Community

Eko Nugroho: Dari Sudut Kota Pelajar hingga ke Mancanegara

Indonesia tidak pernah kehabisan cerita tentang orang-orang berprestasi. Salah satunya adalah Eko Nugroho, seniman asal kota Jogja yang telah malang melintang berpameran di berbagai galeri seni lokal, galeri seni nasional, sampai galeri seni internasional. Semua petualangan berkesenian khususnya di ranah desain komunikasi visual pernah dicicipinya. Awal proses kreatifnya hanya didasari karena Eko Nugroho sangat menyukai dan mencintai menggambar. Tidak pernah terbayangkan menjadi seorang seniman karena memang awalnya ia mempunyai cita-cita sebagai pilot. Pada suatu saat, ia merasa bahwa semakin mencintai kesenian karena kesenian bisa menjadi terapi bagi dirinya sendiri. Dukungan orang tua saat itu ialah memotivasi untuk sekolah yang benar sukur sampai lulus kemudian dapat kerja agar dapat membantu ekonomi keluarga. Pesan inilah yang sangat merekam dalam pikiran Eko Nugroho. Meskipun orang tua kurang memberi dialog dalam hal pendidikan namun motivasinya sungguh memberikan ruang kebebasan kepada Eko Nugroho untuk memilih sekolah asal bertanggung jawab.

Eko Nugroho

sumber: ekonugroho.or.id

Persoalan hidup seperti kebahagiaan, kesedihan, keindahan, kejujuran dan masih banyak lagi perasaan terdalam yang mampu keluar lewat berkesenian yang ia geluti. Jiwa berkesenian Eko, tampaknya selalu rindu untuk memberikan telaga wawasan dan pengetahuan seni rupa bagi siapa saja yang mau menerimanya dengan pikiran terbuka. Ada samudera dalam diri Eko yang takkan surut ditelan waktu. Filosofinya dalam berkarya, mampu menjawab tantangan zaman yang makin pelik. Disamping berkarya sebagai seniman, Eko juga mempunyai beberapa lini bisnis lainnya yang masih berkaitan dengan dunia seni, salah satu lini bisnisnya kelas seni, diperuntukkan bagi anak-anak. Melalui sesi yang bertajuk Contemporary Artist Dari Jogja Lalu Mendunia, Kreativv ID berhasil mengadakan pembicaraan penuh inspirasi bersama Eko Nugroho. Langsung simak aja obrolan serunya berikut ini!  

Kreativv ID: Mungkin kita bisa mulai dari perkenalan dulu nih Mas Eko buat teman-teman yang masih belum tahu sosok mas dan fakta-fakta menarik yang perlu GenKreativv ketahui seputar awal karir mas hingga sampai sekarang? 

Eko: Perkenalan secara resminya mungkin sejak saya bersekolah di sekolah Menengah Seni Rupa Yogyakarta dan di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Tapi menurut orang tua, sejak saya berusia 4 tahun, saya mulai suka menggambari dinding rumah dengan batu bata, dan menggambari hamparan halaman tanah dengan batu. Terus berlanjut dengan perubahan yang terjadi di dunia seni kontemporer di Indonesia pas zaman dulu. Saat itu, senioritas seniman era 90’an sangat terasa. Hanya beberapa ruang alternatif yang ada, sedangkan galeri-galeri maupun kantong-kantong budaya didominasi oleh acara kesenian dari para seniman senior. Keadaan yang demikian membentuk kita sebagai penonton pasif. Minim sekali dialog terbuka dan workshop. Untungnya akhirnya banyak bermunculan gerakan-gerakan alternatif seperti Cemeti art House, Apotik Komik, Taring padi, RuangRupa dan Dagingtumbuh yang berusaha memberikan nafas berkesenian secara lebih segar.

Eko Nugroho

sumber: instagram.com/formwa

Eko: Bagi saya, seni yang baik adalah kehidupan itu sendiri. Ketika kita menjadi bagian sebuah kehidupan yang luas dengan segala hiruk pikuknya, maka kita akan menemukan kesenian yang abadi. Yang tidak akan pernah kehabisan ide dan kreatifitas. Menurut saya, cukup penting bagi seniman untuk tidak menghindari kenyataan, karena seniman tidak hanya hidup di ruang fantasi, tetapi juga nyata dalam realitas. Jika karya seni merupakan bagian dari kepingan kehidupan, maka metode berkarya secara kritis akan terus membuka peluang untuk datangnya ide-ide baru. Ketika kita berpikir secara kritis terhadap sesuatu, maka sebenarnya kita juga kritis terhadap diri kita sendiri dan karya kita.

About author

Related posts
Community

RUANG INDIEPENDEN 2022 IS BACK

Community

Simplicity of Love : Event for Couple

Community

Semangat Membangun Negeri dari AVO Innovation Technology Lewat Suksesnya Acara Future League Summit 2021

Community

PPKM diperpanjang, Fenomena ‘Nge-war’ Lilin Aromaterapi Malah Jadi Trend!