Creativepreneur and Career

Mengenal Era Baru Technopreneur dalam Revolusi Industri 4.0

technopreneur

Technopreneur? Wah, apa itu ya? Kamu sendiri sudah pernah dengar belum, GenK? Jadi nih, istilah technopreneur atau teknopreneur adalah salah satu rencana Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bakal melaksanakan program “Menuju Seribu Teknopreneur” untuk bisnis dalam era digital. Nggak hanya itu, Kemenkominfo juga sudah menjelaskan kalau teknopreneur adalah bagian dari ekonomi digital kreatif saat ini. Lantas, apa itu teknopreneur? Mari kita pelajari bersama-sama!

Pengertian Technopreneur

pengertian-technopreneur

Ilustrasi pekerjaan teknopreneur (Sumber: unsplash.com)

Technopreneur berasal dari dua kata yang digabung, yakni technology dan entrepreneur. Jika diartikan, maka pengertiannya adalah suatu bisnis atau peluang usaha yang berkembang dengan memanfaatkan peranan teknologi.

Tapi sayangnya, di Indonesia sendiri kondisinya masih minim teknopreneur. Padahal, negara kita butuh lebih banyak entrepreneur yang dapat mengembangkan perekonomian dan bersaing dengan negara maju yang ada di dunia. Jadi, lulusan perguruan tinggi nggak cuma perlu mencari pekerjaan, tapi juga mampu untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Kehadiran teknologi mempermudah generasi sekarang untuk menjadi entrepreneur. Prosesnya nggak sesulit dulu. Jadi, kamu bisa memulai bisnismu sekarang, dan mengembangkannya dengan media teknologi. Apalagi, masyarakat terus mengalami peningkatan daya konsumsi terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Jadi, teknopreneur memang semakin dibutuhkan.

Perbedaan Technopreneur dan Entrepreneur

teknopreneur-dan-entrepreneur

Ilustrasi orang bekerja (Sumber: unsplash.com)

Jika melihat konsep technopreneurship, sebenarnya kita bisa melihat perbedaan mendasar di antara keduanya. Dari pengertiannya, teknopreneur merupakan suatu usaha dengan cara mengoptimalkan teknologi. Sementara, entrepreneur merupakan seseorang yang melakukan aktivitas usaha atau istilahnya wirausahawan. Keduanya memiliki tujuan sama tapi motivasi berbeda.

Teknopreneur harus mampu bersikap revolusioner dengan mengikuti perkembangan teknologi yang sangat pesat, untuk mengembangkan bisnisnya. Sementara itu, entrepreneur harus mampu memotivasi diri sendiri maupun tim dan meraih sukses dengan cara mengembangkan konsep serta ide bisnis. Tujuannya supaya bisa bersaing ketat dengan kompetitor. Mereka harus mampu meraih peluang yang ada untuk menang dari pesaingnya.

Baca Juga :   Mengenal Klasifikasi UMKM dan UKM di Indonesia, Entrepreneur Wajib Tahu!
About author

Related posts
Creativepreneur and Career

5 Tips menjadi Influencer Instagram Sukses di Tahun 2021

Creativepreneur and Career

5 Cara Super Simple untuk Bikin Konten LinkedIn Banjir Likes dan Comments

Creativepreneur and Career

6 Tips Memulai Bisnis Online Untuk Pelajar, Pegawai dan Ibu Rumah Tangga!

Creativepreneur and Career

Tips Mengelola Banyak Akun Media Sosial Biar Kamu Makin Cuan