Game & Teknologi

Pesona Game Animal Crossing yang Hits di Tengah Pandemi COVID-19

Rasa suntuk dan bosan pasti menjadi sesuatu yang sering dialami oleh banyak orang, terlebih di tengah masa pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung ini. Dengan kebijakan pembatasan aktivitas yang hampir dilakukan di setiap negara, banyak orang yang kemudian melakukan upaya menghibur diri dan mengisi waktu yang unik. Mulai dari menghabiskan seri drama atau acara favorit, belajar memasak berbagai hidangan, sampai bermain game

Kamu bisa menemukan ratusan ribu judul game yang sekarang ada di pasaran untuk menghibur diri dan menghabiskan waktu di rumah. Namun dari sekian banyaknya game yang ada, terdapat sebuah game yang menjadi primadona baru masyarakat nih, yaitu Animal Crossing. Hayo, apakah kamu pernah mendengar nama game yang satu ini? Gak perlu khawatir, di sini kami akan mengulas secara lengkap pesona si game berbasis Nintendo yang tengah marak di masa pandemi COVID-19 ini. Yuk disimak! 

Apa Itu Game Animal Crossing?

Sumber: nintendo.com

Game Animal Crossing sejatinya merupakan sebuah video game simulasi berseri yang dikembangkan dan dirilis oleh Nintendo. Game yang sudah ada sejak 2001 ini sangat cocok dimainkan oleh kamu yang sedang mengkarantina diri di rumah. Pasalnya, game petualangan ini menghadirkan pemain dalam bentuk manusia. Di mana, manusia tersebut tinggal di sebuah desa yang sudah terlebih dahulu ditempati oleh hewan-hewan antropomorfik. Menariknya, hewan-hewan tersebut juga melakukan aktivitas-aktivitas seperti manusia pada umumnya, yaitu memancing, bersosialisasi, menangkap kumbang dan beberapa aktivitas lainnya. 

Sebagai video game simulasi berseri, Animal Crossing sudah hadir dengan lima seri permainan. Untuk seri pertama dari game ini sendiri berjudul Animal Crossing, kemudian berlanjut ke seri kedua pada 2005 dengan judul Wild World. City Folk menjadi seri keempat, lalu dilanjut dengan judul New Leaf yang rilis pada 2012. Namun, tidak berhenti sampai disitu, baru-baru ini game Animal Crossing merilis seri terbarunya yang berjudul The Horizon pada 20 Maret 2020.

Sistem Real-Time yang Fleksibel 

Pesona utama dari Animal Crossing dibandingkan social sim yang sudah ada adalah waktu berjalan sesuai jam dan tanggal di sistem. Apabila kamu bermain di pagi hari pada tanggal 20 Maret, maka di game juga akan seperti itu. Apabila dimainkan malam, maka di game juga suasananya juga akan malam. Di satu sisi, mekanik ini mungkin akan sangat mengganggu karena apabila game menyuruhmu untuk datang besok, maka kamu benar-benar harus menunggu besok. Akan tetapi mekanik ini justru ciptakan nuansa yang unik dan berbeda kepada game.

Ya, kamu bisa time-travel (ubah jam di console agar tidak perlu menunggu), tetapi game memang didesain dengan fondasi real-time, kamu tidak dipaksa untuk memainkan game berjam-jam sekali duduk. Kamu lebih disarankan untuk bermain beberapa jam lalu menyusulnya di malam hari atau keesokan harinya. Dengan cara begini, kamu tidak burned out atau bosan terlalu cepat dan tiap progres yang terjadi di kota atau rumahmu lebih terasa memuaskan karena kamu tidak terburu-buru mengejarnya.

Baca Juga :   5 Langkah Mudah dan Tercepat Menambah Font Di Photoshop
About author

Related posts
Game & Teknologi

Tools untuk Video Instagram Yang Wajib Kamu Coba

Game & Teknologi

Cara Mendapatkan Backlink Memanfaatkan Broken Link Kompetitor

Game & Teknologi

Rekomendasi Game Bertema Wabah Virus, Lagi Pas Banget Sama Kondisi Kita

Game & Teknologi

Optimalkan Instagram Marketingmu dengan 6 Recommended Tools untuk Jadwal Upload Konten