Arsitektur & Interior

Desain Interior untuk Gaya Hidup Sehat dengan Desain Biofilik

Masa pandemi ini telah mengharuskan masyarakat untuk merubah gaya hidupnya. Masyarakat sudah menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas dimanapun mereka berada. Selain masyarakatnya, lingkungan sekitar juga turut berkembang untuk mendukung gaya hidup yang baru ini contohnya adalah Desain Interior.

Desain Interior akan terus berkembang untuk bisa menjawab kebutuhan manusia terutama saat berkativitas. Di masa pandemi ini Desain Interior telah berupaya mengeluarkan berbagai konsep dan ide desain yang mampu mendukung aktivitas dan gaya hidup baru yang lebih sehat.

Salah satu konsep desain interior yang sedang tren di banyak negara masa pandemi ini yakni Desain Biofilik. Desain biofilik mampu membawa dan menyatukan nuansa alam kedalam ruangan. Pada umumnya, desain Biofilik bisa diterapkan di banyak ruang interior seperti rumah tinggal, kantor, fasilitas publik dan komersial.

Desain Biofilik mampu memberi manfaat positif bagi seseorang, berikut manfaat yang bisa didapat dari konsep Biofilik ini :

  • Memperbaiki kualitas udara dalam ruang
  • Meningkatkan mood dan kesehatan mental
  • Meningkatkan produktifitas dan kreativitas

Sebelum kamu mengaplikasikan konsep biofilik ini kamu harus terlebih dahulu mengenal elemen yang biasa ditemukan dalam desain biofilik, hal ini dikarenakan desain biofilik tidak hanya sekedar meletakkan tanaman dalam ruang namun lebih mengarah ke mengadirkan suasana alam ke dalam ruang Interior. Berikut elemen-elemen yang biasa ada dalam desain biofilik :

  1. Tanaman dalam Ruangan

Sumber Gambar : Unsplash.com

Keberadaan tanaman dalam ruangan seleani mempercantik interior, tanaman juga bisa berperan dalam membersihkan udara dari berbagai racun dari luar ruangan yang membuat secara tidak langsung tanaman memberi dampak positif terhadap kesehatan seseorang.

penggunaan tanaman alami merupakan cara termudah saat kamu ingin mencoba desain biofilik. Kamu bisa mulai dari menggunakan tanaman berukuran kecil yang perawatannya mudah.

Berikut beberapa jenis tanaman yang bisa meningkatkan kualitas udara dalam ruang : Lidah Mertua, Lidah Buaya, Peace Lil, Daun Ivy, Serai, Lavender, Rosemary dan masih banyak lagi.

  1. Pemanfaatan material alami

Desain Biofilik

Sumber Gambar : Unsplash.com

Penggunaan material alami seperti seperti kayu, bamboo, rotan, batu alam dalam desain biofilik bisa membuat ruangan terlihat lebih bagus dengan memberikan suasana hangat yang menenangkan. Selain itu material alami juga baik untuk kesehatan mental yakni untuk meminimalisir stress dan membuat seseorng lebih tenang dan terpusat.

  1. Cahaya alami

Sumber Gambar : adsttc.com

Pencahayaan alami merupakan sitem penchayaan yang bersumber dari alam yakni matahari. Dalam desain biofilik, sinar matahari selain mampu memberi asupan Vitamin D dalam tubuh, juga bisa menghasilkan hormon endorphin/ keabahagiaan, juga bisa membuat seseorang menjadi lebih fokus.

Pengadaan jendela atau bukaan lainnya bisa menjadi jalur masuk sinar matahari ke dalam ruang. Namun, semakin banyaknya bukaan bisa membuat ruangan bisa terasa panas terutama bangunan yang berada di negara beriklim tropis.

  1. Sirkulasi udara terbuka

Sumber Gambar : unsplash.com

Kehadiran udara segar dalam ruang juga merupakan bagian penting dalam desain biofilik.Untuk mendapatkan udara segar yang banyak maka diperlukan adanya bukaan seperti jendela atau ventilasi (roster) sebagai jalur keluar masuknya udara. Udara segar bisa membersihkan racun yang ada didalam ruang,  meningkatkan imun tubuh, dan bisa meningkatkan konsentrasi.

  1. Warna dan tekstur berbasis alam

Desain Biofilik

Sumber Gambar : unsplash.com

Saat memilih warna yang cocok untuk menciptakan ruang biofilik, kita harus melihat warna yang ada di alam. Ini adalah warna yang terinspirasi secara alami yang dapat membantu kita merasa lebih baik di tempat kita tinggal, tidur, dan bekerja. Contohnya seperti warna langit, lautan, tumbuhan yang hijau dan tanah.

  1. Adanya unsur air

Desain Biofilik

Sumber Gambar : unsplash.com

Keberadaan unsur air juga meryupakan bagian dari interior biofilik, bunyi percikannya bisa bermeran dalam mengurangi stress dan meningkatkan rasa tenang. Keberadaan air juga bisa membantu meningkatkan konsentrasi saat bekerja.

Setelah mengenal lebih dalam Desain Biofilik ini semoga mampu memotivasi kamu untuk lebih dekat lagi dengan alam karena efek dari alam inilah yang bisa buat kamu menjadi individu yang lebih sehat baik itu sehat secara fisik dan mental terutama saat di masa pandemi ini.

Oleh : Audrey Donabella – Universitas Kristen Petra Surabaya
About author

Related posts
Arsitektur & Interior

DIY Cara Cetak Foto di Kayu untuk Ide Bisnis, Coba Yuk!

Arsitektur & Interior

Tips Mendesain Lobi Konsep Industrial Modern yang Stylish!

Arsitektur & Interior

Inspirasi Hunian Lansia karya Van Aken Architect

Arsitektur & Interior

Ini Dia Tips&Tricks dalam Mendesain Interior Kantor untuk Menjadikanmu Lebih Produktif!