Seni Rupa & Desain

Tutorial Anaglyph di Adobe Photoshop Anti-Ribet yang Bisa Kamu Coba Sendiri di Rumah

Anaglyph di Adobe Photoshop

Sekitar akhir tahun 1990-an atau awal tahun 2000-an, marak kacamata 3 dimensi (3D) yang dapat dipakai untuk melihat gambar atau video tertentu yang nantinya akan terlihat seperti hidup. Gambarnya sih terlihat biasa saja apabila dilihat dengan mata telanjang, tapi akan muncul efek 3D-nya saat kamu memakai kacamata dengan 2 warna lensa yang berbeda itu.  Nah, sekarang ini ternyata ada tren yang dikenal dengan nama anaglyph atau anaglyph 3D yang kurang mirip dengan cara kerja kacamata 3D di waktu lalu itu. Tren tersebut diaplikasikan ke sebuah gambar atau foto dan membuat efek seakan-akan hidup saat kamu memakai kacamata khusus. Cara membuatnya adalah dengan menggunakan Adobe Photoshop. Bagi kamu yang ingin tahu cara membuatnya, berikut ini adalah tutorial anaglyph di Adobe Photoshop yang dapat kamu ikuti langkah demi langkahnya.

Tapi, sebelum mengetahui cara membuat desain anaglyph di Adobe Photoshop, ada baiknya mengetahui apa sih anaglyph itu terlebih dahulu.

Apa Itu Anaglyph?

Sumber Gambar : spoongraphics.co.uk

Anaglyph atau lebih sering dikenal dengan nama anaglyph 3D merupakan desain gambar yang menggunakan efek stereoskopik dengan menumpang tindihkan dua gambar yang memiliki warna berbeda karena terkena filter tertentu. Rata-rata desain anaglyph 3D ini merupakan gabungan 2 gambar dengan warna merah dan cyan. 

Setelah gambar jadi, maka kamu dapat menggunakan kacamata khusus yang telah dimodifikasi. Lensa kanannya menggunakan lensa berwarna biru-hijau, sedangkan yang sebelah kiri menggunakan lensa berwarna merah. Kemudian, otak akan mengintegrasikan kedua gambar offset itu lalu terciptakan efek 3D yang menarik.

Cara Membuat Desain Anaglyph

Sumber Gambar : webfx.com

  1. Pilih gambar atau foto yang ingin kamu ubah menjadi desain anaglyph itu di Adobe Photoshop. Kemudian duplikat gambar atau foto (Windows: menekan Ctrl+J, Mac: Command+J) tersebut dan namai masing-masingnya, contohnya gambar pertama dinamai Satu dan gambar kedua dinamai Dua. 
  2. Klik pada gambar Satu. Kemudian klik kanan dan akan muncul sederet opsi menu. Pilih yang bagian atas sendiri yang bertuliskan “Blending Options.” Setelah masuk ke menu Blending Options, kemudian pada bagian tengah akan terlihat kolom bertuliskan “Advanced Blending.” Lalu pada bagian Channels, hilangkan centang pada huruf R yang mewakili warna Red atau merah. Dan tekan OK.
  3. Ulangi apa yang dilakukan di nomor dua tersebut, namun pada gambar Dua. Setelah masuk ke menu Blending Opstions dan menuju Advanced Blending, pada bagian Channels, hilangkan centang pada huruf G yang mewakili warna Green atau hijau. Dan tekan OK.
  4. Langkah selanjutnya adalah klik pada gambar Dua. Kemudian di menu bar atas cari Edit, lalu Transform dan Perspective. Setelah itu, pada ujung-ujung gambar akan muncul kotak yang dapat kamu gunakan untuk mengatur ukuran dan perspektif gambar. Tariklah kotak yang ada di ujung kiri atas tersebut ke arah atas.
  5. Ulangi langkah di nomor 4 dengan menggunakan gambar Satu. Hanya saja bedanya, di gambar Satu ini, kotak yang harus kamu tarik adalah yang terletak di atas sebelah kanan. Tariklah dan sesuaikan ketinggiannya dengan gambar Dua.
  6. Setelah kedua gambar tersebut sama tingginya, klik tool Move atau tekan tombol V pada keyboard. Lalu masing-masing gambar geser menggunakan tombol panah sebanyak 5 sampai 15 kali. Untuk gambar Dua, tekan ke arah kanan, sedangkan untuk gambar Satu, tekan ke arah kiri.
  7. Langkah terakhir adalah satukan gambar dengan menekan tombol Ctrl+Shift+E (untuk Windows), lalu crop atau potong sampai terlihat rapi. Setelah itu, gunakan kacamata dengan lensa merah dan biru untuk melihat gambar hasil editan kamu tadi.

Selamat mencoba!

About author

Related posts
Seni Rupa & Desain

Cara Desain Poster di Canva untuk Bikin Konten Keren dan Menarik

Seni Rupa & Desain

Tips Mendesain Karakter, Yuk Dicoba!

Seni Rupa & Desain

Cara Membuat Motion Graphic Menarik dengan Mengikutsertakan 4 Poin Penting di Dalamnya

Seni Rupa & Desain

Apa Itu Golden Ratio dan Dapatkah Diaplikasikan ke Desain Logo?