Creativepreneur and Career

Design Thinking, Skill Mencari Solusi yang Dibutuhkan di Zaman Sekarang

design thinking

Berawal dari Proses Kreatif

design thinking 3

Ilustrasi proses kreatif (sumber: pexels.com)

Proses kreatif adalah fase yang penting dalam membuat sebuah rancangan ide. Kalau kamu belum tahu apa artinya, kamu bisa baca artikel mengenai proses kreatif yang pernah kami tulis. Terus apa hubungannya dengan berpikir desain?

Kalau proses kreatif merupakan proses untuk mencari ide, berpikir desain merupakan proses yang dilakukan untuk mengembangkan ide tersebut. Mencari tahu apakah idemu memiliki value untuk mampu memenuhi keinginan pengguna. Ini membuktikan bahwa keduanya saling berkaitan satu sama lain.

Pada proses pencarian ide saja sudah membutuhkan waktu yang panjang. Apalagi saat kamu masuk ke proses berpikir desain. Kamu akan menghadapi banyak hal yang lebih kompleks. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika kamu akan turun langsung untuk melakukan survei pasar.

Elemen Penting dalam Design Thinking

design thinking 4

Ilustrasi mencari tahu kemauan user (pexels.com)

Berpikir desain pertama kali diperkenalkan oleh David Kelley dan Tim Brown yang merupakan pendiri IDEO. IDEO sendiri merupakan sebuah firma desain dan konsultan desain. Memiliki latar belakang desain produk yang berbasis inovasi.

Mereka membagi design thinking menjadi beberapa elemen. Sebagai desainer wajib banget mempelajari hal ini loh. Supaya kamu tahu harus memilih metode seperti apa untuk menyelesaikan suatu masalah. Yuk simak apa saja elemennya!

1. People Centered

People centered menjadi elemen yang paling utama, karena modelnya benar-benar sesuai dengan cara berpikir desain. Elemen ini merupakan metode pendekatan yang dilakukan dengan cara berpusat pada pengguna. Benar-benar pengguna. Maksud metode ini adalah apa pun yang kamu buat harus bisa menjawab apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pengguna. Karena merekalah yang menjadi target utama kamu.

2. Highly Creative

Berikutnya adalah highly creative. Elemen ini mengajarkan kamu untuk menuangkan kreativitas sebebas-bebasnya pada proses kreatif. Tidak akan ada kata benar dan salah dalam metode ini. Keluarkan saja semua ide kreatif yang ada di benakmu. Karena pada dasarnya desain tidak menganut aturan yang kaku dan baku dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Bayangkan jika desain itu kaku dan terikat aturan. Ini sama saja seperti menyelesaikan soal matematika. Jawabannya akan selalu seragam. Kemudian hasil akhirnya hanya ada dua opsi, yaitu benar atau salah.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Ideal untuk Pebisnis Pemula, Kenalan dengan Bisnis Model Canvas Yuk!

Creativepreneur and Career

Pengertian Temperatur Market dan Cara Mengoptimalkannya untuk Kesuksesan Bisnismu

Creativepreneur and Career

10 Skill Wajib di Tahun 2025 yang Perlu Kamu Milik

Creativepreneur and Career

Cara Cepat Meningkatkan Bisnis Online Dijamin Berhasil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *