan Bimbingan

Ilustrasi bimbingan. (Sumber: unsplash)

Setelah dua bulan pertama berlalu, selanjutnya kamu bisa menggunakan dua bulan terakhir untuk mulai mengerjakan. Di bulan ini juga kamu sudah bisa mulai menghubungi dosen pembimbing untuk melakukan bimbingan. Terkadang, untuk menentukan bimbingan memang susah susah gampang. Maka dari itu, inilah kelebihan yang bisa didapat dengan memfokuskan dua bulan hanya untuk bimbingan. Sebagai tambahan, sebenarnya kamu bisa mengerjakan bab pembukaan hingga bab rujukan teori di bulan yang sama kamu mengumpulkan data. Karena jika diperhatikan, mengerjakan dua bab tersebut bukan perkara yang sulit. Kamu hanya perlu memoles sedikit apa yang sudah kamu presentasikan pada sidang proposal skripsi. Selebihnya, kamu bisa fokus mengerjakan dan berdiskusi dengan pembimbing kamu. Tidak menutup kemungkinan bahwa skripsi kamu nantinya akan sangat mendalam dan berkualitas baik.

Dengan menjalankan trik ini, kamu sudah mendapatkan nilai lebih di mata pembimbing kamu. Bukan tidak mungkin bahwa kamu dinilai telah siap dan mantap dengan apa yang akan kamu bahas pada skripsi kamu nanti. Hal ini juga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk memberi nilai akhir kamu nanti, lho. Agar timeline kamu sesuai rencana, coba usahakan agar bisa melakukan bimbingan setidaknya seminggu sekali. Bukan hanya untuk mengisi absensi bimbingan, tapi juga menghindari tekanan yang bisa didapatkan. Hidup kamu bukan hanya untuk skripsi saja, kan. Masih banyak prioritas yang harus kamu lakukan.

3. Beri Reward Pada Dirimu

Ilustrasi jalan-jalan dengan teman. (Sumber: unsplash)

Kamu pantas menerima hadiah atas apa yang sudah kamu kerjakan. Selain mengembalikan energi, memberi reward pada diri sendiri juga memotivasi kamu untuk berbuat lebih. Kamu bisa memberi space pada diri sendiri semisal satu task sudah terselesaikan. Sebagai contoh, kamu bisa membeli pizza ukuran besar hanya untuk kamu seorang. Kamu bisa melakukannya sehabis kamu menyelesaikan satu bab. Jika satu bab terasa terlalu berat, kamu bisa mengatur target kamu sendiri.

Kalau kamu orang yang suka nongkrong banget, kamu bisa menghabiskan seharian penuh waktu bersama teman satu tongkrongan. Tapi ingat jangan sampe keterusan, ya. Kalau perlu kamu bisa minta dukungan teman satu tongkrongan untuk selalu mengingatkan kamu untuk mengerjakan skripsi. Di sisi lain, kamu juga perlu memberi tahu teman-temanmu bahwa kamu sedang fokus mengerjakan skripsi. Hal ini supaya mereka tidak sering-sering mengajak kamu untuk nongkrong.

Penulis: Isyhari Maheswar

About author

Related posts
GenK LIFE

Fatherless : Bagaimana Peran Ayah Mempengaruhi Pertumbuhan Anak?

GenK LIFE

4 Hal Penyebab Jerawat Punggung dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

Pentingnya 3V dalam Public Speaking Biar Sukses Bicara di Depan Umum

GenK LIFE

Waspada Mental Block Bikin Produktivitas Menurun, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya