Creativepreneur and Career

Yuk, Ketahui Peluang Usaha Konveksi Beserta Tips dan Cara Memulainya!

bisnis-konveksi

Usaha konveksi merupakan suatu bisnis dengan memproduksi pakaian secara massal. Dengan kata lain, membuat pakaian dalam partai besar, sesuai dengan permintaan. Biasanya, produknya yaitu seragam organisasi atau perusahaan, kaus polo, kemeja, jaket dan sebagainya. Nah, ternyata di Indonesia, peluang usaha ini punya permintaan pasar yang tinggi, lho. Sebab, pakaian pada dasarnya adalah kebutuhan pokok manusia. Yuk, kita pelajari lebih lanjut tentang peluang usaha ini.

Peluang Usaha Konveksi

Sumber Gambar : unsplash.com

Seperti bisnis pada umumnya, konveksi juga terus mengalami perubahan tren. Fungsinya juga selalu berubah. Misalnya, saat lebaran, maka permintaan pakaian meningkat, sehingga potensinya makin besar. Apalagi, kamu bisa bikin pakaian apa aja, mulai dari kaus, jaket, kerudung, mukena dan masih banyak lagi. Terus, usaha ini juga bisa dijadikan bisnis rumahan. Makanya, bisa juga mempekerjakan orang terdekat, seperti saudara, keluarga atau tetangga.

Peluang usaha konveksi itu besar. Ada dua hal yang membuat peluangnya tinggi. Pertama, konveksi bisa dimulai dengan modal yang minim saja. Bahkan, dengan dana mulai dari Rp 2 jutaan sampai Rp 15 jutaan, kamu udah bisa mulai. Tentu saja dana tersebut juga disesuaikan dengan alat-alat produksi, tempat usaha, karyawan serta biaya pemasaran yang kamu perlukan.

Kedua, pasar bisnis untuk usaha ini sangat luas. Kenapa bisa begitu? Apalagi, usaha kaus sebagai contohnya. Ini karena kaus merupakan pakaian yang praktis, juga nyaman dikenakan. Kaus juga cocok dengan kondisi negara tropis tempat kita berada. Lalu, kaus itu unisex, artinya bisa untuk pria dan wanita. Makanya, pasarnya jadi luas banget.

Cara Memulai Usaha Konveksi

Sumber Gambar : unsplash.com

Cara ini merupakan langkah untuk memulai usaha. Ada empat langkah untuk dilakukan, yaitu:

Pertama, tentukan produk yang mau kamu produksi. Kamu mau bikin pakaian apa, ini hal pertama yang harus dipikirkan. Apakah itu baju anak, kaus pria dan wanita atau mungkin kemeja. Mau untuk gaya casual, formal, seragam perayaan atau lainnya. Tentukan juga branding dan strategi pemasarannya.

Baca Juga :   Memahami Manajemen Risiko Agar Bisnismu Berjalan Lebih Lancar

Kedua, siapkan modal yang cukup. Modal ini tergantung pada persiapan dan juga strategi kamu untuk memulai usaha. Kalau mau memproduksi banyak atau ready stock, maka butuh modal yang cukup besar.

Nah, ketiga adalah menentukan lokasi usaha. Kalau nggak ada modal besar, nggak masalah. Kamu bisa mulai usaha ini di rumah aja. Sediakan satu tempat khusus untuk konveksi. Akan tetapi, kalau modal kamu cukup, boleh banget dipertimbangkan menyewa tempat usaha. Pilih yang strategis tempatnya.

Lalu, keempat dan terakhir adalah memilih supplier. Maksudnya yaitu supplier untuk bahan konveksi, penjahit, percetakan serta label pakaian. Sedikit tips, cari supplier di lokasi dekat dari bisnis kamu, biar biaya produksi nggak tinggi.

Kemudian, pilih supplier yang punya pasokan pendukung. Contohnya, supplier kamu nggak cuma bisa menjahit. Tapi juga sedia bahan dan sablon. Lalu, tips terakhir yaitu pastikan supplier tersebut punya reputasi yang baik, dan juga berkualitas.

Tips Menjalankan Usaha Konveksi

usaha konveksi

Sumber Gambar : unsplash.com

 

Kamu sudah tahu langkah-langkah mendirikan usahanya. Ada lagi tips untuk memulainya, yaitu kamu lebih cocok menjalankan bisnis model B2B (business-to-business). Soalnya, kamu bakal lebih untung jika menjual langsung ke perusahaan atau instansi. Mereka pasti perlu pakaian dalam jumlah besar.

Atau, tips lainnya, kamu bisa pertimbangkan jadi agen grosiran. Ini cocok buat kamu yang masih belum banyak dana. Nah, kamu bisa jadi supplier kaus polos. Jadi, nggak perlu melakukan sablon kaus. Kamu juga bisa bikin brand sendiri, lho. Ini bisa membuat harga jual kausnya lebih tinggi.

Rupanya, usaha konveksi berpeluang tinggi, ya, di Indonesia. Bahkan kamu bisa mulai dengan usaha rumahan dulu. Kalau modalnya masih minim. Siapa tahu, usaha ini memang cocok buat kamu dan bisa berkembang jadi bisnis besar. Semangat!

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Yuk, Belajar Content Marketing Sebagai Strategi Efektif untuk Menarik Customer

Creativepreneur and Career

Kenali Perbedaan Marketing dan Advertising Biar Nggak Rancu

Creativepreneur and Career

4 Manfaat Dari Penggunaan Brand Avatars Yang Harus Kamu Tahu

Creativepreneur and Career

Strategi Marketing Visual untuk Promosi yang Efektif di Era Digital