Creativepreneur and Career

Jalan Panjang Menjadi Unicorn, Yuk Kenali Berbagai Tahapan Funding Startup!

Tahapan funding 4

Kamu mungkin mengenal istilah level unicorn dan decacorn untuk mengukur nilai valuasi sebuah startup. Tapi tahukah kamu bagaimana cara perusahaan-perusahaan tersebut bisa memiliki nilai valuasi hingga level tersebut? Pada umumnya, setiap perusahaan startup yang telah memenuhi kualifikasi tertentu dapat mengajukan model pendanaan yang kemudian dibagi dalam beberapa tahapan. Berikut ini ragam tahapan funding yang umumnya diterima oleh startup

1. Seed Round 

Tahapan funding 1

Sumber: ijhill.org

Tahapan funding pertama yang umumnya diterima oleh startup dinamakan dengan istilah seed round. Pada tahapan awal ini, seed funding digunakan untuk keperluan riset pasar dan produk yang dikembangkan serta identifikasi target konsumen dan pasar yang sesuai. Seed round kerap dimanfaatkan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan sistem pendukung guna menyelesaikan prototipe produk yang sedang dibuat. 

 Untuk dunia startup Tanah Air sendiri, jumlah yang biasanya diberikan pada tahapan funding ini berkisar antara Rp500 juta sampai Rp2,5 miliar. Jumlah tersebut dapat bervariasi berdasarkan dengan biaya yang diperlukan oleh perusahaan tersebut. Perhitungan yang dipakai untuk menentukan besarnya dana ini biasanya diambil dari biaya pemasaran, gaji, sewa kantor, dan lainnya. Sumber seed funding pun terbilang beragam, bisa dari lingkungan keluarga, kolega, angel investor, hingga simpanan pribadi sang pemilik. 

2. Angel Round 

Berlanjut ke tahapan funding startup berikutnya, yaitu angel round. Pencapaian sebuah perusahaan dimulai dengan uji coba rancangan awal atau prototipe produk mereka yang kemudian didemokan pada lingkup internal. Keterbatasan dari jumlah yang diperoleh dari seed round biasanya menjadi alasan startup untuk melanjutkan pendanaan ke tahap angel round

Di sini, perusahaan kemudian mencari bantuan dana dari luar lingkungan keluarga dan teman. Yaitu pada pemilik modal besar yang biasanya telah memiliki usaha mapan dan mencapai keamanan finansial total. Para angel investor ini sesuai namanya merupakan individu atau kelompok yang memiliki kemampuan finansial tinggi dan bersedia memberikan bantuan dana ke entitas bisnis lainnya. 

Dikutip dari halaman blog Rob Kelly,  tahapan funding lewat angel investor sendiri bisa mengambil bentuk berupa hutang yang punya potensi untuk dikonversi ke saham tertentu. Beberapa di antaranya bahkan bisa dikonversi ke tahapan funding berikutnya, yaitu Series A. 

Baca Juga :   Startup vs Corporate: Mana yang Harus Kamu Pilih?

3. Series A 

Tahapan funding 2

Sumber: entrepreneur.com

Seri A adalah tahapan funding ketika produk dari startup tersebut telah mencapai tahap Beta dan siap mendapat pengguna dengan jumlah tertentu. Setelah mendapatkan user base dan berjalan dengan mendapatkan pasar, maka ini adalah waktu bagi sang founder untuk mulai melakukan scaling produk mereka ke wilayah lain yang memiliki ciri khas yang sama. Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah mencari tahu model bisnis yang tepat.

Besar dana yang didapatkan dari Seri A cukup bervariasi, tapi rata-rata di Indonesia berkisar antara Rp10 miliar hingga Rp33 miliar. Nominal yang didapat pada pendanaan tahap ini bisa jadi lebih besar, tergantung dari seberapa besar potensi dan kemampuan yang dimiliki startup tersebut. Penyuplai Seri A biasanya berasal dari beberapa investor sekaligus yang memiliki keahlian dan koneksi yang luas.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Bikin Iklan Soft Selling untuk Gaet Pelanggan? Gini Tips Buatnya!

Creativepreneur and Career

Kelebihan dan Kekurangan Marketplace yang Wajib Diketahui Entrepreneur

Creativepreneur and Career

Prinsip Teamwork Paling Efektif Biar Tim Kamu Bisa Bekerja dengan Maksimal

Creativepreneur and Career

Pekerjaan Sampingan dengan Gaji Ter-‘Wow’ untuk Software Developer