Buku

8 Cara Mudah Menulis Cerpen

cara menulis cerpen

Mau nulis cerpen tapi bingung harus mulai dari mana? Wajar kok. Sebagian orang memang kerap kali merasa bingung saat baru mulai menulis cerpen. Jangan khawatir, semua itu bisa diatasi kalau kamu tahu cara menulis cerpen yang baik.

Pertama, singkirkan keraguanmu. Sebelum mulai menulis, pastikan pikiranmu tidak kusut. Pokoknya santai saja, GenK. Usahakan sebisa mungkin untuk menjaga mood kamu supaya tetap bagus. Kalau mood bagus, maka semua pekerjaan pun akan terasa mudah.

Buat kamu yang baru pertama kali membuat cerpen, jangan takut untuk memilih tema cerita. Bagus atau tidaknya cerita adalah urusan belakangan, yang terpenting kamu memiliki kemauan untuk memulai.

Nah, kalau sudah ada kemauan, sekarang saatnya mulai membuat. Ada beberapa cara menulis cerpen yang bisa kamu terapkan loh. Langsung saja disimak, yuk!  

Harus Paham Dulu, Apa Itu Cerpen?

cara menulis cerpen 1

Ilustrasi membaca cerpen (sumber: unsplash.com)

Tak kenal maka tak sayang

Seperti peribahasa di atas, sebelum melakukan sesuatu, ada baiknya kamu mengenal lebih dulu apa itu cerpen. Gunanya supaya kamu tidak tersesat di jalan, GenK.

Menurut Wikipedia, cerita pendek atau yang sering disebut dengan cerpen adalah sebuah karangan bebas berupa narasi fiksi sepanjang 1.000-20.000 kata yang yang alurnya cenderung padat dan to the point.

Cerpen cocok banget menjadi pilihan bacaan buat kamu yang tidak suka membaca novel atau cerita panjang lainnya. Karena seperti namanya, cerpen tidak memakan banyak waktu saat di baca.

cara menulis cerpen 2

Short Story Dispenser (sumber: canarywharf.com)

Karena bisa ditamatkan dalam sekali baca, sekarang beberapa negara seperti London dan Prancis bahkan sudah memakai mesin bernama Short Story Dispenser untuk menjadikan cerpen sebagai teman menunggu kendaraan umum, makanan, atau teman-teman. Lewat mesin tersebut, kamu bisa memilih durasi membaca cerpen, mulai dari 1 menit, 3 menit, sampai 5 menit. Keren banget kan inovasi yang satu ini, GenK!

Selain itu, buat kamu yang pernah membaca fan fiction, ada juga cerita pendek yang disebut sebagai cerita oneshot. Artinya cerita bisa langsung tamat cuma dalam 1 episode. Namun tidak jarang, beberapa pengarang menambahkan sequel yang juga ditulis dalam 1 episode berikutnya.

Balik lagi soal memahami apa sih cerpen itu, kamu juga harus tahu ciri-ciri cerpen. Apa saja? Nah, ini dia ciri-cirinya:

  1. Konflik tidak sekompleks cerita panjang lainnya. Ini jelas banget, karena di dalam cerpen umumnya hanya memusatkan pada suatu peristiwa yang dialami tokoh.
  2. Jumlah tokoh terbatas, supaya jalan cerita tidak terlalu rumit dan tetap mudah dipahami pembaca walaupun di dalam tulisan yang padat. Biasanya hanya ada tokoh protagonis, antagonis, dan tritagonis yang bisa dihitung dengan jari.
  3. Cerpen menggunakan satu alur atau plot. Seperti yang sudah diketahui, ada beberapa jenis alur, yaitu alur maju, alur mundur, dan alur campuran. Nah, kalau cerpen cuma punya satu alur saja, GenK. Kembali lagi ke ciri pertama, yaitu tidak memiliki cerita yang kompleks.
  4. Tulisan padat tapi mampu menceritakan seluruh kejadian. Kenapa dibilang padat? Karena cerpen memiliki paling banyak 20.000 kata dan tidak boleh kurang dari 1.000 kata.

Sekarang kamu jadi lebih mengerti kan soal cerpen? Kalau iya, berarti kamu bisa lanjut ke cara menulis cerpen yang berikutnya, GenK.  

