Arsitektur & Interior

Sistem Penghawaan,Pencahayaan Dan Teknologi Smart Home Dalam Mengantisipasi Penyebaran Covid-19

Pada masa pandemi ini,kita perlu menjaga stamina tubuh agar tetap sehat,menjaga jarak ditempat umum dan memperhatikan kebersihan diri serta lingkungan disekitar kita. Sebelum kita mulai membahas lebih lanjut,kita cari tahu dulu apa sih itu COVID-19. Ini merupakan virus baru dan penyakit yang tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok pada bulan Desember 2019 yang lalu. Karena COVID-19 dapat menular melalui udara maka perlu untuk dilakukan tindakan pencegahan atau antisipasi terjadinya penularan di dalam rumah. Salah satu tindakan mengantisipasi penularan adalah dengan mengefektifkan penghawaan,pencahayaan dan juga teknologi smart home. Biar gak penasaran, Yuk simak disini!

Kenapa Pencahayaan Dan Penghawaan Penting?

Tentu saja peran penghawaan dan pencahayaan alami sangat penting dalam melawan virus ini. Udara didalam ruangan harus memiliki sirkulasi yang baik atau harus berganti dengan udara diluar ruangan dengan bantuan ventilasi. Ventilasi alami adalah salah satu  cara yang ideal dan sesuai untuk menciptakan tingkat kenyamanan termal yang diinginkan di lingkungan dalam ruangan terutama di tempat-tempat seperti tropis yang beriklim panas dan lembab seperti Indonesia (Ibrahim Salyani – Assoc.Prof.Dr.Halil Zafer Alibaba (2018)).

Ada 2 contoh tipe ventilasi alami yaitu cross ventilation  dan stack ventilation .

Cross Ventilation (Sumber Gambar : indiansustainability.wordpress.com)

Stack Ventilation (Sumber Gambar : civilconstructiontips.blogspot.com)

Jendela atau ventilasi  berperan sangat penting untuk rumah kita. Selain dapat membantu dalam sirkulasi udara,tempat untuk masuknya cahaya matahari,jendela dapat juga berperan sebagai dekorasi atau ornamen penting untuk menambah nilai estetik interior rumah kita.

Sumber Gambar : MyHouseIdea

Selain sirkulasi udara yang penting,pencahayaan alami seperti cahaya matahari juga sangat berperan penting agar hunian memiliki suhu yang tepat dan tidak lembab. Cahaya matahari dipercayai dapat membantu kesehatan seperti baik untuk tulang dan kulit dan juga dengan suhu panas yang cukup, cahaya matahari dapat membunuh beberapa virus yang berada disekitar kita. Sehingga inilah yang membuat peran ventilasi atau jendela di rumah kita sangat penting.

Selain dengan penghawaan dan pencahayaan natural,kita juga dapat memanfaatkan teknologi, aplikasi atau sistem terbaru untuk membantu menangani COVID-19 ini seperti sistem teknologi smart home.

Apa Itu Smarthome?

smart home

Sumber Gambar : Build Magazine

Smart home adalah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah hunian yang menggunakan sistem atau pengontrol untuk mengoperasikan beberapa sistem otomatisasi di rumah atau tempat tinggal. Sistem Smart Home sendiri berkembang pesat saat teknologi elektronik bertemu. Teknologi tersebut dapat mengakses beberapa sistem dalam rumah mencakup komunikasi, hiburan, keamanan, kemudahan, dan sistem Informasi dengan efisien.

smart home

Sumber Gambar : Treup.com

Sebagai contoh sistem smart home yang dapat kita gunakan adalah sensor suara melalui bantuan Bluetooth yang dapat membantu kita menyalakan lampu. Untuk teknologi sensor suara ini akan memudahkan kita untuk menyalakan lampu tanpa harus menyentuh saklar lampu. Sehingga kita dapat mencegah bakteri atau virus dari tangan kita untuk menyebar pada furniture atau barang-barang dirumah kita. Dalam kondisi pandemi seperti ini dimana kita harus selalu mencuci tangan dan menjaga kebersihan, kita dapar memanfaatkan sistem smart home seperti sensor atau kontrol jarak jauh dan via handphone pastinya akan sangat membantu dan memudahkan aktivitas kita sehari-hari.

Baca Juga :   Mengenal Memory Foam, Bikin Tidur Jadi Lebih Nyenyak

Bagaimana Cara Kerja HVAC?

smart home

Sumber Gambar : farmasiindustri.com

Selain sistem smart home, ada juga sistem HVAC (Heating Ventilation Air Conditioning).  HVAC adalah sebuah sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin yang merupakan bagian integral bangunan modern. Sistem HVAC bertugas menjaga suhu nyaman ( 24° ± 1° Celcius), kelembaban (60% ± 10%), kecepatan udara (0,15 m/s) dan kualitas udara (C02 < 1.000 p.p.m.)(Sumber: ASHRAE & SNI).

Ada 3 cara kerja dalam sistem HVAC yaitu yang pertama ada unit pendinginan, unit pemanasan, dan yang terakhir ada sistem ventilasi.

Unit Pendingin

Yang pertama adalah unit pendingin udara. Fungsinya untukk menurunkan suhu dengan mengalirkan udara melalui sistem pendinginan. Dalam proses tersebut juga menghilangkan kelembaban berlebih dari udara

Unit Pemanas

Berikutnya ada unit pemanas. Unit pemanas bekerja dengan cara yang berlawanan dengan sistem pendinginan udara. Dimana udara melewati sistem yang memanaskan udara menggunakan air, gulungan radiator, atau gas.

Sistem Ventilasi

Dan yang terakhir adalah sistem ventilasi. Sistem ventilasi menjaga udara tetap bersih, dengan mengalirkan udara menggunakan kipas dan melalui sistem filtrasi

 

Itulah beberapa sistem atau teknologi ataupun cara yang dapat kita gunakan untuk mengantisipasi COVID-19 ini di rumah kita. Selain bergantung pada teknologi,kita sendiri juga harus tetap menaati protokol kesehatan seperti menggunakan masker,jaga jarak,selalu mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer setelah melakukan kontak fisik dan juga jika tidak ada kepentingan yang serius sebaiknya kita menghabiskan waktu dirumah saja.

Penulis : Sheila Marcelia

Universitas Kristen Petra,Surabaya

Related posts
Arsitektur & Interior

Wabi-sabi dalam sebuah Desain Furniture

Arsitektur & Interior

Rumah Kecil: Trend Hunian Millenial

Arsitektur & Interior

Ciptakan Suasana Rumah Anti Stress dengan Konsep Zen Living

Arsitektur & Interior

Desain Rumah Minimalis tapi Juga Mewah, Memang Bisa? Yuk Cari Tahu!

Leave a Reply

Your email address will not be published.