Arsitektur & Interior

Cara Membuat Maket Rumah Sederhana untuk Pemula

cara-membuat-maket

Kalian anak arsitektur pasti pernah ngalamin bingungnya membuat maket. Kalau lihat dari bentuknya saja, maket rumah memang terlihat sangat rumit, GenK. Padahal kalau kamu tahu tahap-tahapannya, kamu pasti bisa membuatnya dengan mudah. Nah, di artikel ini kami akan beri tahu cara membuat maket rumah. Yuk, disimak!

Saat datang ke mall, ada seorang salesman yang membagikan brosur cicilan rumah. Kalau kamu menengok ke dalam stand-nya, kamu bisa melihat miniatur rumah dalam bentuk tiga dimensi. Rancangan rumah tersebut dikenal dengan istilah maket. 

maket-rumah

Ilustrasi maket rumah (Sumber: senibudaya.web.id)

Menurut Wikipedia sendiri maket adalah tiruan dari berbagai macam hal, seperti gedung, kapal, pesawat terbang, dan lain sebagainya dalam bentuk tiga dimensi dan memiliki skala kecil.

Maket berfungsi supaya orang yang melihat jadi mendapat bayangan bagaimana hasil akhir desain nantinya.🤔 

Umumnya maket terbuat dari bahan kertas, kayu, busa, atau tanah liat. Setiap bahan yang digunakan punya cara eksekusi yang berbeda-beda. Khusus di artikel ini, kami akan membahas tentang cara membuat maket rumah dari bahan kertas board.

Selain murah dan mudah ditemukan, kertas board mudah dibentuk dan kokoh untuk dijadikan sebagai fondasi maket.

Jenis-Jenis Maket Arsitektur

Sebelum membaca tentang cara membuat maket, ketahui dulu bahwa model maket arsitektur dapat dibagi menjadi tiga kategori, yaitu conceptual model, working model, dan presentation model.

Masing-masing model memiliki fungsinya masing-masing, karena dari bentuk eksekusi akhirnya pun juga berbeda. Mari simak pengertian tiap modelnya, GenK! 👇

1. Conceptual Model

maket-model-konseptual

Model konseptual (Sumber: artstation.com)

Model yang pertama adalah conceptual model. Bentuk-bentuk dasar arsitektur boleh digunakan untuk membuat model maket ini. Makanya, model yang satu ini terbilang mudah untuk dibuat.

Meskipun fondasi bangunan seharusnya dibuat dalam bentuk sketsa, tetapi dengan menggunakan model ini kamu bisa merealisasikannya ke dalam bentuk tiga dimensi. 

2. Working Model

working-model-maket

Working model maket (Sumber: Pinterest.com)

 

Berikutnya ada working model, yang selangkah lebih maju dan kualitasnya lebih tinggi daripada conceptual model. Working model mempermudah kamu berkomunikasi dengan orang lain untuk membuat mereka paham tentang ukuran bangunan, bentuk, dan material yang digunakan. 👍

Baca Juga :   4 Inspirasi Desain Interior Rumah Minimalis ala Milenial

3. Presentation Model

model-presentasi

Model presentasi (Sumber: coroflot.com)

Terakhir ada presentation model. Kamu pasti sudah sering melihatnya di mall, kantor, atau tempat jual beli rumah. Kalau kamu seorang mahasiswa jurusan Desain Interior, kamu pasti pasti pernah membuat maket seperti ini.

Dari bentuknya saja sudah terlihat bahwa presentation model memiliki detail yang lebih tinggi daripada kedua model yang sebelumnya kami bahas. Seakan-akan kamu melihat bentuk asli bangunan dalam bentuk mini, GenK.

Lanjut page selanjutnya yuk, Genk!

Baca Juga :   Green Rustic Industrial: Solusi Konsep Desain Ramah Lingkungan yang Epik!

About author

Related posts
Arsitektur & Interior

Aplikasi Desain Parametrik untuk Interior dan Eksterior Kafe

Arsitektur & Interior

Puntung Rokok Untuk Produk Interior, Mana Mungkin?

Arsitektur & Interior

5 Tips Buat Home Office Jadi Lebih Nyaman, WFH Jadi Lebih Produktif!

Arsitektur & Interior

5 Alasan Menagapa Kalian Perlu Menggunakan Jasa Desainer Interior

Leave a Reply

Your email address will not be published.