Kenapa Proses Kreatif Itu Penting?

Dibaca Normal: 5 menit aja
proses kreatif

Untuk menghasilkan karya yang hebat, kamu harus melalui banyak mekanisme terlebih dahulu. Salah satunya adalah tahap mencari ide dan membuat konsep perancangan yang matang lewat sebuah proses kreatif. Proses produksi terbagi menjadi tiga tahap, yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. 

Ibarat membangun sebuah rumah, tahap pra-produksi adalah fondasinya. Mulai dari menggodok ide, sampai perancangan konsep. Semua dilakukan pada tahap tersebut. Jadi wajar saja kalau kamu memerlukan waktu yang panjang untuk merancangnya. Teknik mencari ide seperti ini disebut dengan proses kreatif. Mau kamu seorang desainer grafis, ilustrator, filmmaker, fashion designer, penulis buku, software engineer, dan lain-lain pasti harus melalui proses kreatif terlebih dahulu.

Apa Itu Proses Kreatif?

proses kreatif 1

Ilustrasi brainstorming (sumber: unsplash.com)

Proses kreatif adalah kegiatan di mana kamu mengerahkan seluruh kemampuan yang kamu miliki untuk melahirkan dan mengelola suatu ide. Proses ini bertujuan untuk mematangkan perencanaan sebelum direalisasikan. Dalam sistem ini tidak ada yang namanya batasan. Tidak akan ada orang lain yang memarahimu jika ternyata salah. Tuangkan semuanya. Buatlah ide-ide gila di luar kepala tanpa perlu khawatir.

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Bayangkan kamu datang ke sebuah tempat pemancingan. Sialnya hari itu kamu memerlukan waktu berjam-jam untuk memancing barang satu ikan saja. Sama halnya dengan mencari ide. Tidak ada yang instan meski kamu kepepet sekalipun. Memang tidak mudah. Sehingga membutuhkan jangka waktu yang tidak sebentar. Baik disadari atau tidak, semua orang pasti pernah melalui fase ini. 

Kami ambil contoh dari hal yang paling sederhana. Kamu ingin mengunggah foto di Instagram, tetapi sebelumnya kamu mencari referensi presets foto di Pinterest terlebih dahulu. Ini juga sudah termasuk ke dalam teknik pencarian ide.

Semua Orang Pasti Kreatif

proses kreatif 2

Ilustrasi menggambar (sumber: pexels.com)

“Saya harap bisa menjadi salah satu orang yang kreatif, tapi saya tidak memilikinya di dalam diri saya”. Ayo mulai sekarang coba buang jauh-jauh pemikiran seperti itu. Pada dasarnya setiap orang memiliki potensi kreatif. Perbedaannya adalah ke mana orang tersebut akan membawanya.

Misal kamu produktif banget kalau disuruh menggambar, maka kamu mengarahkannya ke dunia ilustrasi. Kamu suka berbicara di depan umum, maka kamu mengarahkannya ke dunia public speaking. Sesederhana itu. Ironisnya kebanyakan dari mereka tidak tahu kalau ada hal yang terdokumentasi saat mereka melewati mekanisme tersebut. Sehingga mereka menganggapnya sebagai kebiasaan. Mereka tahu mekanismenya meskipun mereka tidak tahu apa itu proses kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Creativepreneur and Career

Mengenal Apa Itu Copyright, Anak Kreatif Wajib Tahu

Creativepreneur and Career

Mengenal Apa Itu Digital Nomad, Si Pengembara Abad ke-21

Creativepreneur and Career

5 Aplikasi Akuntansi Ini Bisa Catat Keuangan Tanpa Ribet

Creativepreneur and Career

Tabungan Sering Minus? Coba Deh, Cara Mengatur Keuangan Berikut!

Creativepreneur and Career

Lookbook: Buku Panduan Bikin Bisnis Fashion Sukses

Creativepreneur and Career

5 Pekerjaan Freelance Untuk Mahasiswa yang Banyak Dicari Perusahaan

Quizzes

Slider
      TRENDING
#CoronaVirus
Next >>