Banyak Membaca Cerpen Karya Orang Lain

cara menulis cerpen 3

Ilustrasi membaca cerpen karya orang lain (sumber: unsplash.com)

Baca… baca… dan baca…

Tanpa kamu sadari, semakin banyak membaca cerpen karya orang lain, maka semakin banyak pula ide-ide baru yang akan muncul di kepalamu. Dari referensi tersebut, kamu bisa belajar sambil mengevaluasi sebenarnya cerita seperti apa yang bagus dan disukai pembaca. Dari proses belajar itulah kamu bisa dapat inspirasi bagaimana struktur dan gaya penulisan cerpen kamu nantinya.

Jangan bingung harus baca cerpen di mana. Zaman sekarang sudah banyak aplikasi yang memungkinkan kamu untuk membaca tanpa perlu datang ke toko buku atau perpustakaan. Misalnya, kamu bisa mengakses cerpen di situs baca buku online. Pokoknya selalu ada jalan buat kamu yang punya keinginan belajar deh.  

Menentukan Tema Cerpen, Tidak Perlu Buru-Buru Kok

Ide-ide yang sudah kamu dapatkan saat membaca referensi cerpen kemudian bisa diangkat menjadi tema cerpen buatanmu, GenK. Tema merupakan bagian krusial dalam sebuah cerita, karena tema berperan sebagai ruh tulisan. Tema inilah yang akan selanjutnya akan dikembangkan menjadi alur cerpen buatanmu.

cara menulis cerpen 4

Menentukan tema cerpen (sumber: pexels.com)

Buat kamu yang baru pertama kali menulis cerpen, tidak ada salahnya untuk mengangkat tema dari kehidupan sehari-hari atau pengalaman pribadi yang pernah kamu alami. Mulailah dari segala sesuatu yang dekat denganmu, karena itu bisa mempermudah kamu melalui proses kreatif. Tidak perlu sesuatu yang rumit untuk menghasilkan sesuatu yang wow.

Oh iya, menentukan tema tidak perlu buru-buru, karena mendatangkan ide tidak semudah membalikkan telapak tangan. Santai saja, tapi tetaplah berusaha rajin melihat referensi dan mengolah pemikiran yang kreatif.  

Pilih Genre yang Sesuai dengan Tema

Genre berguna untuk mengelompokkan isi cerita, jadi kamu harus memilih genre yang pas untuk tema yang akan kamu angkat. Genre juga berfungsi untuk menentukan bagaimana konflik yang akan terjadi di pertengahan cerita. Jangan sampai cerita yang sudah kamu tulis ternyata tidak sesuai dengan tema dan genre yang sebenarnya sudah kamu tentukan di awal.

Untuk cerpen sendiri, ada beberapa genre yang laku di pasaran, seperti fiksi horor, fiksi detektif, dan karangan fiksi lainnya. Selain itu, ada juga karangan nonfiksi, seperti catatan perjalanan dan prosa lirik (karangan bebas yang ditulis dalam bentuk puisi). Ternyata banyak pilihannya ya, GenK.  

Membuat Kerangka Karangan

Sebuah bangunan yang kokoh membutuhkan pondasi yang kuat, sama halnya dengan cerita. Cerita yang bagus harus memiliki kerangka karangan yang jelas.

cara menulis cerpen 5

Ilustrasi membuat kerangka karangan (sumber: pexels.com)

Kenapa sih harus membuat kerangka karangan?

Kerangka karangan adalah garis besar cerita yang ditulis secara terstruktur supaya kamu sebagai pengarang tetap berpegang pada ide atau gagasan awal cerita alias tetap di benang merah. Kerangka karangan berisikan poin-poin penting yang akan kamu tulis di setiap bab cerita. Poin-poin tersebut kemudian akan dikembangkan lagi menjadi cerita yang utuh. Ini juga membantu kamu untuk mempersempit pembahasan cerita, supaya tulisanmu tidak boleh lebih dari 20.000 kata dan tidak boleh kurang dari 1.000 kata, sesuai dengan ciri-ciri cerpen.

Kamu bisa kesulitan di tengah jalan kalau tidak punya kerangka karangan. Bisa-bisa kamu terkena writer’s block, GenK. Jangan sampai deh.

