Arsitektur & Interior

Cara Memanfaatkan Limbah Serbuk Kayu Menjadi Produk Dekoratif Interior

Tau ga, kalo industri kayu di Indonesia itu sedang meningkat, loh! Gara-gara hal itu limbah yang dihasilkan juga ikut meningkat. Limbah dari produksi kayu bisa potongan kayu sisa atau serbuk kayu. Kali ini kita akan bahas tentang serbuk kayu dan cara memanfaatkan limbah yang satu ini. Limbah Serbuk kayu itu ada karena aktivitas penggergajian atau pengamplasan kayu.

Biasanya limbah serbuk kayu dijadikan bahan pembuatan papan partikel (particle board) yang nantinya diproduksi jadi lemari,meja,rak,dan perabotan lainnya. Selain itu limbah serbuk kayu juga bisa buat kerajinan atau jadi bahan produk dekoratif interior. Jenis serbuk kayu yang sering kita jumpai secara umum adalah :

Serbuk kayu hasil penggergajian

Sumber Gambar : manfaat.co.id

Jenis Serbuk kayu hasil dari aktivias penggergajian, serbuk kayu ini punya tekstur agak kasar dan ukuran yang ga terlalu besar.

Serbuk kayu hasil penggamplasan

Sumber Gambar : pertanianku.com

Jenis Serbuk kayu hasil penggamplasan ini punya tekstur yang halus kayak debu.

Serbuk kayu hasil pasrahan atau parutan

Sumber Gambar : catkayu.com

Berikutnya, Serbuk kayu hasil pasrahan atau parutan punya ukuran dan tekstur yang lebih besar dari pada serbuk kayu yang hasil penggergajian

Sebelum membuat produk dekoratif dari serbuk kayu, ayo kita buat konsep dariproduknya dulu. Produk dekoratif yang bakal dibuat kali ini adalah lampu gantung. Konsep dariproduk ini adalah natural, penerpan bentuk produknya dari cangkang telur. Jadi produk ini punya bentuk dan material dari alam supaya kesan naturalnya terasa.

Proses Pembuatan Produk

Limbah Serbuk Kayu

Sumber Gambar : greeners.co

Karena sudah ada gambaran untuk produk yang akan dibuat, selanjutnya melakukan proses pembuatan produknya sebagai berikut :

  1. Langkah pertama adalah mengumpulkan limbah serbuk kayu, jenis serbuk kayu yang dipakai di pembuatan kali ini adalah serbuk kayu hasil penggergajian.
  2. Siapkan cetakan yang bakal dipakai sesuai bentuk yang kalian mau.
  3. Selanjutnya lapisi cetakan dengan plastic wrap agar nantinya tidak lengket pada cetakan.
  4. Campurkan serbuk kayu dengan lem putih, perbandingannya kurang lebih 1:1. Pastikan serbuk kayu dengan lem putih mencapur secara rata.
  5. Setelah membuat campuran serbuk kayu dengan lem putih, pindahkan campuran pada cetakan yang sudah disiapkan.
  6. Bila sudah memindahkan campuran serbuk kayu dengan lem putih secara rata di cetakan sesuai bentuk yang kita mau, lalu keringkan dengan dijemur biar hasil campuran membentuk cetakan. Jemur sampai setengah kering atau keras lalu keluarkan hasil campuran dari cetakan dan lepas plasticwrap yang menempel pada hasil campuran biar semua permukaan kering merata.
  7. Ketika hasil campuran telah mengering secara rata, kasih sentuhan akhir atau finishing pakai woodstain clear keseluruh permukaan.
  8. Ulangi tahap-tahap yang sama untuk membuat lapisan kedua produk dekoratif.
  9. Bila lapisan kedua sudah jadi, pasang lapisan kedua kelapisan pertama.
  10. Tahap terakhir yaitu membuat lubang dibagian tengah buat pemasangan kabel dan fitting lampu.

Ini adalah hasil jadi dari pemanfaatan limbah serbuk kayu menjadi produk dekoratif yaitu lampugantung.

Penutup

Limbah Serbuk Kayu

Sumber Gambar : pojokseni.com

Dengan memanfaatkan limbah serbuk kayu bisa menjadi salah satu alternatif bahan buat produk dekoratif agar lebih efisien, selain itu juga bisa jadi salah satu alternatif buat mengatasi limbah serbuk kayu yang berlebih di sektor industri perkayuan di Indonesia.

Selain biaya produksi yang lebih murah karena pakai limbah atau barang bekas, secara tidak langsung kita juga bisa membantu mengurangi jumlah pertumbuhan sampah dan menjaga alam. Contohnya bila kita memanfaatkan serbuk kayu sebagai material baru, kita juga membantu mengurangi penebangan pohon karena dapat tergantikan.

Jadi pemakaian kayu bisa secara maksimal sampai limbahnya juga dipakai.

About author

Related posts
Arsitektur & Interior

Ini Dia Tips Untuk Menghidupkan Kembali Desain Retro Di Rumah!

Arsitektur & Interior

Tips Mendesain Cafe Unik, Bikin Penasaran!

Arsitektur & Interior

Kesalahan Yang Sering Terjadi Dalam Menata Multifunctional Space Pada Hunian

Arsitektur & Interior

Seni Membangun Ruang: Ruang Tidak Hanya Punya Fungsi tapi Juga Ada Citranya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *