Film, Animasi & Video

7 Rekomendasi Drama Korea Berbalut Ilmu Psikologi yang Bisa Kamu Tonton

Menonton drama Korea mungkin bisa menjadi pilihan dalam mengisi waktu luang selama masih diberlakukannya self quarantine ini. Drama Korea memang banyak menyajikan cerita yang menarik dan seru untuk kamu tonton. Jadi tak hanya cerita kisah percintaan anak SMA atau cerita cinta orang dewasa saja yang mungkin memberi kesan biasa.

Salah satu tema atau cerita drama menarik yang mungkin bisa kamu tonton adalah drama Korea psikologi atau yang mengangkat topik tentang gangguan mental. Terlebih topik mental health masih relevan untuk dibahas mengingat sampai saat ini mental health merupakan salah satu isu global.

Dengan besarnya isu tersebut, maka tak jarang banyak yang mengangkat tema itu dan menyajikannya ke dalam film ataupun drama seperti beberapa drama Korea berikut ini.

1. Kill Me Heal Me

Kill Me Heal Me poster. (Sumber: asianwiki)

Drama Korea yang mengangkat tema berbalut psikologis adalah Kill Me Heal Me. Drama ini mengisahkan tentang seorang pengusaha kaya bernama Cha Do Hyun yang mengidap sebuah penyakit Dissociative Identity Disorder (DID). Penyakit ini membuat sang penderita bisa berubah kepribadian dengan sangat cepat dan tanpa prediksi bahkan 7 kepribadian yang berbeda sekaligus.

Jalan cerita drama ini juga cukup menguras emosi. Kamu bisa dibuat tertawa lepas dalam satu adegan dan menangis di adegan selanjutnya. Kill Me Heal Me mampu menhampaikam pesan bahwa kesehatan mental itu penting dan mental illness harus segera ditamgani dengan baik serta diberikam dukungan. Drama yang diperankan oleh Ji Sung ini bahkan mendapat banyak penghargaan di ajang Seoul International Drama Awards.

2. Good Doctor

Good Doctor poster. (Sumber: asianwiki)

Drama Korea selanjutnya yang masih membahas soal psikologi adalah Good Doctor yang tayang pada 2013 lalu. Drama ini mengisahkan tentang Park Shi On, seorang dokter profesional dengan kecerdasan di atas rata-rata yang mengidap savant syndrome. Penyakit ini adalah sebuah penyakit ketika sang penderita memiliki mental yang sama kayak anak yang berusia 10 tahun.

Walaupun ia merupakan seorang profesional yang di bidang medis, namun ia masih sering dianggap rendah karena kondisinya. Drama Good Doctor ini mencoba untuk menyampaikan pesan bahwa orang-orang yang memiliki keterbelakangan mental juga memiliki perasaan dan mimpi yang ingin ia raih seperti orang-orang normal pada umumnya.

Pesan lain yang disampaikan melalui drama ini adalah bukan rasa kasihan yang dibutuhkan oleh orang-orang tersebut, namun mereka ingin keberadaannya diterima, diapresiasi, dan dianggap bahwa mereka juga bagian dari kita.

3. It’s Okay, That’s Love

It’s Okay That’s Love poster. (Sumber: asianwiki)

Walau drama ini diperankan oleh banyak aktor atau aktis terkenal, drama ini juga memperkenalkan para penonton dengan dunia psikologi terutama tentang berbagai penyakit kejiwaan mulai dari penyakit OCD, sex phobia, skizofrenia, penyakit Tourette, kecemasan berlebihan, depresi, conduct disorder, trauma dan juga delusi.

Tidak hanya berpusat antara pemeran utamanya saja, di drama ini pemeran pendukungnya pun mendapatkan sorotan yang cukup banyak. Sebagian besar pemeran drama ini juga pengidap mental illness bahkan banyak menggambarkan bagaimana gejala, penyebab, serta perjuangan pasien penyakit mental sehingga penonton dapat mengenal lebih dalam penyakit kejiwaan.

Sehingga secara tidak langsung drama ini membuka mata penonton akan stigma negatif mengenai penyakit kejiwaan. Maka tak heran jika drama ini dianggap mampu untuk mengubah pandangan masyarakat Korea Selatan mengenai mental health yang selama ini dianggap hal yang tabu.

