GenK LIFE

Fakta tentang Anak Tunggal, Kamu Banget Nggak, Nih?

fakta-tentang-anak-tunggal

Manja, egois, nggak bisa mandiri, ansos, susah bernegosiasi dan masih banyak lagi anggapan miring yang hingga kini banyak dipercaya sebagai fakta tentang anak tunggal. Yups, di masyarakat kita anak satu-satunya memang kerap dicap negatif karena sejak kecil bermandikan cinta dan kasih sayang penuh dari kedua orang tuanya dan juga kakek neneknya, sehingga tumbuh menjadi sosok yang nggak peduli dengan sekitar. Daripada penasaran, yuk, intip fakta seputar anak tunggal yang jarang diketahui:

1. Anak Tunggal Dianggap Egois

fakta-anak-tunggal-dianggap-egois

Ilustrasi anak tunggal yang seringnya egois (Sumber: itwpa.com)

Fakta tentang anak tunggal yang pertama adalah mereka egois. Hal ini merujuk pada sebuah studi yang melibatkan sekitar 2.500 responden yang merupakan anak tunggal usia remaja di Belanda. Menurut studi, anak tunggal umumnya nggak bahagia, punya krisis harga diri atau masalah sosial lainnya.

Sementara itu, menurut penelitian di Tiongkok, disebutkan bahwa anak tunggal sulit menyesuaikan diri, dan karena nggak punya saudara, mereka juga jadi kurang berempati atau terkoneksi dengan orang. Eits, tapi itu nggak selalu benar, lho. Pasalnya, di luar sana ada banyak anak tunggal yang justru mampu berbagi, memikirkan orang lain dan juga memiliki kepribadian lebih baik daripada mereka yang punya saudara.

2. Punya Ikatan Emosi yang Sangat Erat dengan Orang Tua

anak-tunggal-ikatan-dengan-orang-tua

Anak tunggal punya ikatan kuat dengan orang tua (Sumber: cf.ltkcdn.net)

Terlahir sebagai the one and only child dalam sebuah keluarga membuat anak tunggal hidup dengan curahan kasih sayang tiada henti dari kedua orang tuanya. Perhatian, materi hingga waktu mereka dapatkan secara utuh tanpa harus berbagi dengan kakak atau adik.

Ini ternyata berdampak positif, lho. Mereka bertumbuh menjadi pribadi dengan jiwa yang kreatif. Selain itu, anak tunggal juga bisa berkembang sebagai sosok yang kuat ikatan emosinya dengan kedua orang tua. Karena dekat secara emosi, anak tunggal pun sangat bisa diandalkan.

Serius, bertanggung jawab dan berhati-hati kepada orang tua adalah sifat positif yang dimiliki anak tunggal. Karena dari kecil hingga dewasa mereka banyak menghabiskan waktu dengan orang tua, anak tunggal jadi nggak ragu untuk berbagi mimpi, harapan dan ide-idenya. Berdasarkan sebuah studi, karena tumbuh dalam kondisi lingkungan keluarga yang seperti ini membuat struktur otak anak tunggal jadi lebih berkembang aktif.

Baca Juga :   5 Dilema Quarter Life Crisis yang Kerap Menghantui Milenial
About author

Related posts
GenK LIFE

Mengenal Diet Pegan, Tren Unik yang Lagi Hits di Tahun 2021

GenK LIFE

Sering Overthinking? Ini Tips Meditasi yang Ampuh Jaga Pikiranmu Tetap Fokus

GenK LIFE

Buat Yang Lagi Intermitten Fasting, Ini Dia Minuman Yang Boleh Dikonsumsi!

GenK LIFE

Gak Cuma Sakti di Film dan Manga, Ini Dia Fakta Mengenai Ninja!