5 Cara Menghilangkan Rasa Minder di Kantor

Dibaca Normal: 5 menit aja
cara menghilangkan rasa minder

Merasa tidak kompeten mengerjakan pekerjaan di kantor akan membuat kamu minder. Mulai sekarang, coba terapkan 5 cara menghilangkan rasa minder berikut ini, GenK.

Apa saja pekerjaan yang sudah saya selesaikan hari ini?

Pertanyaan seperti itu bisa saja muncul, apalagi jam-jam sebelum tidur. Semua beban yang dipikul hari ini rasanya terus terngiang-ngiang di kepala. Siap menghantui sampai kamu pergi berlayar ke alam mimpi.

Ingat, GenK, selalu ada rintangan di setiap pekerjaan. Bagaimana cara kamu menghadapinya adalah pilihanmu sendiri. Namun, apa jadinya kalau kamu merasa tidak sanggup lagi memikul beban tugas dan tanggung jawab di pekerjaanmu sendiri?

Perasaan seperti ini rentan banget dirasakan, terutama oleh fresh graduate yang baru pertama kali menginjakkan kaki di dunia kerja. Adanya culture shock membuat mereka bingung dan jadi mudah lelah karena belum terbiasa.

Melihat senior yang sudah andal dalam menangani pekerjaannya, membuat rasa minder itu muncul. Saat semua orang terlihat paham dan mengerjakan pekerjaan dengan cepat, kamu malah kewalahan. Selalu meminta bantuan rekan lainnya juga bikin kamu makin minder.

Cari Tahu Penyebab Minder

Rasa minder akan semakin berkembang sampai kamu merasa tidak pantas di pekerjaan yang sekarang sedang kamu jalani. Kenapa demikian? Karena kamu merasa tidak mampu memenuhi syarat, GenK. Padahal belum tentu loh.

minder 1

Ilustrasi stres pekerjaan karena minder (sumber: medibank.com.au)

Apakah kamu merasa tidak percaya diri?

Kalau iya, dari mana munculnya perasaan seperti itu?

Apakah dari diri sendiri atau ada orang lain yang menyebabkan kamu minder?

Minder bisa muncul karena beberapa faktor yang bahkan kamu sendiri tidak sadari. Adanya tekanan dari dalam diri sendiri dan dari lingkungan sekitar bisa menjadi penyebabnya.

Baca Juga
4 Langkah Pengambilan Keputusan yang Tepat

Serius deh, rasa minder bisa mengganggu kualitas kerja kamu, GenK. Pekerjaan yang seharusnya bisa kamu selesaikan malah terbengkalai karena kamu terlalu larut di dalam pikiran negatif dan ujung-ujungnya berakhir dengan menyalahkan diri sendiri.

Cara Menghilangkan Rasa Minder

Mulai hari ini semuanya harus diubah. Buat duniamu menjadi lebih baik. Belajarlah berpikir positif, ini bisa jadi cara menghilangkan rasa minder yang paling utama. Selain itu, kami juga akan membagikan 5 cara lain untuk menghilangkan rasa minder di kantor. Yuk lihat apa saja kiat-kiatnya, GenK!

  • Kamu Direkrut Bukan Tanpa Alasan Loh

Sedikit kilas balik, siang itu kamu berangkat ke sebuah perusahaan untuk menjalani interview. Ada 5 orang lainnya di ruang tunggu. Tiga diantaranya sudah punya pengalaman kerja yang bagus. Lain halnya dengan kamu yang baru saja lulus kuliah.

Keesokan harinya pihak HRD meneleponmu, menyampaikan kabar kalau kamu diterima bekerja di perusahaan tersebut. Bagaimana euforia kala itu? Menyenangkan sekali bukan?

5 Cara Menghilangkan Rasa Minder di Kantor 2

Ilustrasi interview kerja (sumber: pexels.com)

Kalau diingat-ingat lagi, dari kelima peserta tersebut, kenapa harus kamu yang dipilih? Pasti ada alasannya dong. Tidak mungkin sebuah perusahaan asal-asalan ketika memilih karyawan yang akan direkrut. Apalagi kalau perusahaan meminta kamu untuk melalui serangkaian interview dan psikotes terlebih dulu. Pasti ada faktor X yang membuat kamu lebih unggul daripada peserta lainnya.

Seandainya pun kamu memang tidak memiliki bakat dan keterampilan yang diperlukan perusahaan, pasti mereka mempekerjakan kamu karena melihat adanya potensi di dalam diri kamu. Ditambah adanya kemauan untuk belajar yang menjadi nilai plus.

Ingat, ini adalah kesempatan besar. Ada segudang pengalaman baru yang menantimu. Sekarang tinggal bagaimana cara kamu untuk menyesuaikan diri di sana, meski membutuhkan beberapa waktu Jadi, jangan biarkan rasa minder menang dan menguasai dirimu, GenK.

  • Cari Tahu Faktor X

Masih berhubungan dengan poin di atas, setiap orang memiliki faktor X atau bisa kita sebut dengan faktor yang menyebabkan kamu spesial dan berbeda dari orang lain. Walau tidak terlihat, jangan sampai disepelekan loh, GenK. Mungkin kamu akan bingung, sebenarnya apa sih kelebihan yang kamu punya? Apa sih hal spesial dari dirimu?

