Creativepreneur and Career

Bikin Bisnis Lebih Ramai Dengan Scale Up Bisnis

Setiap pengusaha pasti mempunyai impian untuk kemajuan bisnisnya. namun, tidak semua pebisnis tahu, saat-saat yang tepat untuk membawa bisnisnya naik kelas atau istilahnya scale up bisnis.

Ada yang sudah tau waktu yang tepat, namun kesulitan dalam  permodalan. Padahal peluang bisnis online sudah makin luas, lantas harus seperti apa? Sama seperti mencari mentor bisnis dan mencari goal bisnis, untuk memntukan waktu scale up bisnis juga menjadi hal yang sangat penting untuk di perhatikan.

Langkah pertama, pastikan dulu apakah bisnis Anda sudah mapan atau belum. Pastikan pemasukan atau keuntungan anda sudah stabil. Jika demikian, selamat! Bisnis Anda sudah siap scale up. Nah, dalam melakukan scale up bisnis, bukan hanya tentang mendapatkan pemasukan yang lebih, tapi juga bertambahnya biasa operasional bisnis.

Membengkaknya biaya ini yang sering menjadi salah satu hambatan dalam berbisnis. Tidak semua pebisnis punya modal lebih. Namun, hal ini bukan menjadi alasan untuk tidak scale up. Karena saat ini banyak fasilitas pendanaan bisnis yang bisa Anda pilih.

Tips Melakukan Scale Up

Saat dimana perusahaan mampu melakukan scale up, merupakan tahap yang terjadi secara cepat dan paling signifikan dalam pertumbuhan bisnis, sekaligus tahap yang memiliki paling banyak tantangan. Maka dari itu, scale up membutuhkan strategi yang berbeda dibandingkan saat Anda memulai bisnis.

Jangan sampai peningkatan dalam skala bisnis malah menjadi langkah yang salah. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda.

Fokus Kepada Tujuan, Bukan Keadaan Saat Ini

Sumber Gambar : bola.com

Jangan ambil keputusan berdasarkan keadaan bisnis Anda saat ini, akan tetapi pikirkan seperti apa perusahaan Anda dalam beberapa tahun yang akan datang. Anda harus punya visi yang jelas serta strategi yang baik untuk mencapainya.

Pastikan Bisnis Anda Siap

scale up bisnis

Sumber Gambar : mnews.co.id

Disaat Anda mulai meningkatkan skala bisnis, banyak rintangan yang pastinya akan datang. Setiap  kelemahan di berbagai aspek bisnis Anda akan mulai terlihat, Akan tetapi hal-hal tersebut tidak selalu bisa diperbaiki ketika proses scale up sudah mulai berjalan. Maka dari itu, pikirkan dengan sebaik-baiknya mengenai dampak scale up terhadap perusahaan Anda nanti. Pastikan fondasi/dasar dari bisnis Anda sudah kuat.

Belajar Dari Kompetitor

Sumber Gambar : jejualan.com

Perlunya mempelajari strategi kompetitor Anda yang sudah berhasil duluan dalam melakukan scale up. Perlunya mencaritahu alasan di balik kesuksesan mereka dalam mengembangkan perusahaannya.

Temukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan seperti berapa banyak jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, sismtem apa yang mereka terapkan, atau produk apa yang dipasarkan. Pahamilah model bisnis mereka serta prlunya Anda belajar dari kekurangannya.

Lindungi Business Valuemu

scale up bisnis

Sumber Gambar : jarhie.com

Banyak hal yang sewaktu-waktu dapat berubah drastis ketika bisnis Anda di-scale up. Nilai-nilai perusahaan jangan sampai goyah akibat adanya banyak perubahan yang terjadi disaat peningkatan skala bisnis. Anda harus terus menjaga business value yang sudah Anda pegang sejak awal saat berdirinya perusahaan.

Bangun Tim Yang Efektif

Sumber Gambar : talenta.co

Saat melakukan scale up, pastinya Anda membutuhkan lebih banyak karyawan. Memulai dari jumlah karyawannya sedikit, Anda mungkin membutuhkan penyesuaian dengan karyawan baru yang anda rekrut.

Akan tetapi, semua orang wajib menyadari pentingnya business value Anda. Konsistensi dan kualitas menjadi hal yang utama. Ciptakan budaya dan lingkungan yang dapat mendorong orang-orang untuk terus berkarya. Semua anggota tim harus benar-benar terlibat, termotivasi, diakui, dan dihargai.

