Creativepreneur and Career

4 Cara Kreatif Cafe di Luar Negri Jalankan Social Distancing Agar Tidak Membosankan

Kafe sebagai ruang publik kini sudah menjadi sebuah kebutuhan untuk masyarakat urban untuk melakukan berbagai macam aktifitas didalamnya. Mulai dari berkumpul bersama teman dan keluarga, mengerjakan tugas, bekerja, rapat dan bahkan hanya berbincang-bincang. Masa pandemi ini memberikan dampak yang cukup besar pada bisnis kafe. Kafe yang beroperasi wajib menerapkan protokol kesehatan yakni pengecekan suhu dan social distancing. Para pemilik usaha kafe, saat ini harus pandai memutar otak untuk menerapkan social distancing tanpa mengurangi kenyamanan para pengunjung. Nah, kalau kamu bingung cara menerapkan social distancing di bisnis kafe milikmu, simak yuk beberapa cara kreatif cafe luar negri dalam menjalankan social distancing!

Forest Animal Restaurant Gibbontei, Jepang

Cara Kreatif Cafe Forest Animal Restaurant Gibbontei, merupakan sebuah restoran hewan hutan di Taman Zoologi Izu Shaboten, Jepang. Boneka hewan seperti Capybara dan panda merah dijadikan elemen pendukung social distancing untuk memberikan ruang serta jarak antar pengunjung agar tidak duduk secara berdekatan. Boneka ditmpatkan secara silang dan tidak saling berhadap-hadapan dapat membentuk pola social distancing secara alami. Selain itu, penggunaan signage diletakan pada area-area yang mudah terlihat seperti area pintu masuk, area kasir, dan di beberapa sudut ruang. Dengan menggunakan ukuran hewan sebagai panduan praktis untuk mengingatkan pengunjung tentang persyaratan social distancing: Penggunaan ukuran hewan sebagai penanda jarak untuk social distancing berkaitan dengan lokasi Forest Animal Restaurant Gibbontei yang berada di dalam kawasan Taman Zoologi Izu Shaboten, Jepang.

H.A.N.D restaurant, Paris

Cara Kreatif Cafe

Sumber: Photo by Aurelien Morissard/Xinhua

Restaurant ini menggunakan plastic ‘lampshade’ atau Plex’eat karya Christophe Gernigon Studio, sebagai alat untuk membatasi interaksi pengunjung secara langsung. Pengunjung dapat tetap duduk secara berdekatan ketika berada didalam shields dengan sudut 360 derajat. Plex’eat  memiliki banyak kelebihan seperti mudah dibersihkan dan aman jika terkena cairan disinfektan. Cafe Livres, JermanCara Kreatif CafeSumber: Photo by Martin Meissner/AP Photo Kafe ini dilengkapi dengan patung manekin sebagai elemen pendukung social distancing. Berbagai macam patung manekin yang dengan pose berbeda-beda yang dibuat seolah-olah terlihat saling berinteraksi ini di letakan pada kursi  dan area yang wajib dikosongkan untuk menciptakan jarak antar pengunjung pada saat sedang berada di dalam cafe ini, kehadiran dari patung- patung manekin ini membuat suasana kafe yang jumlah pengunjungnya dibatasi ini menjadi terkesan ramai.

Baca Juga :   3 Tips Cara Parafrase Ampuh Supaya Tulisanmu Bebas Plagiat

Bar-B-Q Plaza, Bangkok

Sumber: Photo Athit Perawongmetha

Jika restoran di Jepang menggunakan boneka binatang, lain lagi dengan restoran Bar-B-Q Plaza di Bangkok. Restoran ini menggunakan boneka berbentuk Naga sebagai pembatas jarak antar dudukan. Boneka Naga ini diberi tambahan tanda silang ‘X’ pada setiap kursi dan meja yang tidak boleh di gunakan.Boneka maksot terbuat dari potongan kardus yang sudah di tentukan pola potongan agar dapat dibentuk menjadi boneka berbentuk Naga.

Selain itu, pesan peringatan untuk menjaga jarak juga di tempelkan pada leher boneka agar pengunjung dapat lebih waspada selama berativitas di restoran.   Penerapan metode social distancing bisa menjadi langkah penanganan yang tepat pada sistem operasional pelayanan kafe. Karena jangkauan pengaruhnya mampu mencakup skala yang luas dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19. Jadi, bagi kamu para pelaku bisnis kuliner yang memiliki kafe dan restoran, ayo ciptakan ide dan cara kreatif Cafe dalam hal penerapan social distancing untuk lapak bisnis mu, supaya pengunjung merasa yakin dan tidak ragu untuk datang  ke kafe karena adanya penerapan social distancing yang bisa mengurangi resiko penularan Virus Covid-19.

Author: Reqasya Della

Mahasiswa universitas Kristen petra dengan program studi Desain Interior, Surabaya.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Udah Ngerti Soal GNP dan GDP? Ini Dia Penjelasannya

Creativepreneur and Career

Yuk Mengenal Lebih Dalam Tentang, Apa Itu Reciprocity Marketing?

Creativepreneur and Career

Ini Dia Ide Bisnis untuk Anak Muda di Bidang Jasa Paling Recommended Tahun 2021!

Creativepreneur and Career

Pengen Sukses Berbisnis Tanpa Perang Harga? Simak Tipsnya Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published.