Film, Animasi & Video

Mengenal Apa Itu End Slate, Filmmaker Harus Tahu Fungsinya Nih

end-slate

Saat memproduksi sebuah film, maka akan ada banyak sekali peralatan yang kamu butuhkan, di mana setiap peralatan tersebut memiliki fungsi masing-masing. Salah satu alat yang nggak boleh ditinggalkan saat syuting adalah clapper board yang berhubungan dengan end slate. Suara dari clapper board nantinya dipakai untuk menandai footage video dan audio untuk kemudian diolah oleh film editor pada tahap pasca produksi film.

Sampai di sini, apakah penjelasan kami ini membuatmu bingung, GenK? Kalau gitu, yuk baca terus artikelnya biar kami jelaskan lebih lanjut mengenai peralatan penting dalam proses produksi film. Baca pelan-pelan dan pahami dengan baik, yah!

Apa Itu End Slate?

clapper-board-dalam-proses-produksi-film

Clapper board untuk pembuatan film (Sumber: unsplash.com)

Setelah membahas apa itu clapper board pada artikel sebelumnya, kamu pasti bertanya apa bedanya dengan end slate yang biasa muncul saat tim memproduksi sebuah film. Buat kamu yang masih bertanya-tanya,  sebenarnya end slate adalah slate yang sengaja disisipkan dan muncul di akhir adegan. 

Sutradara akan menggunakannya jika angle yang menyorot adegan pembuka nggak memungkinkan disisipi clapper board, bisa jadi karena ruang adegan yang sempit atau ketika ada momen yang harus ditangkap dengan cepat oleh lensa kamera. Kebutuhan untuk menangkap momen dengan cepat biasanya dialami saat kamu memproduksi film dokumenter, karena peristiwa yang sudah terjadi nggak dapat diulangi lagi, makanya kamera dibiarkan stand-by.

Baca Juga :   Ini Dia Clapper Board Alat Wajib Sebelum Shooting Film

Fungsi End Slate

mengenal-end-slate

Bentuk clapper board (Sumber: pexels.com)

Prinsip end slate sebenarnya nggak beda jauh dengan slate biasa. Bunyi nyaring yang dihasilkan slate berguna untuk sinkronisasi audio dan visual. Tepatnya saat film editor sedang menyusun dan merangkai semua footage video pilihan sutradara.

Semuanya dijadikan satu kesatuan alur yang utuh sesuai naskah. Pukulan slate yang berbunyi nyaring akan tertangkap di alat perekam suara atau microphone external untuk nantinya disinkronisasi dengan gerak mulut aktor yang terekam di kamera sehingga pekerjaan film editor jauh lebih mudah.

proses-syuting-film

Contoh tabel pada slate (Sumber: pexels.com)

Selain dari bunyi nyaringnya, pada sebuah slate terdapat tabel-tabel yang nantinya diisi sesuai adegan yang sedang direkam. Salah satu tabel yang ada di sana adalah nomor slate. Bagi kamu yang masih asing dengan nomor slate, nomor slate adalah nomor yang dituliskan sesuai urutan gambar adegan yang diambil. Dimulai dari nomor 1 sampai nggak terhingga, tergantung berapa banyak gambar yang diambil selama proses syuting. Semua informasi yang tertera di tabel akan disebutkan oleh clapper (sebutan untuk orang bertugas memegang dan mengisi clapper board atau slate).

Baca Juga :   Yuk, Intip Profesi di Balik Pembuatan Film yang Perannya Sangat Penting!
About author

Related posts
Film, Animasi & Video

Membuat Stop Motion, Ini 6 Hal yang Perlu Diperhatikan

Film, Animasi & Video

Cara Membuat Motion Graphic lewat Adobe After Effects

Film, Animasi & Video

Selain Baper, 5 Film Komedi Romantis Thailand Ini Juga Bikin Ngakak

Film, Animasi & Video

Ini Dia Sutradara Wanita Indonesia yang Karyanya Patut Diacungi Jempol