Terapkan Aturan Yang Jelas

Sumber Gambar : harmony.co.id

Peraturan tidak harus mencekik, tetapi cukup untuk membimbing. Adanya tujuan dan strategi memungkinkan Anda untuk mengetahui tenaga kerja seperti apa yang Anda butuhkan. Merekrut orang yang tepat di setiap divisi sangatlah krusial. Selain itu, attitude juga sama pentingnya dengan keterampilan dan pengalaman. Semua orang harus menerapkan kebiasaan work smart dan berjalan ke arah yang sama.

Jangan Pernah Kompromi Terkait Kualitas dan Konsistensi

Sumber Gambar : accurate.id

idak ada gunanya mengembangkan bisnis jika produk atau layanan Anda menjadi buruk karena kemungkinan besar pelanggan akan beralih ke kompetitor.

Menerapkan aturan dan metode yang sesuai serta memiliki karyawan dan budaya yang tepat merupakan kunci untuk menjaga kualitas secara keseluruhan. Kesalahan memang tidak bisa dihindari saat step up, tetapi hal tersebut jangan dijadikan alasan.

Pahami penyebab dari kesalahan, belajar dari sana, dan usahakan jangan sampai terulang.

Identifikasi hambatan

Sumber Gambar : wixstatic.com

Buat daftar masalah yang kira-kira akan Anda hadapi selama proses scale up dan gunakan pendekatan yang realistis. Mengidentifikasi hambatan membantu Anda untuk mengatasi kelemahan perusahaan beserta ancaman yang dapat timbul. Ada beberapa faktor yang sering mengganggu peningkatan skala bisnis yang akan dibahas di bagian selanjutnya.

Tantangan Melaksanakan Scale Up

Scale Up Bisnis

Sumber Gambar : coachfahmi.com

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, scale up merupakan tahap perkembangan bisnis yang memiliki paling banyak tantangan. Walaupun dapat membuat perusahaan menjadi lebih baik, scale up juga dapat mengganggu kelancaran bisnis jika tidak dilakukan dengan benar. Berikut adalah beberapa tantangan yang harus Anda antisipasi.

Terlibat Dalam Perang Harga

Scale up bisnis

Sumber Gambar : blog.amartha.com

Disaat Anda mulai meningkatkan skala bisnis, godaan untuk bersaing harga dengan kompetitor memang besar.

Anda mungkin akan berpikir bahwa Anda akan dapat meningkatkan produksi, maka Anda dapat memotong harga dan tetap mendapatkan keuntungan.

Meskipun kadang kala strategi tersebut berhasil, persaingan harga akan lebih sering menjadi kerugian untuk bisnis Anda, baik dalam hal keuntungan maupun kualitas. Lebih baik bersaing dalam kualitas, kecerdikan, dan layanan pelanggan daripada berlomba-lomba untuk menjadi perusahaan yang menyediakan produk paling murah.

Jika Anda menjual produk dengan harga yang sebanding dengan kualitas, maka Anda tidak perlu terlalu stres karena persaingan.

Tidak Mengubah Struktur Manajemen

Sumber Gambar : accurate.id

Struktur manajemen dan kepemimpinan yang sesuai untuk 50 orang mungkin tidak akan cocok untuk 250 orang. Scale up membawa akan perubahan dan tantangannya sendiri, jadi tim Anda harus siap beradaptasi. Anda harus menyesuaikan struktur manajemen dan kepemimpinan seiring  waktu peningkatan bisnis Anda.

Mengabaikan Masalah Yang Muncul

Pelatihan Manajemen Administrasi Perkantoran Modern - PT Citra Multisolusi  Indonesia | Citra Multisolutions | Event Organizer | Training & Consultant

Sumber Gambar : PT Citra Multisolusi Indonesia

Seorang founder yang sedang mengembangkan bisnis, tidak boleh acuh dengan berbagai isu yang muncul. Proses scale up dapat membuat hampir semua orang keluar dari zona nyaman mereka.

Pastinya akan ada masalah dalam tenaga kerja, kepribadian, atau produk yang akan bermunculan. Jangan meyakinkan diri sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja, padahal sebenarnya tidak.

Jangan membiarkan diri Anda percaya bahwa takan ada jalan keluar dari suatu masalah. Anda harus siap sedia untuk menghadapi masalah secara langsung agar terhindar dari kerusakan jangka panjang pada perusahaan Anda.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Hal Penting Buat Diperhatikan Saat Career Shifting ke Digital Marketing

Creativepreneur and Career

Apa Itu 1:1 Meeting Serta Manfaatnya untuk Hubungan dalam Pekerjaan

Creativepreneur and Career

3 Jenis False Belief dalam Bisnis yang Wajib Diketahui dan Cara Penanggulangannya

Creativepreneur and Career

Ini Dia Rekomendasi Bisnis Franchise 2022!

Leave a Reply

Your email address will not be published.