5 Jenis Tanaman Hias untuk Mempercantik Ruangan

Dibaca Normal: 6 menit aja 😊
jenis tanaman hias

Pada dasarnya, segala jenis tanaman yang sengaja ditanam untuk menghias ruangan, taman, kebun, atau digunakan untuk kerajinan dari bunga termasuk tanaman hias. Makanya, jenis tanaman hias yang bisa kamu pilih sebetulnya ada banyak. Mulai dari yang ukuran kecil sampai ukuran besar.

Namun, ada beberapa tanaman yang memang identik sebagai penghias. Nah, di artikel kali ini kami akan memberi beberapa rekomendasinya. Yang harus kamu ingat, GenK, pilihlah tanaman yang memiliki keindahan warna dan bentuk yang unik. Langsung saja, yuk, intip beberapa rekomendasi tanaman hias yang bisa digunakan untuk mempercantik rumahmu!

Monstera

jenis tanaman hias monstera

             Monstera (Sumber: unsplash.com)

Tanaman hias yang pertama adalah Monstera yang merupakan jenis tanaman tropis yang berasal dari hutan di wilayah Meksiko dan Guatemala. Kini Monstera menjadi tren di kalangan anak muda. Buat kamu yang gemar membuat foto estetik dalam rumah, mungkin pernah menggunakan tanaman ini sebagai properti foto. Selain untuk properti foto, tanaman ini kerap digunakan sebagai dekorasi rumah atau bangunan yang menerapkan gaya minimalis dan skandinavia sebagai konsep interiornya.

Dari segi bentuk, Monstera memiliki daun lebar yang berbentuk hati. Di permukaan daunnya terdapat lubang-lubang. Ini merupakan salah satu hal yang menarik dan yang dicari-cari oleh semua orang. Oh ya, daun Monstera juga memiliki warna hijau yang mengkilap. Dari warna hijau itulah Monstera mampu membawa atmosfer sejuk dan basah ala hutan tropis ke dalam ruangan kamu, GenK.

Cara merawat tanaman ini tergolong cukup mudah. Bila umumnya tanaman tropis memerlukan cahaya matahari untuk berfotosintesis, lain halnya dengan Monstera. Tanaman ini bisa tumbuh di ruangan dengan kondisi cahaya minim. Selain itu, jenis tanaman hias satu ini juga bisa tumbuh di tempat yang memiliki mesin pendingin ruangan. Akan tetapi pertumbuhannya jadi lebih lambat.

Eh, tapi tenang saja, GenK, pertumbuhan yang lambat menyebabkan warna daun Monstera menjadi lebih pekat. Tampilannya akan lebih indah dibandingkan saat tumbuh di luar ruangan. Kamu bisa meletakkannya di sudut rumah, ruang tamu, dan ruang keluarga. Atau mungkin kamu ingin membuat selfie corner di rumah? Tidak ada salahnya menggunakan Monstera sebagai properti foto agar terlihat kekinian.

Kaktus

                                                                                       

jenis tanaman hias

        Kaktus (Sumber: unsplash.com)

Salah satu jenis tanaman hias yang populer di kalangan anak muda adalah tanaman kaktus. Ternyata tanaman khas gurun pasir ini bisa digunakan untuk  mempercantik ruangan loh. Jenis kaktus yang kerap kali menjadi pilihan masyarakat adalah sukulen.

Sebenarnya, sukulen bukanlah nama family tumbuhan, melainkan istilah untuk tumbuhan yang dapat menyerap dan menyimpan air di dalam batang. Maka dari itu semua kaktus termasuk tanaman sukulen, tetapi tidak semua sukulen merupakan kaktus.

Baca Juga   3 Ide Kreatif Dekorasi Kamar Kos untuk Anak Kuliah

Kaktus tidak memerlukan banyak air untuk hidup, sehingga cara merawatnya terbilang susah-susah gampang. Makanya kamu harus tetap hati-hati agar kaktus milikmu tidak cepat mati, GenK. Sebagai ganti air, kaktus memerlukan banyak cahaya matahari. Nah, artinya, kamu perlu memilih lokasi yang tepat untuk meletakkan kaktus.

