Community

Annisa Nisfihani, Bikin Baper lewat Webtoon “Pasutri Gaje”

pasutri gaje

Hai, GenK!

Untuk mengisi kampanye #IndonesiaKreativv, kami menghadirkan Annisa Nisfihani, salah satu komikus lokal yang populer di kalangan pecinta komik. 

Hayo.. siapa yang sudah pernah baca seri “Pasutri Gaje”? 

Komik yang menceritakan tentang kehidupan rumah tangga Adimas dan Adelia ini berhasil bikin baper dan selalu ditunggu-tunggu kelanjutannya oleh banyak penggemar.

profil annisa nisfihani 1

Annisa Nisfihani, author “Pasutri Gaje”

Penulis asal Tenggarong, Kutai Kartanegara ini ternyata lulusan Universitas Mulawarman dari jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) loh. Meskipun begitu, Annisa berhasil menjadi komikus yang mendapat banyak penghargaan atas karyanya yang bisa kamu intip di akun Instagram pribadinya (@annisa_nisfihani).

Ingin kenal lebih dekat dengan author kece yang satu ini? Yuk simak kisahnya berikut ini!

Wawancara Bersama Annisa Nisfihani

Bagaimana awal mula kamu terjun ke dunia komik?

Sejak debut komik berjudul “The Power of School Geng Bokek” di Elex Media tahun 2011.

Selain membuat komik, ada pekerjaan lain mungkin? Misalnya jadi freelance atau lainnya?

Dulu sebelum full ngomik, saya adalah freelance illustrator. Sekarang selain ngomik merangkap sebagai story writer.

Kalau author dan judul komik favoritmu apa nih?

Style art Kyoto Animation, komikus shoujo seperti Yasuko, Megumi Morino, Minami Mizuno, Takara Akegami, Miyazono Izumi, dan lain-lain. Belakangan lagi suka sama Webtoon “Suddenly, I Became a Princess”, manga “Have a Sip of Miso Soup” dan “Hananoi-kun to Koi no Yamai”.

Apa yang menjadi inspirasimu ketika membuat komik?

Dari status temen-temen di timeline Facebook haha… berita, atau artikel.

Kenapa kamu memilih media digital untuk mempublikasikan karyamu?

Karena langsung mendapat respons dari pembaca dengan cepat, walaupun saya juga masih suka dengan media buku.

Pernah ada kepikiran untuk membuat versi cetak gak?

Kebetulan setiap karya saya selalu ada versi cetaknya untuk sekadar khusus yang ingin koleksi atau ingin tau bonus tambahan yang hanya ada di versi cetak.

profil annisa nisfihani 2

Komik cetak karya Annisa Nisfihani

Apa yang membuat kamu merasa bahagia sebagai seorang komikus?

Karena ini sudah menjadi pekerjaan dan memberikan saya penghasilan. Menjadi komikus juga merupakan cita-cita dan hobi saya, apalagi kalau banyak pembaca yang terhibur.

Bagi kamu tantangan terbesar apa yang pernah dihadapi sebagai seorang komikus?

Mengatur deadline dan mood.

Baca Juga :   Di Balik Kerangka Bangunan Penuh Perjuangan Revano Satria

Boleh ceritain inspirasi gaya gambar “Pasutri Gaje”?

Pada awalnya, karakter Adimas dan Adelia hanya keisengan coretan random dengan desain mainstream (seperti hero dalam anime yang berambut hitam atau karakter wanita dewasa yang saya temui banyak digambarkan berponi belah tengah hahaha…).

Kenapa kamu mengangkat tema pernikahan?

Hanya ingin mencoba genre romance dewasa, karena sebelumnya saya selalu bikin untuk remaja dan semua umur.

Kan banyak yang baper nih sama kisah rumah tangga Mas dan Adek, sebenarnya mereka itu karakter fiktif atau ada versi nyatanya?

Mereka pure fiktif, jika benar ada orangnya, kesamaan nama, dan latar belakang tokoh bukan karena disengaja.

Boleh cerita gak, proses pembuatan komik ala kamu dari awal hingga akhir? Apakah kamu punya tempat dan alat khusus yang dipakai untuk membuat komik? 

