fbpx

Membuat Hutan Dalam Ruangan dengan Dekorasi Rumah Urban Jungle

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
dekorasi rumah urban jungle

Tren dekorasi rumah urban jungle mampu menciptakan atmosfer ruangan yang adem, nyaman dan santai. Selain itu, tanaman di dalam ruangan juga mampu membersihkan udara dari polusi karena mengubah karbon dioksida menjadi oksigen. Pokoknya keren banget, GenK. Serasa punya hutan mini di dalam rumah!

Apa Itu Urban Jungle Style?

Gaya dekorasi rumah urban jungle atau yang juga dikenal dengan jungalow style, merupakan sebuah jawaban dari masyarakat urban atas padatnya perkotaan saat ini dan kebutuhan akan ruang hijau bebas polusi. Gaya interior ini berakar dari gerakan hippie yang merespons permasalahan iklim dan muncul di negara-negara Barat pada abad 20.

Cara Desain Rumah Urban Jungle Lengkap dari kreativv ID 1

Sumber: pexels.com

Untuk menyiasati banyaknya gedung dan bangunan dari beton yang menggusur ruang terbuka, gaya dekorasi ini mengajak kaum urban mengisi rumah dengan banyak tanaman hingga terasa bagaikan hutan kecil. Jika kamu menelusuri tentang urban jungle di internet, kamu akan menemukan kamar tidur, ruang tamu, dapur, hingga kamar mandi yang dipenuhi dengan tanaman tropis dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Suasana rumah yang tropis dan sejuk, dipercaya bisa membuat penghuninya menjadi lebih betah berlama-lama menghabiskan waktu di dalamnya. Tidak heran ya, GenK, kalau banyak kafe dan tempat nongkrong juga menggunakan gaya dekorasi ini supaya banyak pengunjung yang betah.

Bukan Hanya Gaya, Melainkan Gerakan

Menerapkan dekorasi tanaman dalam rumah a la urban jungle ternyata diminati bukan hanya karena alasan gaya hidup, melainkan juga gerakan yang peduli dengan lingkungan. Selain menyumbangkan udara bersih, konsep ini juga menekankan penggunaan material interior yang ramah lingkungan.

Cara Desain Rumah Urban Jungle Lengkap dari kreativv ID 2

Kamu bisa menggunakan perabotan yang terbuat dari kayu, benda-benda daur ulang dan bahan lain yang berasal dari alam. Pot berbahan terakota misalnya, menjadi favorit dalam gaya ini. Perabot yang terbuat dari anyaman rotan atau bambu juga sering kamu temui dalam berbagai dekorasi interiornya.

Karena masih berakar dari gerakan hippie, gaya furnitur dan tekstil yang dipakai sebagai dekorasi pelengkap urban jungle juga cenderung etnik dan eksotik. Kain tie dye, kain tenun, hingga anyaman tali macramé bisa kamu pilih sebagai hiasan.

Baca Juga   Mengenal Arsitektur Brutalisme

Supaya semakin unik, kamu juga bisa memadupadankannya dengan barang-barang dari pasar loak atau suvenir hasil jalan-jalan. Gerakan ini juga sangat mendukung konsep reuse, reduce dan recycle, karena banyak sekali panduan untuk membuat perabot dengan cara DIY (Do It Yourself). Kamu bisa mendekor sekaligus berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Keren ya, GenK!  

Tanaman yang Cocok untuk Urban Jungle

Untuk menciptakan ‘hutan’ di dalam rumah, pemilihan jenis tanaman hias haruslah sesuai dengan kondisi rumah, ventilasi, suhu, dan penataan letaknya. Tanaman yang digunakan adalah tanaman dalam ruang (indoor plant) yang mampu membersihkan udara dan aman bagi manusia.

Tanpa kita sadari, isi rumah ternyata bisa mengandung polutan yang terkandung dalam tisu, kertas pembersih, berbagai bahan kimia, lapisan furnitur dan bawah karpet, hingga asap rokok. Bahkan beberapa produk pewangi dan cairan pembersih mengandung zat-zat yang tidak begitu baik untuk tubuh.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh NASA, ada beberapa jenis tanaman indoor yang mampu mengurangi polutan secara efektif. Tanaman-tanaman tersebut akan sangat bermanfaat jika dipelihara dalam rumah.

Contoh tanaman sehat tersebut adalah gerbera daisy, English ivy, lidah mertua (sanseveira), peace lily, seruni atau krisan, marginata, palem bamboo, chinese evergreen, kuping gajah, dan lidah buaya.

Selain tanaman di atas, ada juga beberapa tanaman indoor lain yang bisa kamu pilih sebagai dekorasi rumah urban jungle karena sangat mudah dirawat, yakni:

1. Dracaena

Sering dianggap sebagai tanaman liar, dracaena sesungguhnya bisa dijadikan tanaman dalam ruang karena bisa hidup baik di luar maupun dalam rumah. Tanaman ini memiliki banyak jenis dan warna yang bisa mempercantik kamarmu, GenK. Selain itu kamu tidak perlu terlalu sering menyiramnya.

2. Tillandsia

Termasuk ke dalam keluarga nanas-nanasan, tanaman satu ini tergolong unik karena dapat hidup hanya dengan media udara, sehingga disebut juga dengan nama air plants (tanaman udara). Kamu bisa menggantungkannya dengan tali atau wadah karena tanaman ini tidak membutuhkan tanah dan pupuk.