Namun, untuk tiga atau lima hari pertama pemeliharaan, jangan sampai kaktus terkena cahaya matahari secara langsung. Tanaman ini butuh waktu agar bisa beradaptasi di lingkungan baru, GenK. Selain itu gunakan pot yang memiliki lubang untuk drainase alias tempat penyaluran air agar tidak menggenang. Kalau kamu merawatnya dengan benar, kemungkinan besar kaktus milikmu bisa bertahan hidup lebih lama.

Jadikan suasana rumahmu lebih tropis dengan tanaman kaktus. Jika kamu tertarik memilih kaktus sebagai jenis tanaman hias di rumah, kamu bisa membelinya di toko tanaman, toko perabotan dan dekorasi rumah, bahkan supermarket. Pilihlah ukuran yang sesuai dengan luas ruangan. Kaktus yang berukuran tinggi besar bisa kamu letakkan di sudut-sudut teras, ruang tamu, dan kamar. Kaktus juga bisa ditata dekat jendela loh, GenK.

Calathea

jenis tanaman hias

    Calathea (Sumber: whiteflowerfarm.com)

Jenis tanaman hias yang berikutnya adalah Calathea yang merupakan tanaman dengan daun bermotif sebagai ciri khasnya. Calathea bisa hidup lebih lama jika tempat hidupnya cocok, yaitu yang tidak lembab dan hangat. Tanaman ini memang lebih suka tumbuh di tempat yang tidak terlalu banyak terpapar sinar matahari, GenK. Maka dari itu Calathea cocok jika dijadikan sebagai tanaman hias di dalam rumah.

Tanaman ini bisa diletakkan di sudut ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan. Tergantung lebar ruangan. Namun cara merawat Calathea tergolong rumit. Perlu ketelatenan agar tanaman ini dapat bertahan hidup lebih lama. Salah sedikit saja bisa berakibat fatal loh.

Baca Juga   Mengenal Arsitektur Brutalisme

Kami memiliki beberapa tips merawat Calathea yang bisa kamu terapkan sendiri. Misalnya, siram Calathea secara teratur agar daun tidak cepat mengering, namun jangan berlebihan. Kalau berlebihan, bisa-bisa bagian batang jadi busuk dan daun menjadi layu. Kamu juga perlu memperhatikan intensitas cahaya yang terpapar ke Calathea. Kalau kamu lengah, akan timbul bercak di permukaan daun. Hal ini disebabkan Calathea terlalu banyak terkena sinar matahari.

Walaupun cara perawatannya rumit, namun Calathea dijamin bisa membuat tampilan rumahmu jadi lebih sejuk dan asri. Kalau kamu tertarik menanam tumbuhan ini, kamu bisa membelinya di toko khusus tanaman hias. Pastikan Calathea milikmu bisa tumbuh sehat, GenK.    

Pilea Peperomioides

jenis tanaman hias

           Pilea Peperomioides (Sumber: etsy.com)

Pilea peperomioides atau yang acap kali disebut Chinese Money Plant merupakan tanaman yang bisa kamu gunakan sebagai hiasan rumah. Tanaman ini berasal dari Tiongkok, kemudian menyebar luas di Skandinavia. Daun berwarna hijau yang bulat dan pipih, serta tangkai yang tinggi memanjang membuat banyak orang terpikat padanya.

Tanaman ini memberikan kesan tampilan simpel namun elegan sehingga cocok dijadikan tanaman hias. Karena ukurannya kecil, tanaman ini bisa diletakkan di atas meja kerja maupun digantung. Pilea hanya membutuhkan perawatan yang minim, sehingga cocok buat kamu yang baru mulai tertarik dengan tanaman.

Ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan. Carilah lokasi dekat jendela agar Pilea terpapar matahari. Namun jangan secara langsung ya, karena bisa-bisa pigmen daun berubah kecoklatan karena terbakar sinar matahari. Lalu Pilea tumbuh condong ke arah datangnya cahaya matahari. Sehingga kamu perlu memindah-mindah posisi pot agar arah tumbuhnya seimbang alias tidak condong ke satu arah saja.

Oh iya, Pilea juga tidak bisa tahan bila diberi air terlalu banyak. Untuk mengakalinya, gunakan pot yang memiliki lubang agar air tersalur ke luar sehingga tidak menyebabkan genangan di dalam pot.    

