Game & Teknologi

Capcom Studio: Naik Turun Pengembang Game Resident Evil

Kejatuhan Capcom pun begitu terasa terlebih laporan keuangan Capcom di tahun 2012 menjadi lampu merah, pertanda bahwa sudah seharusnya ada sesuatu yang berubah. Di tahun ini, akhirnya Capcom mengakui bahwa strategi outsourcing mereka telah jadi bumerang.

Dengan kesadaran tersebut, Capcom kembali melakukan perombakan besar-besaran lagi dalam pengembangan game mereka. Begitu besarnya, sampai-sampai mereka harus mengumumkan kondisi “special loss” atau kerugian khusus di tahun 2013. Capcom harus mengeluarkan banyak dana senilai kurang lebih 7 miliar yen (sekitar Rp873 miliar) untuk restrukturisasi serta revisi strategi bisnis dan pengembangan game demi tekat menjaga kualitas game.

Akhirnya, demi tekad menerbitkan produk dengan kualitas terbaik, Capcom pun harus mengkaji ulang sejumlah judul yang sedang dalam pengembangan, juga mengkaji ulang kerja sama mereka dengan studio-studio luar negeri. Sejumlah layanan game yang tidak menguntungkan ditutup, dan proyek-proyek outsourcing dikurangi. Capcom mulai fokus pada pengembangan game secara internal. Sementara dari segi strategi penjualan, mereka mulai lebih gencar mengadopsi distribusi game secara digital, begitulah cara Capcom mengatasi kejatuhannya.

About author

Related posts
Game & Teknologi

Cara Kreatif Pakai GIF di Instagram Story Biar Makin Menarik

Game & Teknologi

Anti Ribet-Ribet Club, Begini Cara Back Up Konten Instagram

Game & Teknologi

Rekomendasi Terbaik Situs Text to Speech Gratisan dalam Bahasa Indonesia

Game & Teknologi

Cara Schedule Story Instagram Cocok Buat Akun Bisnis