GenK LIFE

5 Tips Ampuh Manfaatkan Google Scholar Untukmu yang Butuh Jurnal Ilmiah

Di jaman era digital seperti sekarang ini, ditambah dengan perkembangan teknologi yang ada, semakin membawa banyak kemudahan dalam hidup kita. Salah satu hal yang dipermudah adalah dalam pencarian informasi. Informasi memang bisa kita dapatkan dimana saja terlebih dalam keperluan untuk pencarian buku, jurnal, karya ilmiah dan sebagainya bagi kita para pelajar ataupun mahasiswa.

Google dalam hal ini juga menyediakan sebuah fitur yang sangat bermanfaat dan banyak membantu dalam hal pencarian jurnal ataupun artikel ilmiah, bermana Google Scholar atau Google Cendekia. Bagi kita para pelajar, mahasiswa ataupun akademisi memang tak asing dengan layanan dari Google ini yang bisa disamakan dengan ‘perpustakaan digital’.

Google Scholar. (Sumber: advanced Search)

Jika biasanya pencarian referensi kita lakukan di perpustakaan, kita bisa dengan mudah juga melakukan pencarian referensi dari fitur ini. Google Scholar pun dapat kita akses dengan mudah yaitu dengan pendaftaran dan membuat akun yang menyebutkan data diri hingga institusi. Setelahnya, kita bisa langsung mengakses dengan mudah dan memulai pencarian.

Dengan langkah sederhana tersebut, kita bisa mengakses banyak sekali file yang berisi materi belajar hingga kebutuhan referensi tugas. Hal ini tentu akan membuat proses belajar yang kita lakukan menjadi lebih cepat. Selain itu, ada juga beberapa tips ampuh untuk memaksimalkan pemakaian Google Scholar loh!

1. Melakukan Pencarian dengan Mudah

Google Scholar. (Sumber: Open Science)

Dalam melakukan pencarian, tentu juga ada beberapa hal yang harus kita ketahui dahulu. Misalnya, kita bisa mencari artikel tak hanya berdasarkan keyword saja. Kita bisa mencarinya dengan mengetikkan nama penulis ataupun  tahun dan tanggal terbit. Hal ini tentu akan memudahkan kita untuk mendapatkan artikel atau jurnal sesuai dengan apa yang kita inginkan.

2. Membuat Perpustakaan Pribadi

Google Scholar. (Sumber: screenshot)

Terkadang kita sering mendapatkan banyak sekali jurnal ilmiah yang berkaitan dengan penelitian kita. Agar mudah mengingat jurnal ataupun artikel ilmiah tersebut, akan lebih baik jika kita bisa menyimpan di perpusatakaan pribadi. Penyimpanan juga dapat dilakukan dengan mudah, hanya dengan mengklik ikon bintang yang ada di bawah hasil pencarian.

Setelah tersimpan, artikel atau jurnal ilmiah juga sudah bisa kita akses melalui menu My Library di sidebar. Artikel atau jurnal ilmiah yang ada juga bisa memberikan kita informasi yang cukup komprehensif karena terdapat abstrak yang bisa kita baca.

3. Mengatur Notifikasi dan Pengingat

Google scholar sidebar. (Sumber: screenshot)

 

 

 

 

 

 

 

Biasanya ada diantara kita yang mengikuti berbagai isu yang sedang berkembang sehingga tentu membutuhkan banyak artikel atau jurnal tambahan hampir setiap saat. Nah, bagi kita yang membutuhkan artikel atau jurnal akademik yang baru diterbitkan, kita bisa menggunakan fitur pengingat atau notifikasi.

Aplikasi keluaran Google ini, menyediakan fitur pilihan untuk mengatur notifikasi ataupun pengingat jika ada pencarian baru dari sebuah kata kunci spesifik yang kita cari. Caranya juga mudah untuk dilakukan, dengan memilih menu alert di bagian sidebar yang berbentuk amplop. Setelah membuat pengingat, jangan lupa juga untuk memasukkan kata kunci yang kita butuhkan. Hal ini akan sangat membantu kita terlebih pengingat itu langsung tersambung dengan email kita sehingga tidak akan tertinggal untuk segera mengakses.

4. Mendapat Artikel Terkait

Google scholar. (Sumber: screenshot)

Apa bila kita berhasil telah mendapatkan artikel yang menarik ataupun relevan dengan topik yang kita cari, kita juga bisa mencari lagi dan mendapatkan hasil serupa. Cara mendapatkan artikel yang masih berhubungan dengan artikel terdahulu adalag dengan klik tautan “Related articles” yang biasanya terdapat di bagian bawah artikel.

Maka nantinya kita juga akan mendapatkan beberapa artikel dari hasil pencarian terkait. Mulai dari artikel dengan penulis yang sama, penggunaan kata kunci yang sama hingga judul artikel yang mungkin juga memiliki kemiripan.

5. Mengutip dengan Cepat

Logo Google Scholar. (Sumber: iTech U)

Ada kalanya kita merasa khawatir dan juga jenuh untuk melewati proses pembuatan daftar pustaka dalam penyusunan makalah, skripsi ataupun thesis. Namun, hal ini tidak perlu dipusingkan karena Google Scholar dapat membantu dalam pembuatan daftar pustaka.

Cara yang dapat kita lakukan adalah dengan mengklik ikon tanda kutip yang berada di bawah artikel. Saat ikon itu berhasil kita klik, kita akan dibawa kepada jendela yang muncul citation sesuai format yang diinginkan. Pilihan formatnya adalah MLA, APA, Chicago hingga Harvard yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. Setelahnya, kita bisa copy dengan cepat ke Microsoft Word.

 

About author

Related posts
GenK LIFE

Fatherless : Bagaimana Peran Ayah Mempengaruhi Pertumbuhan Anak?

GenK LIFE

4 Hal Penyebab Jerawat Punggung dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

Pentingnya 3V dalam Public Speaking Biar Sukses Bicara di Depan Umum

GenK LIFE

Waspada Mental Block Bikin Produktivitas Menurun, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya