Seni Rupa & Desain

Conceptual Art, Karya Seni Para Pemberontak

conceptual-art
conceptual-art-karya-lawrence-weiner

Fire and Brimstone in a Hollow Formed by Hand 1988, Lawrence Weiner (Sumber: tate.org.uk)

Penggunaan teks di dalam karya seni aliran conceptual art sering digunakan dalam bentuk kata-kata yang ambigu. Beberapa seniman juga suka menggunakan satu kata saja yang punya makna berbeda buat penikmat seni.

Sampai saat ini, seniman konseptual seperti Weiner dan Baldessari tetap aktif menghasilkan berbagai karya seni konseptual yang menginspirasi para generasi muda. Beberapa seniman muda yang terinspirasi buat menggunakan komponen bahasa di dalam karya seni mereka antara lain Tracy Emin dan Jenny Holzer.

Conceptual Art dalam Bentuk Fotografi

fotografi-conceptual-art

Karya seni conceptual art (Sumber: amazonaws.com)

Karena seni konseptual membebaskan seniman buat mengekspresikan ide seninya, nggak heran beberapa pekerja seni memanfaatkan kebebasan itu dalam bentuk fotografi. Mereka mendokumentasikan ide-ide yang dimiliki dengan menggunakan media kamera. Ini tentunya mendobrak pedoman bahwa fotografi adalah bentuk dokumentasi, dan bukan merupakan karya seni.

Tapi, berbeda dari fotografi sebagai bentuk dokumentasi, seniman pemeluk seni konseptual nggak terlalu memusingkan tentang teknik pemotretan. Contoh, dalam hal pencahayaan, komposisi foto, hingga proses pengeditan. Ini memudahkan para seniman buat mengekspresikan idenya tanpa perlu khawatir penikmat foto-foto tersebut bisa mengakses kepribadian dari sang seniman.

Every-Building-on-The-Sunset-Strip

Every Building on The Sunset Trip karya Edward Ruscha (Sumber: shopify.com)

Konseptualisme lebih mementingkan unsur foto sebagai media perwujudan ide, dan bukan media untuk mengekspresikan perasaan dari sang fotografer. Contoh seniman fotografer yang memeluk seni photo-conceptualisme ini adalah Edward Ruscha melalui karyanya yang berjudul “Every Building on The Sunset Strip”.

Nah, itulah ulasan mengenai conceptual art yang terlahir dari para pemberontak seni. Sampai saat ini, aliran tersebut masih banyak digunakan dalam seni modern dan menjadi karya yang banyak disukai oleh khalayak luas.

About author

Related posts
Seni Rupa & Desain

Penerapan Coastal Style Pada Hunian

Seni Rupa & Desain

Belajar Dari Desainer Zero-Waste Dan Re-Cycle

Seni Rupa & Desain

Kertas Digunakan Untuk Material Furniture, Memang Bisa ?

Seni Rupa & Desain

3 Tips Memilih Furniture Kerja yang Cocok Kala Work From Home