Seni Rupa & Desain

Aliran Seni Luminism, Konsep Keindahan yang Bikin Perasaan Damai

aliran-seni-luminism

2. Off Mount Desert Island, karya Fritz Henry Lane (1856)

Off-Mount-Desert-Island

Off Mount Desert Island menggambarkan ketenangan teluk kecil di sepanjang Pantai Maine (Sumber: theartstory.org)

Lane menggambarkan ketenangan teluk kecil di sepanjang Pantai Maine, di mana sebuah kapal layar besar melayang di tepi kanan tengah kanvas dengan sebuah perahu yang lebih kecil bersembunyi di balik bayang-bayang sebelah kiri. Hal paling menonjol dari lukisan aliran seni luminism karya Lane adalah cahaya matahari terbenam yang digambarkan dengan awan merah jambu yang muncul dari pegunungan pulau yang terpantul dari perairan. Pemandangan didominasi dengan efek menakjubkan dari langit dan air.

3. The Buffalo Trail, karya Albert Bierstadt (1867)

The-Buffalo-Trail

The Buffalo Trail: pemandangan dengan garis cakrawala rendah yang menekankan dataran yang terbuka lebar. (Sumber: theartstory.org)

Albert Bierstadt sebenarnya terkenal dengan lukisan Amerika Barat berskala besar dengan sentuhan dramatis. Tapi, banyak dari karyanya yang memiliki kesamaan besar dengan gaya luminis. Contohnya terlihat dari lukisan The Buffalo Trail, di mana Bierstadt melukis pemandangan dengan garis cakrawala rendah yang menekankan dataran yang terbuka lebar.

Dalam karya aliran seni luminism ini ia menggambarkan cahaya matahari yang dibayangi awan memantulkan sinarnya di permukaan sungai yang dilintasi kerbau. Karya pemandangan alam buatan Bierstadt begitu terukur, simetris dan harmonis. Perhatianmu akan terpaku pada subjek nyata, pusat cahaya pemandangan.

4. Lake Wawayanda, karya Jasper Francis Cropsey (1876)

Lake-Wawayanda

Lake Wawayanda: Danau Wawayanda di New Jersey dengan tone halus dalam bingkai dedaunan musim gugur di pantai kiri (Sumber: theartstory.org)

Sebagai sosok di akhir masa kejayaan aliran seni luminism, Jasper Francis Cropsey menggambarkan Danau Wawayanda di New Jersey dengan tone halus dalam bingkai dedaunan musim gugur di pantai kiri. Ia melukiskan cahaya matahari yang turun bersinar dan memantul dengan begitu halus di permukaan danau yang tenang. Perhatian pada danau dan langit terbagi rata berkat pembagian kanvas yang seimbang dengan memanfaatkan garis batas cakrawala.

Nah, itulah sekilas tentang aliran seni luminism yang perlu kamu ketahui. Terlihat sedehana, tapi penuh kesan, ya? Yuk, ciptakan karya luminism-mu!

About author

Related posts
Seni Rupa & Desain

Daftar Aplikasi Ilustrasi Gratis Di Laptop, Cocok Buat Belajar!

Seni Rupa & Desain

Problematika Interpretasi Seni Rupa para Apresiator Muda

Seni Rupa & Desain

Cara Desain Poster di Canva untuk Bikin Konten Keren dan Menarik

Seni Rupa & Desain

Tips Mendesain Karakter, Yuk Dicoba!