Tidak Hanya Unicorn, Ini dia 6 Level Valuasi Startup 

Dibaca Normal: 4 menit aja
level valuasi startup

Belakangan ini startup digital sedang banyak diperbincangkan. Di Indonesia sendiri sudah ada sejumlah nama yang masuk ke dalam jajaran level valuasi startup unicorn, yaitu Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, dan OVO. Sedangkan Gojek yang tadinya berstatus unicorn kini sudah naik tingkat menjadi decacorn. Mereka dapat dikatakan unicorn karena memiliki valuasi atau nilai ekonomi bisnis sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun. Valuasi adalah nilai ekonomi dari sebuah bisnis yang angkanya dijadikan sebagai acuan untuk mengukur tingginya potensi bisnis dari sebuah perusahaan. 

Slider
Slider
Slider

Level Valuasi Startup

Namun, untuk dapat mencapai level unicorn, sebuah perusahaan harus melewati beberapa level valuasi terlebih dahulu. Mau tahu apa saja? Mari simak pengetahuan tentang enam level valuasi startup berikut ini.

1. Cockroach

level valuasi startup

Level Cockroach

Cockroach atau kecoa adalah level valuasi startup yang pertama. Biasanya status ini disematkan untuk perusahaan kecil dan baru dirintis yang belum menghasilkan nilai valuasi tinggi. Tapi jangan dipandang sebelah mata loh, karena nyatanya semua perusahaan startup pasti pernah melewati fase ini. Siapa tahu kedepannya nama startup yang tadinya berstatus cockroach mampu melejit dan masuk ke jajaran startup unicorn loh.

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Walau memiliki nilai valuasi yang terbilang kecil, biasanya perusahaan yang berada di level ini sedang giat-giatnya menyusun strategi untuk bisa menarik investor sebagai pemodal yang memberikan modal bisnis. Makanya tidak salah kalau disebut level cockroach, karena kecoa memiliki daya tahan hidup yang tinggi.

2. Ponies

Level Ponies

Lanjut ke level startup yang berikutnya yaitu ponies dengan lambang kuda poni berukuran mini. Level ponies adalah status yang disematkan untuk perusahaan yang memiliki nilai valuasi sebesar USD 10 juta atau setara dengan Rp 140 miliar. 

Perusahaan yang sudah menyentuh level ini adalah perusahaan-perusahaan yang mampu bertahan dan berhasil mengembangkan startup-nya. Mereka harus terus berupaya meyakinkan investor untuk menanamkan modal agar nilai valuasinya kian besar. Seandainya sebuah perusahaan mampu bertahan di level ini, tidak menutup kemungkinan kalau mereka akan semakin berkembang dan naik ke level berikutnya.

Baca Juga
Ingin Kerja di Agency? Pahami Dulu Pengertian dan Jenis-Jenisnya

3. Centaurs

level valuasi startup

Level Centaurs

Centaur adalah makhluk mitologi Yunani yang memiliki bentuk tubuh seperti kuda dengan kepala dan badan seperti manusia. Nah, makhluk mitologi Yunani ini dipilih sebagai simbol untuk level valuasi startup centaurs. Level centaurs adalah perusahaan dengan nilai valuasi yang lebih tinggi daripada level sebelumnya, yakni sampai menyentuh angka USD 100 juta atau setara dengan Rp 1,4 triliun.

Seandainya perusahaan mampu mempertahankan nilai valuasi mereka, semakin mudah pula untuk menarik investor. Dengan banyaknya jumlah investor yang menanam modal, kemungkinan untuk menambah nilai valuasi pun semakin besar deh. Tetap giat mengembangkan perusahaan yah, karena level unicorn sudah di depan mata!

Slider
Slider
Slider
Artikel Terkait
Creativepreneur and Career

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Membuat Mind Mapping

Creativepreneur and Career

Biar Makin Solid, Lakukan Tips Ini Untuk Menjadi Team Leader

Creativepreneur and Career

Gangguan Saat Wawancara Online Bikin Bete? Atasi dengan Tips Ini

Creativepreneur and Career

Cara Membuat Portofolio Kreatif

Creativepreneur and Career

5 Jenis Pekerjaan Buat Kamu yang Hobi Menggambar

Creativepreneur and Career

8 Tips Memilih Foto LinkedIn yang Tepat dan Profesional

Quizzes

Slider
      TRENDING
#Trending
Next >>
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link