3. Haworthia

Berukuran kecil, Haworthia cocok dipelihara oleh kamu yang tak punya banyak waktu mengurus tanaman. Tanaman asal Afrika Selatan ini memiliki bentuk mirip kaktus dan tahan di cuuaca panas. Kamu hanya perlu menyiramnya tiga hingga empat kali seminggu dan bisa menjemurnya di bawah matahari langsung saat akhir pekan.

4. Kaktus Mistletoe

Tidak jauh berbeda dengan haworthia, kaktus mistletoe ini hanya memerlukan sedikit air dan sedikit sinar matahari sehingga cocok untuk ditempatkan di dalam rumah. Meski begitu, kamu bisa memberikan pupuk sebulan sekali supaya nutrisinya tetap terjaga.

Mengubah Hunian Menjadi Lebih Asri

Sesuai dengan namanya, gaya dekorasi urban jungle tentu akan membuat suasana rumah menjadi hijau nan asri. Meski tren ini belum terlalu umum di Indonesia, kamu bisa mencari berbagai rekomendasi dari Instagram atau Pinterest.

Bahkan, ada juga buku panduan berjudul Urban Jungle: Living and Styling with Plants yang ditulis oleh Igor Josifovic dan Judith De Graaf buat kamu yang begitu tertarik mengubah hunian menjadi lebih hijau.

Cara Desain Rumah Urban Jungle Lengkap dari kreativv ID 3

Ilustrasi buku Urban Jungle. Sumber: shop.pistilsnursery.com

Jika kamu termasuk penyuka tanaman, panduan gaya dekorasi rumah urban jungle ini patut dicoba. Kalau kamu kesulitan menemukan bukunya di toko buku terdekat, cobalah membelinya dari luar negeri secara online.

Baca Juga   9 Tips Merancang Rumah Minimalis

Oh ya, untuk kamu yang baru mencoba mempercantik rumah dengan tanaman indoor, ada beberapa panduan yang bisa dilakukan para pemula ketika menerapkan gaya dekorasi ini:

1. Gunakan tanaman berukuran kecil supaya lebih fleksibel dalam ditata. Susunlah beberapa pot di dekat jendela supaya terlihat lebih manis. Kamu juga bisa meletakannya di rak buku, meja kerja atau dekat tempat tidur.

2. Untuk pemilihan tanaman, pilihlah yang bisa bertahan di dalam ruang dan hanya membutuhkan sedikit cahaya untuk berfotosintesis.

3. Mengingat manfaatnya yang baik untuk kesehatan, beberapa perawatan sederhana bisa dilakukan untuk menjaga tanaman indoor tersebut tetap cantik dan dapat berespirasi dengan baik. Kamu bisa membersihkan permukaan daun dengan lap basah dan memperhatikan kebutuhan air tanaman.

4. Setiap tanaman punya kebutuhan air yang berbeda-beda. Pelajari karakteristik tanaman yang kamu pelihara supaya kamu bisa memberikan takaran air yang tepat. Serta pastikan pot yang kamu gunakan mempunyai lubang di dasarnya supaya air bisa mengalir keluar.

5. Padu padankan tanaman berdasarkan bentuk dan ukuran. Tanaman indoor juga memiliki intensitas warna hijau yang beragam, sehingga ada banyak pilihan yang sesuai dengan furniturmu.

6. Pilihlah warna cat dinding yang netral seperti putih, hitam atau abu-abu supaya suasana hijau dari tanaman semakin menonjol. Kamu bisa bermain warna pada pernak-pernik pajangan atau furnitur lainnya.

7. Jika kamu menyukai tanaman gantung, kamu bisa mempercantiknya dengan tali anyaman yang bisa dibuat sendiri. Gantung tanaman di tempat-tempat yang dekat dengan jendela atau ventilasi.

8. Buatlah beberapa kerajinan tangan sendiri, supaya ada sentuhan personal yang unik di dalam rumah.


Dengan mencoba gaya dekorasi rumah urban jungle, suasana tempat tinggal pasti akan lebih sejuk dan nyaman. Semoga artikel ini membantu kamu supaya hidup lebih sehat ya, GenK!

Polling

Simpan Artikel Ini.

Simpan artikel ini untuk kamu baca lagi nanti, GenK.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Arsitektur dan Interior

Tips Memilih Sofa untuk Ruangan Minimalis

Arsitektur dan Interior

8 Tips Dekorasi Kamar Menjadi Ruang Kerja yang Nyaman

Arsitektur dan Interior

8 Cara Mendesain Ruang Tamu Minimalis Yang Mudah Dipraktikkan

Arsitektur dan Interior

Tips Menghias Meja Kerja agar Lebih Estetik

Arsitektur dan Interior

Tips & Trik Wujudkan Rumah Mungil dengan Desain Skandinavia

Arsitektur dan Interior

Liminal Space: Alasan Ilmiah Kenapa Kamu Merasa Gak Nyaman di Beberapa Tempat

Arsitektur dan Interior

Tips Marie Kondo: Mencari Kebahagiaan Lewat Beres-Beres

Arsitektur dan Interior

Selain Instagramable, Ini Manfaat Lain Vertical Garden

Arsitektur dan Interior

9 Tips Merancang Rumah Minimalis

Arsitektur dan Interior

5 Jenis Tanaman Hias untuk Mempercantik Ruangan

Arsitektur dan Interior

Tips dan Trik Menata Ruangan Sempit

Arsitektur dan Interior

3 Ide Kreatif Dekorasi Kamar Kos untuk Anak Kuliah

Arsitektur dan Interior

Belajar Desain Rumah lewat The Sims

Arsitektur dan Interior

Mengenal Arsitektur Brutalisme

Arsitektur dan Interior

Anti Gerah dengan Desain Rumah Tropis

            Artikel Selanjutnya