Buat kamu yang masih belum paham betul tentang cara membuat kerangka karangan, kami sudah pernah menulis artikelnya kok, jadi kamu tidak perlu khawatir lagi.  

Menulis Paragraf Pertama

cara menulis cerpen 6

Ilustrasi rileks saat menulis paragraf pertama (sumber: pexels.com)

Tarik napas… buang napas…

Buat dirimu serileks mungkin, supaya otak bekerja dengan lancar.

Menulis paragraf pertama memang tidak mudah, apalagi kalau kamu punya banyak pikiran yang mengganggu. Langsung saja tulis apapun ide kalimat yang ada di kepala, jangan ragu dan jangan ditunda-tunda. Mana tahu dari satu kalimat tersebut benar-benar bisa dikembangkan menjadi keseluruhan cerita.

Lalu, bagaimana kalau kurang sreg?

Jawabannya mudah saja, tinggal kamu ganti kalimat tersebut dengan ide kalimat baru. Tidak perlu takut salah untuk membuat paragraf pertama. Walaupun ini krusial, tetapi segala sesuatu akan terasa mudah kalau kamu tetap tenang dan terus berpikir kreatif. Intinya, paragraf pertama harus memikat. Bahkan, kalimat pertamamu harus langsung menarik minat pembaca. Kalau tidak, mereka tidak akan mau lanjut membaca tulisanmu.

Di dalam paragraf pertama, usahakan mengandung penjelasan seputar tokoh utama, latar waktu, latar tempat, dan percikan konflik yang akan terjadi kedepannya.

Kalau sudah selesai membuat paragraf pertama, dijamin kamu akan lebih mudah untuk menulis paragraf selanjutnya sampai masuk ke komplikasi dan resolusi cerita. Tapi, jangan cepat puas. Tidak ada salahnya untuk mengecek lagi paragraf pertamamu setelah cerita bergulir jauh.

Terdengar merepotkan? Memang, tapi hasilnya pasti memuaskan. Bahkan penulis besar Stephen King mengaku dirinya masih terus memikirkan kalimat pertama yang bagus saat ia sudah selesai menulis satu novel utuh!  

Penyempurnaan Cerita

Kalau kamu sudah selesai menulis keseluruhan cerpen, kini saatnya kamu mengkaji ulang hasil tulisan yang sudah kamu buat. Cara ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kesalahan penulisan yang kerap kali dialami oleh pengarang cerita. Oh iya biasanya dengan membaca ulang cerita, kamu bisa menambah ide-ide baru yang sebelumnya tidak dituangkan ke dalam tulisan.  

Pilih Judul Cerpen yang Atraktif

cara menulis cerpen 7

Ilustrasi membuat judul cerpen (sumber: pexels.com)

Yap! Saatnya memilih judul cerpen, GenK!

Mungkin kamu akan bertanya-tanya kenapa memilih judul cerpen dilakukan terakhir. Ini karena judul bisa terus berubah sampai karyamu benar-benar dipublikasikan. Pilih judul cerpen yang atraktif untuk menarik atensi pembaca dan usahakan judul dapat mencerminkan keseluruhan isi cerita.

Kalau semuanya cara menulis cerpen sudah kamu lakukan, karya cerpen yang kamu tulis sudah bisa dipublikasikan, GenK! Bagikan ceritamu mulai dari teman dekat, sanak saudara, dan orang-orang sekitar yang selalu mendukungmu. Atau kamu juga bisa mempublikasikannya di platform baca buku online, supaya karya cerpenmu bisa mendapat apresiasi dari pembaca umum dan tidak berakhir di folder komputer kamu saja.  


Bagaimana? Membuat cerpen itu tidak sulit kan? Yuk tulis karya cerpenmu sendiri dan publikasikan, GenK.

About author

Related posts
Buku

Love In Heart

Buku

Cara Bersikap Asertif Ala Judy Murphy (Part 2)

Buku

Cara Bersikap Asertif Ala Judy Murphy (Part 1)

Buku

Kamu Hobi Membaca? Ini Dia Beberapa Buku Menarik Dari Penulis Wanita di Seluruh Dunia!

Leave a Reply

Your email address will not be published.