Creativepreneur and Career

7 Cara Manajemen Waktu Supaya Kamu Sukses di Usia Muda

Manajemen-Waktu

Siapa sih yang tidak mau sukses di usia muda? Kalau kamu termasuk orang yang ingin sukses, kamu bisa meraihnya dengan melakukan cara manajemen waktu yang tepat.

Oh ya, tapi mungkin kita perlu mendefinisikan ulang apa itu sukses. Kenapa  bisa begitu? Karena makna sukses buat tiap orang jelas beda-beda. Bagi kami, sukses yang jelas berarti tercapainya tujuan-tujuan atau target yang ingin dicapai dalam hidup. Nah untuk mencapai itu, yuk simak bagaimana cara mengatur waktumu!

1. Mulai dari yang Termudah Dahulu

Manajemen Waktu ala kreativv ID(1)

Sumber: pexels.com

Memang memulai itu sungguh sulit. Oleh karena itulah bagian ini harus dilakukan paling pertama. Hm, tapi bagaimana ya memulainya? Gampang banget! Kamu bisa lihat dulu mana pekerjaan yang paling mudah untuk dilakukan. Nanti kalau sudah memilih barulah kamu mulai mengerjakan tugas itu. Ketika kamu sudah memulai kerja dari yang paling gampang, percayalah bahwa setelahnya, kamu akan lebih lancar untuk melakukan berbagai tugas lainnya.

Pada suatu artikel soal produktivitas dari LifeHack.org, ada dua pendapat soal apakah memulai kerja dari yang termudah (bukan dari yang tersulit) adalah cara yang tepat. Sebagian orang merasa memulai dari yang paling sulit dapat menghindarkan diri dari waktu pengerjaan yang berlama-lama di akhir sehingga lebih efektif. Sementara kami percaya pada pandangan yang menganggap bahwa memulai dari yang termudah bisa meringankan beban mental yang tadinya menghambatmu untuk memulai. Logikanya, bagaimana mau beres kalau memulainya saja sudah terasa susah. Bagaimana menurutmu?

2. Berani Bilang Tidak

Manajemen Waktu ala kreativv ID(4)

Sumber: pexels.com

Ini mungkin tampak sepele buatmu tapi bisa sangat berdampak. Pas kamu lagi kerja, biasanya ada-ada saja teman atau saudara yang mengajakmu untuk berkegiatan lain. Contohnya? Misalkan kamu lagi serius banget kerjakan sesuatu di meja kantor tapi rekan kerja ajak ngobrol soal gosip artis terkini yang baru dia baca di ponselnya. Bisa jadi, karena kamu juga penasaran maka kamu teralihkan fokusnya dan asyik merumpi deh! Ah, tapi kalau kamu menolak godaan itu, kamu bisa dicap sok serius atau gak asyik. Inilah saatnya kamu mengevaluasi kembali apa yang kamu mau dalam hidup kamu. Kalau kamu sudah komitmen untuk menggapai mimpi-mimpimu, sebaiknya kamu mulai berani bilang tidak tetapi dengan cara yang baik agar tidak merusak hubungan sosialmu.

Baca Juga :   3 Cara Belajar Efektif lewat Gambar yang Bikin Kamu Semangat!

Terus caranya bagaimana? Kami baru saja baca artikel soal pengembangan diri di Medium.com. Penulisnya, Ohui bilang kalau menyenangkan semua orang memang mustahil dan bisa-bisa membuatmu merugi karena disetir orang lain terus. Jadi, coba saja lakukan dengan memberi alasan yang singkat dan jelas pada lawan bicaramu. Kalau kamu diajak berargumen lebih lanjut, sebaiknya kamu mengulang kalimat yang singkat dan jelas tersebut. Mengapa? Karena ketika kamu menanggapi bisa jadi kamu mulai menimbang ulang dan setuju padanya, padahal ini soal targetmu sendiri dan tidak akan berdampak besar buat si dia.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Yuk, Belajar Content Marketing Sebagai Strategi Efektif untuk Menarik Customer

Creativepreneur and Career

Kenali Perbedaan Marketing dan Advertising Biar Nggak Rancu

Creativepreneur and Career

4 Manfaat Dari Penggunaan Brand Avatars Yang Harus Kamu Tahu

Creativepreneur and Career

Strategi Marketing Visual untuk Promosi yang Efektif di Era Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published.