Pertama saya bikin plot cerita, logline, kemudian disusun menjadi poin-poin penting tiap episodenya sampai tamat. Lalu setiap minggunya saya membuat draft kasar hingga dibuat per 30-50 panel atau 20-30 page A4 komik. 

profil annisa nisfihani 3

Proses pembuatan komik

Saya sekarang menggambar full digital menggunakan Wacom Cintiq 13HD maupun iPad Pro, aplikasi Adobe Photoshop CS5 untuk dialog dan efek, Paint Tool SAI untuk menggambar, dan Clip Studio Paint jika sedang memakai iPad. Untuk pengerjaan 1 episode kurang lebih 3-4 hari, dibantu oleh 3 asisten: warna dasar dan shading

Next, kami penasaran soal promosi nih. Bagaimana cara kamu mempromosikan karya ke orang banyak? Adakah strategi khusus yang dilakukan?

Sebenarnya awalnya saya hanya bikin komik mingguan, 1 page per minggu di Facebook, dan itu konsisten. Kalau sekarang sudah pindah mingguan ke Webtoon, kalau memang menarik akan ada yang bantu share dengan sendirinya, atau rajin bikin konten dari OC (original character) yang relatable dengan target followers, dari sana mereka datang dengan sendirinya. 

Hal apa yang paling berkesan buat kamu saat proses pembuatan seri “Pasutri Gaje”?

Saat gemas sendiri menggambar Rava dan Reva (anak Adel dan Adimas) atau saat respons pembaca yang seru menebak-nebak twist jalan cerita (padahal belum tentu ada twist juga sih hahaha…).

Tantangan terbesar apa yang kamu temui saat mengembangkan seri ini?

Karena ratingnya dewasa tapi saya juga harus menahan dan menyensor dengan membuat batasan sendiri agar masih cukup aman untuk dibaca. Lalu tema cerita yang berat tapi harus saya bawakan dengan santai dan ringan.

profil annisa nisfihani 4

Banner komik “Pasutri Gaje”

Jika kamu bisa memilih untuk bertemu dan mengobrol dengan satu orang karakter dari “Pasutri Gaje”, karakter siapakah itu? 

Adimas hahaha…

Baca Juga :   Mirabeth Sonia: Dari Panggung Indonesian Idol hingga Jadi Pilot

Bagaimana rencana ke depan untuk seri “Pasutri Gaje”? Apakah akan ada seri berikutnya, atau mungkin edisi khusus?

Saat ini masih berjalan season 3. Selain rencana menerbitkan versi buku, bakal diadaptasi ke suatu media lain tapi masih belum bisa saya bocorin dulu hehe…

Kira-kira sekarang ada project ongoing apa nih? Atau ada rencana lain mungkin?

Saya masih mengerjakan story “Virgo and The Sparklings” bersama Kak Ellie Goh yang menggambar. Lalu ada bonus chapter buku “Me vs Big Slacker Baby”, setelah itu saya masih fokus di “Pasutri Gaje” dulu.

Bagaimana pendapatmu tentang tren komik digital yang kini sangat digemari oleh generasi muda?

Zaman sekarang apa-apa sudah internet dan digital, ini merupakan suatu kemajuan, karena sekarang membaca komik jadi lebih gampang dan bisa langsung lihat respons maupun interaksi dengan pembaca. Selain itu penyebarannya jadi lebih luas, bukan hanya lingkup sesama penggemar komik, tetapi masyarakat umum juga bisa menikmati. Semoga dengan begitu minat membaca di masyarakat juga meningkat. 

Boleh dong dibagi pesannya untuk kreator muda lain yang baru terjun ke dunia komik.

Menjadi komikus itu memang awalnya banyak pengorbanan dan tidak instan kaya, tapi pesan dari saya mari konsisten membuat karya, tetap semangat dan terus belajar.

About author

Related posts
Community

Semangat Membangun Negeri dari AVO Innovation Technology Lewat Suksesnya Acara Future League Summit 2021

Community

PPKM diperpanjang, Fenomena ‘Nge-war’ Lilin Aromaterapi Malah Jadi Trend!

Community

Avoskin Ajak UMKM Indonesia Bentuk Inovasi Berkelanjutan pada FUTURE LEAGUE SUMMIT 2021

Community

5 Kiat Agar Bisnis Kamu Bertahan di Kala Pandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published.