4. Hyde, Jekyll, Me

Hyde, Jekyll, Me poster. (Sumber: Asianwiki)

Drama yang diperankan oleh Hyun Bin ini juga menjadi salah satu daftar drama Korea psikologi yang berjudul Hyude, Jekyll, Me. Drama ini menceritakan tentang seorang pewaris taman bermain Wonderland bernama Goo Seo Jin (Hyun Bin) yang mengidap penyakit DID (Dissociative Identity Disorder) atau berkepribadian ganda. Hal inilah yang membuatnya jadi memiliki beberapa kepribadian yang berbeda.

Satu kepribadian tertutup, angkuh dan dingin seperti Hyde dan satu kepribadian lain yang manis dan lembut seperti Jekyll. Mereka adalah dua karakter yang sangat bertolak belakang mulai dari cara berbicara sampai cara berpakaian, tapi satu di antara karakter ini harus hilang biar penyakit ini nggak muncul lagi. Penyakitnya ini membuatnya kesulitan untuk bekerja hingga memutuskan untuk menutup taman bermainnya.

5. Dr. Romantic

Dr. Romantic poster. (Sumber: asianwiki)

Drama Korea selanjutnya yang masih mengangkat tema psikologi adalah drama berjudul Dr. Romantic. Drama ini mengisahkan tentang Dr. Yoon Seo Jung (Seo Hyun Jin) yang mengidap PTSD atau Post Traumatic Stress Disorder. Hal itu terjadi setelah tunangannya tewas dalam sebuah kecelakaan sehingga ia sering mengalami halusinasi dengan mendengar suara mantan pacarnya berulang-ulang.

Hal inilah yang membuatnya menjadi terus menerus menyalahkan dirinya atas penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa tunangannya. Bahkan karena terus merasa bersalah, ia berkali-kali mencoba bunuh diri untuk menebus semua rasa bersalahnya selama ini.

6. The K2

The K2 poster. (Sumber: Asianwiki)

Bagi kamu penggemar idol cantik Yoona, kamu mungkin pernah mendengar drama yang mana membuat dirinya mengambil bagian dalam drama tersebut bersama aktor tampan Ji Chang Wook. Drama ini merupakan sebuah drama yang juga membahas tentang psikologi dan penyakit mental.

The K2 merupakan sebuah drama yang menceritakan Go An Na (Yoona) adalah anak dari seorang kandidat calon presiden Korea yang selalu disiksa oleh ibu tirinya. Siksaan yang ia dapatkan dalam waktu lama itulah yang menyebabkan dirimya menderita social anxiety disorder atau kecemasan sosial. Ia menjadi sosok yang selalu murung dan menjauh dari keramaian. Ia juga merasa panik melihat cahaya yang terang.

7. Dr. Frost

Dr. Frost poster. (Sumber: Asianwiki)

Drama Korea selanjutnya yang masih bertema psikologi adalah Dr. Frost. Drama ini menceritakan tetang seorang profesor psikologi muda jenius bernama Baek Nam Bong. Walau jenius, ternyata dia memiliki kesulitan untuk berempati dengan orang lain dikarenakan cedera di frontal lobe saat masih kecil.

Setiap episode drama ini akan membahas kasus kriminal yang juga melibatkan mental dan psychological illness. Kamu dapat melihat seperti apa tanda-tanda dan gejala dari setiap penyakit, seberapa sulit proses penyembuhan penyakitnya, dan bagaimana cara menyembuhkan pasien. Drama ini tidak hanya menyajikan tontonan yang menghibur, namun juga pengetahuan mengenai psikologi dan mental illness melalui kasus-kasus yang dibahas di dalamnya. Jadi drama Korea ini tentu sangat layak bukan untuk kamu tonton?

About author

Related posts
Film, Animasi & Video

Setelah Pulang Kerja, Nonton 5 Serial Korea Ini Bisa Menghilangkan Stress Dan Lelah Kamu!

Film, Animasi & Video

Tips Membuat Video Unboxing Super Mudah

Film, Animasi & Video

Tips Membuat Konten dengan Green Screen Biar Hasilnya Makin Menarik

Film, Animasi & Video

7 Film Indonesia Terbaru tentang Keluarga yang Bikin Emosi Terkuras