GenK LIFE

5 Cara Atasi Ekspektasi Terlalu Tinggi Terhadap Pasanganmu

Sebuah hubungan yang harmonis memang menjadi impian bagi setiap pasangan. Namun ada kala satu atau dua hal yang tentu akan membuat hubungan yang harmonis itu menjadi renggang. Salah satu hal yang dapat membuat hubungan pasangan menjadi renggang adalah ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap pasangan.

Berekspektasi terhadap sesuatu merupakan hal yang sangat wajar. Namun, jika itu sudah berlebihan, tentu akan merusak apa yang telah direncanakan. Apa GenK juga pernah memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi tentang pasangan? Untuk mengatasi renggangnya sebuah hubungan, ada beberapa tips yang cocok untuk diterapkan agar hubungan tetap harmonis.

1. Ketahui apa yang diinginkan dan diharapkan dalam sebuah hubungan

Ekspektasi yang terlalu tinggi

Pasangan. (Sumber: Unsplash/Scoot Broote).

Tidak ada yang salah dalam memiliki harapan atau berekspektasi dalam menjalani hubungan dengan pasangan. Membuat daftar keinginan atau harapan akan sesuatu juga bukan hal yang dianggap memberati jika bukanlah sebuah ekspektasi yang terlalu tinggi. Namun, yang harus kita ingat adalah kejujuran akan harapan dalam sebuah hubungan dan pastikan harapan itu bisa membuat hubungan dengan pasangan menjadi bahagia.

2. Pahami situasi dan juga kondisi yang ada

ekspektasi yang terlalu tinggi

Pasangan. (Sumber: Unsplash/Priscilla du Preez).

Saat memiliki ekspektasi terhadap sesuatu, kita juga harus memiliki kesadaran dan pemahaman bila ekspektasi tersebut bukanlah sebuah ekspektasi yang terlalu tinggi. Pahami juga jika akan ada kemungkinan hal-hal yang tidak dapat disepakati atau membatasi cinta bersama pasangan. Saat hal itu terjadi, kita harus mencoba saling memahami dan belajar untuk mengurangi ekspektasi.

3. Bertanggung jawab pada ekspetasi yang diinginkan

ekspektasi yang terlalu tinggi

Pasangan. (Sumber: Unsplash/Charlie Foster).

Tidak ada yang akan bisa mengubah seseorang menjadi seperti apa yang diinginkan ataupun diharapkan terlebih jika harus menyesuaikan ekspektasi yang terlalu tinggi pasangan. Jika demikian, maka yang dapat kita dilakukan adalah siap menerima realita dan merasa kecewa jika harapan tersebut tak dapat terwujud.

About author

Related posts
GenK LIFE

Pentingnya 3V dalam Public Speaking Biar Sukses Bicara di Depan Umum

GenK LIFE

Waspada Mental Block Bikin Produktivitas Menurun, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

Kenalan Dengan Claudia Emmanuela Santoso, Penyanyi Yang Membawakan Hymne Special Olympic 2022

GenK LIFE

Sering Dikira Sama, Kenali Perbedaan Asam Lambung dan GERD