Lidah Mertua

jenis tanaman hias

     Lidah Mertua (Sumber: somethinghaute.com)

Sansevieria atau biasanya kita kenal dengan sebutan lidah mertua merupakan tanaman hias yang hingga saat ini masih populer di kalangan masyarakat. Tanaman ini juga kerap digunakan seseorang yang ingin mendesain rumah minimalis. Walau bentuknya simpel, lidah mertua mampu membangun kesan unik dan modern. Ujung yang tajam, corak daun, dan aroma yang dikeluarkan menjadi ciri khas unik tanaman ini, GenK.

Baca Juga   Anti Gerah dengan Desain Rumah Tropis

Lidah mertua cocok diletakkan di dalam rumah maupun halaman luar rumah. Untuk yang ukurannya tinggi dan besar, kamu bisa meletakkannya di teras atau ruang tamu, sedangkan yang berukuran kecil bisa kamu letakkan di atas meja kerja atau meja belajar. Dijamin ruangan kamu akan semakin indah.

Bentuknya yang menjulang ke atas dan bersifat kaku membuat lidah mertua bisa dijadikan pagar semi permanen. Lumayan untuk membuat perubahan segar di dalam rumah. Pagar lidah mertua juga bisa dijadikan spot foto yang menarik kalau ada keluarga atau teman yang berkunjung ke rumah. Menarik banget kan, GenK?

Jenis tanaman hias yang satu ini bisa tumbuh di ruangan yang minim pencahayaan matahari dan bisa hidup dalam kondisi air yang sedikit. Namun yang namanya tanaman tentu membutuhkan cahaya matahari untuk berfotosintesis, GenK. Jadi jangan sampai tanaman lidah mertua milikmu mati karena kecerobohan yang sebenarnya bisa dihindari.


Setelah membaca artikel ini, manakah jenis tanaman hias yang menarik minatmu? Mendekorasi rumah dengan tanaman akan memberikan efek yang berbeda dari jenis dekorasi lainnya. Suasana rumah dapat menjadi lebih hidup, asri, dan segar. Ayo dekor rumahmu dengan suasana baru, GenK!

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Arsitektur dan Interior

Cara Membuat Ruangan Kedap Suara yang Mudah dan Murah

Arsitektur dan Interior

Cara Membuat Maket Rumah Sederhana untuk Pemula

Arsitektur dan Interior

Mengenal Memory Foam, Bikin Tidur Jadi Lebih Nyenyak

Arsitektur dan Interior

5 Tips Pencahayaan Rumah untuk Hunian yang Lebih Nyaman

Arsitektur dan Interior

4 Rekomendasi Kursus Online Belajar Arsitektur Gratis

Arsitektur dan Interior

Keunggulan Coworking Space: Kantor ala Milenial

Arsitektur dan Interior

Tips Menata Kamar Mandi Minimalis nan Estetik

Arsitektur dan Interior

7 Rekomendasi Situs Belajar Desain Interior Gratis Terbaik

Arsitektur dan Interior

10 Fitur Klasik Rumah Jepang yang Bisa Kamu Jadikan Inspirasi

Arsitektur dan Interior

Mengenal Eloknya Gaya Arsitektur Oriental Negeri Tirai Bambu

Arsitektur dan Interior

7 Alasan Kenapa Kamu Mesti Pakai Wallpaper Dinding

Arsitektur dan Interior

8 Rekomendasi Aplikasi Desain Rumah Terbaik Tahun 2019

Arsitektur dan Interior

Tren Kesenian Gambar Mural untuk Desain Interior

Arsitektur dan Interior

Tips Memilih Sofa untuk Ruangan Minimalis

Arsitektur dan Interior

8 Tips Dekorasi Kamar Menjadi Ruang Kerja yang Nyaman

Arsitektur dan Interior

8 Cara Mendesain Ruang Tamu Minimalis Yang Mudah Dipraktikkan

Arsitektur dan Interior

Tips Menghias Meja Kerja agar Lebih Estetik

Arsitektur dan Interior

Tips & Trik Wujudkan Rumah Mungil dengan Desain Skandinavia

Arsitektur dan Interior

Liminal Space: Alasan Ilmiah Kenapa Kamu Merasa Gak Nyaman di Beberapa Tempat

Arsitektur dan Interior

Tips Marie Kondo: Mencari Kebahagiaan Lewat Beres-Beres

            Artikel Selanjutnya