GenK LIFE

5 Racikan Jamu Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh Saat COVID-19

Di tengah pandemi COVID-19 yang semakin meluas, penting bagi kita untuk menjaga kekebalan tubuh. Mulai dari rajin berolah raga, mengonsumsi banyak sayur dan buah, mengonsumsi vitamin dan lainnya.

Bagi kita yang tinggal di Indonesia, ada sebagian yang masih percaya dengan khasiat berbagai ramuan herbal tradisional. Maka, tak mengherankan jika berbagai ramuan yang menyehatkan ini menjadi salah satu pilihan lain dalam menjaga kesehatan tubuh kita.

Ilustrasi jamu. (Sumber: shutterstock)

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sendiri bahkan pernah mengungkapkan jika rahasianya menjaga kesehatan di antara kesibukan juga pandemi ini adalah dengan mengonsumsi jamu empon-empon. Jamu empon-empon adalah jamu yang terdiri dari temulawak, serai, jahe dan kunyit. Selain jamu empon-empon, beberapa jamu ini juga bisa kamu konsumsi untuk memelihara daya tahan tubuhmu, loh!

1. Kunyit Asam

Jamu kunyit asam. (Sumber: stephealthylife)

Salah satu racikan jamu tradisional yang dapat kamu coba adalah jamu atau curcoma longa yang memiliki senyawa aktif utama kurkumin yang memiliki aktivitas antiinflasi, analgetik, dan juga imunomodulator. Kunyit juga memiliki kandungan zat adiktif yang khas, yaitu curcuminoide dan ukanon jenis A, B, C, dan D yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh. Kunyit juga dapat berfungsi sebagai antibiotik dan antioksidan alami.

Kunyit asam termasuk jamu yang mudah untuk kamu temui di tukang jamu yang biasa suka berkeliling di lingkungan rumah. Namun, jika kesulitan untuk menemukan tukang jamu, kamu juga bisa membuatnya sendiri, loh!

Bahan-bahan:

  • 150 gr kunyit
  • 150 gr gula merah/gula aren
  • 50 gr asam jawa
  • 1 liter air
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya

Cara membuat:

  1. Kupas kunyit lalu cuci bersih.
  2. Tumbuk kasar kunyit.
  3. Rebus air hingga mendidih.
  4. Masukkan semua bahan.
  5. Rebus dengan api kecil hingga warnanya agak kecokelatan, kurang lebih 30 menit.
  6. Koreksi rasa. Bila kurang manis bisa ditambah gula pasir.
  7. Angkat lalu saring. Bisa disajikan hangat atau dingin.

2.  Beras Kencur

Jamu beras kencur. (Sumber: stephealthylife)

Kamu mungkin lebih familiar kencur digunakan untuk bumbu dapur. Selain bumbu dapur, kencur juga dikenal sebagai salah satu obat tradisional. Kencur sangat memiliki banyak manfaat bagi tubuh seperti membuat lega pernafasan hingga mengurangi batuk. Dilansir International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, kencur bahkan terbukti dapat menghambat pertumbuhan Lactobacillus acidophilus yang dapat menyebabkan karies gigi.

Jamu beras kencur juga dipercaya dapat meredakan nyeri badan, kembung, dan juga rasa mual. Jamu ini juga dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan, maka tak heran jika banyak ibu yang memanfaatkan jamu ini untuk anak-anak yang susah makan. Jika kamu ingin mencoba membuat jamu ini, kamu bisa mengikuti tips berikut.

Bahan-bahan:

  • 150 gr kunyit
  • 150 gr gula merah/gula aren
  • 50 gr asam jawa
  • 1 liter air
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya

Cara membuat:

  1. Kupas kunyit lalu cuci bersih.
  2. Tumbuk kasar kunyit.
  3. Rebus air hingga mendidih.
  4. Masukkan semua bahan.
  5. Rebus dengan api kecil hingga warnanya agak kecokelatan, kurang lebih 30 menit.
  6. Koreksi rasa. Bila kurang manis bisa ditambah gula pasir.
  7. Angkat lalu saring. Bisa disajikan hangat atau dingin.