Baca Juga
Manajemen Perhatian agar Mengerjakan Tugas Lebih Efisien

Coba deh cari tahu. Jika seandainya tetap tidak ketemu, meminta bantuan teman juga bisa mempermudah kamu kok. Minta mereka untuk mendeskripsikan dirimu, apa kelebihan dan kekuranganmu, serta apa keunikan yang kamu miliki.

  • Bukannya Tidak Bisa, Hanya Membutuhkan Sedikit Waktu Untuk Belajar

Belajar itu memang tidak ada tenggang waktunya. Sampai kapan pun kamu masih bisa belajar, karena belajar bukan cuma berupa pendidikan di sekolah, tetapi juga bisa diambil dari kehidupan sehari-hari. Rasa minder mungkin juga muncul karena kamu belum terbiasa. Apalagi melihat karyawan lain yang lebih andal, pasti membuatmu ciut.

minder 3

Ilustrasi menentukan target (sumber: pexels.com)

Sekarang kita ubah pola pikirnya.

Jadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk terus maju ke depan.

Belajarlah sedikit demi sedikit hingga kamu berhasil mencapai targetmu. Ini bukan sistem kebut semalam, tetapi proses belajar yang mesti kamu lewati dengan kegigihan dan ketekunan yang membutuhkan waktu lebih untuk dipahami. Coba lihat hasilnya di beberapa bulan mendatang. Apakah keterampilanmu dalam bekerja sudah sesuai target atau bahkan lebih dari itu?

Jangan takut untuk mencoba, karena itu hanya akan membuatmu stuck di tempat.

  • Merasa Tidak Layak di Awal, Tapi Sukses di Masa Depan

Percayakah kamu, agar benar-benar sukses, kamu harus merasa tidak layak terlebih dahulu?

Tidak layak di sini maksudnya adalah kamu tidak memenuhi syarat yang diminta oleh kantor. Dari sana, rasa minder bisa muncul. Padahal seharusnya kondisi seperti ini bisa mendorong kamu untuk melakukan yang lebih.

Kita ambil contoh, misalnya kamu baru diterima kerja dan ini adalah hari pertamamu. Semua pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadamu terasa mudah. Lalu begitu pun di hari-hari berikutnya. Kamu hanya masuk kantor, absen, melakukan pekerjaan, lalu pulang. Terus-terusan seperti itu. Maka tidak ada yang mendorong kamu untuk mempelajari keterampilan baru yang tentunya berguna untuk pengembangan diri. Semua akan terasa monoton, kamu bosan, dan kamu mencari cara untuk keluar dari hidup yang membosankan.

Mau terjebak di siklus seperti itu, GenK? Jangan sampai deh.

Merasa tidak layak dan tidak memenuhi syarat bisa mendorongmu untuk terus maju dan berusaha memberikan yang terbaik. Dedikasi terhadap pekerjaan juga semakin kuat karena adanya ruang untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Seperti yang dikatakan Napoleon Hill, Start going the extra mile and opportunity will follow you.

  • Konsisten dengan Rasa Percaya Diri

minder 4

Ilustrasi percaya diri (sumber: pexels.com)

Kamu adalah orang yang berguna.

Kamu adalah orang yang pantas untuk dihargai.

Dan kamu adalah orang yang pantas untuk bahagia.

Baca Juga
Mengenal Generasi Z, Penerus Generasi Milenial

Tanamkan tiga kalimat itu di benakmu. Jangan biarkan rasa minder menang telak dan malah mengendalikan dirimu ke sisi gelap. Ayo maju dan jangan mau kalah, GenK!

Selangkah demi selangkah harus kamu ambil untuk melepas diri dari perasaan minder yang mengikat. Lalu berlarilah. Berbekal rasa percaya diri, kamu bisa menaklukan dunia. Namun, rasa percaya diri yang sudah mulai tumbuh itu harus tetap dijaga dengan konsistensi, karena orang yang akhirnya mampu bertahan sampai akhir adalah orang yang konsisten.


Itu dia 5 cara menghilangkan rasa minder yang bisa kamu lakukan dan tanamkan di dalam diri sendiri. Kalau kamu punya trik lain, bisa digabungkan dengan kelima tips di atas kok. Yuk dicoba, GenK!

Polling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Creativepreneur & Career

4 Kota yang Menjadi Favorit Para Digital Nomad Indonesia

Creativepreneur & Career

Ingin Jadi Digital Nomad? Kenali Dulu Kelebihan dan Kekurangannya

Creativepreneur & Career

Tips dan Trik Cara Menjadi Digital Nomad Abad ke-21

Creativepreneur & Career

Mengenal Apa Itu Digital Nomad, Si Pengembara Abad ke-21

            Thank u, next!     
Mau inspirasi mengalir deras dan kreativitas anti mandek? Dapetin kurasi konten berkualitas dan undangan eksklusif ke acara-acara seru kreativv ID!
close-link