Game & Teknologi

6 Tips Mudah untuk Bikin Kid Friendly Website, Cek di Sini!

Bermimpi jadi web designer yang sukses, GenKs? Wah, artinya kamu harus betul-betul mengerti dan memahami seperti apa, sih, seluruh rangkaian proses ketika merancang situs website yang bagus dan pastinya sesuai target audiens. Seperti misalnya, saat mau bikin situs Kid Friendly Website. Penting banget untuk mengetahui minat dan kebiasaan anak-anak agar bisa menentukan apa yang boleh dan enggak diletakkan di halaman.

Selain itu, ada faktor lainnya yang harus kamu pertimbangkan. Karena beda dengan orang dewasa, anak-anak mungkin nggak bisa mengontrol diri mereka sendiri saat berselancar di internet. Nah, sebagai developer atau pun desainer, tugasmu di sini adalah memberikan pengalaman online yang menyenangkan, sekaligus aman bagi mereka.

Jika kamu berencana merancang kid friendly website, berikut ini adalah 6 tips yang akan membantumu, guys:

#1: Usahakan Bermain dengan Warna-Warna yang Menarik Perhatian Anak-Anak

Sumber Gambar : canva.com

FYI, anak-anak itu lebih suka background yang mencolok, tipografi yang mudah dibaca dan karakter-karakter yang lucu. Aturan wajib saat bikin situs web untuk anak-anak adalah permainan warna-warna cerah. Buatlah page yang terkesan hidup dan cerah. Pilih warna yang menarik perhatian, karena kalau kamu pakai hanya sedikit atau bahkan sama sekali tanpa warna, audiens anak-anak akan kehilangan minat dalam waktu sangat singkat.

#2: Gunakan Animasi

Sumber Gambar : wpmucdn.com

Bukan tanpa alasan kenapa, sih, kok, kebanyakan anak suka banget nonton film dan acara animasi. Karena konten-konten tersebut nggak pernah gagal menghibur. So, belajarlah dari itu, guys. Letakkan objek animasi di seluruh situs web-mu. Entah apakah itu animasi bergerak di satu tempat atau menari dan berlari keliling page, tampilan animasi akan menarik perhatian anak-anak. Ada banyak animation tool yang siap membantumu memberikan intro menarik dengan animasi comel hingga yang bisa bicara.

#3: Jangan Pernah Meremehkan Anak!

Sumber Gambar : coface-eu.org

Well, kamu mungkin akan menganggap anak-ana sebagai individu yang mustahil bisa memecahkan masalah atau memahami hal-hal kompleks. Tapi, jangan salah, anak-anak lebih cerdas dari yang kamu pikir.

Saat merancang kid friendly website, ingatlah bahwa mereka sama pintarnya dengan kebanyakan orang dewasa. Satu-satunya perbedaan hanyalah pengalaman anak-anak belum sebanyak kita orang dewasa. Pastikan kamu memperlakukan anak sebagai individu cerdas yang bisa menyerap pengetahuan tentang segala hal, asalkan itu disajikan dengan cara yang simple.

#4: Do Respect Children’s Privacy

Sumber Gambar : superawesome.com

Ketika mengembangn situs web untuk anak-anak usia di bawah 13 tahun, kamu juga wajib mematuhi peraturan privasi, seperti Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA) yang ditetapkan, lho, guys. Selain itu, pastikan saat mengumpulkan data dari anak-anak, kamu harus dapat izin orangtua atau wali mereka terlebih dahulu. Jelaskan secara terperinci kepada mereka tentang jenis informasi seperti apa yang kamu butuhkan.

#5: Hati-Hati dengan Bahasa

Kid Friendly Website

Sumber Gambar : futurecdn.net

Saat merancang situs web yang ramah anak, kamu boleh, kok, menyertakan konten tekstual. Tapi selalu ingat, gambar dan animasi harus tetap lebih banyak daripada kata-kata dan tulisan. Hal ini dibutuhkan untuk memberikan pengalamn menyenangkan dan juga interaktif bagi visitor usia muda.

Nah, di sini penggunaan bahasa yang kamu gunakan harus disesuaikan dengan usia target audiens-mu. Sebagai contoh, anak-anak yang masih sangat kecil akan merasa bosan ketika harus berhadapan dengan page yang bertele-tele. Pilihlah istilah yang sederhana sehingga anak-anak bisa lebih mudah memahaminya. Hindari kalimat yang rumit dan paragraf yang panjang.

#6: Minimalkan Hal-Hal yang Mendistraksi

Kid Friendly Website

Sumber Gambar : additudemag.com

Yang namanya anak-anak itu gampang banget perhatiannya teralihkan karena hal-hal lain. Banner atau iklan pop-up bisa bikin mereka lupa apa yang seharusnya dilakukan di situs web buatanmu. Atur agar website ramah anak yang kamu rancang bebas iklan agar pengunjung lebih fokus dan kamu juga bisa meningkatkan traffic-mu, deh.

Akhir kata, agar situs web-mu disukai anak-anak, ingat hal penting ini, yakni kamu harus bikin mereka terhibur dan ikut terlibat di saat yang bersamaan. Alih-alih menggunakan pertanyaan langsung yang membosankan, cobalah kembangkan game seru yang bisa dimainkan anak-anak. Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa bikin kid friendly website nggak pake lama, GenKs!

About author

Related posts
Game & Teknologi

7 Tips Belajar UI UX Design, Newbie Wajib Tahu

Game & Teknologi

Perbandingan Perbedaan Adobe Illustrator Vs CorelDRAW, Mana yang Lebih Unggul?

Game & Teknologi

Pakai Aplikasi Manajemen Waktu Terbaik, Biar Kamu Semakin Produktif

Game & Teknologi

Front End Developer vs. Back End Developer, Apa Sih Bedanya?