3. Jamu Temulawak

Jamu temulawak. (Sumber: pertanianku)

Tanaman temulawak diketahui mengandung kurkumin, pati, minyak atsiri, selulosa, dan mineral yang berfungsi sebagai antibakteri dan peningkat imunitas. Selain itu, jamu ini juga memiliki manfaat lainnya, salah satunya adalah menambah nafsu makan, seperti kencur. Jamu temulawak juga baik untuk mengobati gangguan pencernaan, mengatasi kram perut saat haid, mengatasi masuk angin, membantu pengobatan kanker, memengaruhi metabolism lemak, dan mengatasi radang sendi. Bagi kamu yang berminat untuk mencoba jamu ini, kamu bisa mengikuti langkah-langkahnya di bawah ini.

Bahan-bahan:

  • 50 gr temulawak
  • 20 g asam kawak tanpa biji
  • 25 gr kencur
  • 10 gr jinten
  • 100 ml air matang
  • 100 gr gula aren
  • 2 lembar daun pandan
  • 1 liter air

Cara membuat:

  1. Iris temulawak dan kencur, sangrai dalam wajan.
  2. Campurkan temulawak dengan asam kawak, jinten dan 100 ml air matang menggunakan blender.
  3. Didihkan air dengan gula dan daun pandan hingga larut.
  4. Campurkan semua bahan yang telah diolah tadi (air, gula dan campuran temulawak) hingga rata, lalu saring.
  5. Sajikan dalam keadaan hangat ataupun dingin sesuai dengan selera.

4. Wedang jahe

Wedang jahe. (Sumber: shutterstock)

Minuman yang bisa kamu coba selanjutnya adalah wedang jahe. Kamu mungkin juga tidak asing dengan minuman hangat satu ini. Jahe mengandung minyak atsiri yang dapat digunakan untuk menangkal radikal bebas dan meningkatkan fungsi penceraan. Selain itu, jahe dipercaya dapat mengatasi radang sendi, nyeri menstruasi, serta mual dan muntah setelah operasi. Berikut beberapa langkah mudah yang bisa kamu ikuti untuk membuat minuman ini.

Bahan-bahan:

  • Teh
  • Gula aren/gula merah
  • Gula pasir
  • Garam secukupnya
  • Jeruk nipis (bisa diganti pake asam jawa)
  • Jahe

Cara membuat:

  1. Haluskan jahe, gula aren, gula pasir dan air perasan jeruk nipis.
  2. Rebus air, masukkan teh celup, aduk-aduk.
  3. Lalu masukkan bahan yang sudah dihaluskan. Aduk-aduk hingga mendidih.
  4. Kemudian masukkan daun bidara kering. Aduk sebentar.
  5. Matikan api kompor.
  6. Wedang teh jahenya siap dihidangkan

5.  Wedang Serai

Wedang Serai. (Sumber: shutterstock)

Mungkin kamu juga familiar dengan serai di dalam bumbu masak. Serai memang cukup populer digunakan sebagai bumbu dapur dalam beberapa masakan tradisional. Ternyata, tak hanya masakan, serai juga bisa loh dijadikan minuman herbal yang menyehatkan!

Serai diketahui mengandung vitamin B, magnesium, kalium dan zat besi. Sereh juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh kita. Kandungan antioksidan yang terkandung di dalamnya juga berperan melawan radikal bebas. Antioksidan yang dimiliki serai sendiri ada beberapa jenis,  seperti asam klorogenat, isoorientin, dan swertia japonin. Bagi kamu yang ingin mencoba minuman serai yang menghangatkan menyehatkan ini, kamu bisa mencoba resep di bawah ini.

Bahan-bahan:

  • Gula merah
  • Jahe
  • Daun jeruk
  • Kayu manis
  • Daun pandan
  • Air
  • Serai

Cara membuat:

  1. Geprek jahe dan serai
  2. Rebus semua bahan sampai berwarna kecokelatan dan harum semerbak
  3. Saring, lalu bisa diminum hangat/dingin

Nah, itu dia beberapa racikan jamu tradisional yang mudah dan bisa kamu coba di rumah. Demi selalu terhindar dari penyakit dan bahaya COVID-19, yuk sama-sama jaga kesehatan kita terus, GenK!

About author

Related posts
GenK LIFE

Pentingnya 3V dalam Public Speaking Biar Sukses Bicara di Depan Umum

GenK LIFE

Waspada Mental Block Bikin Produktivitas Menurun, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

Kenalan Dengan Claudia Emmanuela Santoso, Penyanyi Yang Membawakan Hymne Special Olympic 2022

GenK LIFE

Sering Dikira Sama, Kenali Perbedaan Asam Lambung dan GERD