fbpx

Jenis-Jenis Camera Movement yang Harus Dikuasai Filmmaker

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
camera movement

Sebagai filmmaker mesti banget menguasai dasar-dasar pembuatan film, seperti type of shot dan camera movement. Supaya makin andal, yuk simak jenis-jenis camera movement berikut ini!

Salah satu faktor yang mempengaruhi bagus atau tidaknya sebuah film adalah dari segi camera movement. Apakah kamu merencanakan film yang pergerakannya dinamis atau memang sengaja membuat komposisi yang tegak lurus tanpa banyak pergerakan berarti.

Namun, apa jadinya kalau kamu belum memahami tentang pergerakan kamera? Di sini kami akan membahas tentang jenis-jenis camera movement yang harus dikuasai filmmaker. Mari disimak selengkapnya!

Apa Itu Camera Movement?

Camera Movement 1

Contoh menggunakan crane untuk pergerakan kamera (sumber: mandy.com)

Sebagai filmmaker, kamu mesti banget menguasai dasar-dasar pengambilan gambar, seperti type of shot dan camera movement. Karena sebelumnya kamu sudah membahas tentang type of shot, sekarang saatnya kami membahas tentang camera movement.

Kemudian mulai muncul pertanyaan, apa itu camera movement?

Camera movement atau pergerakan kamera adalah salah satu alat yang paling ekspresif untuk para filmmaker. Dengan pergerakan kamera, kamu dapat menciptakan alur suasana yang dramatik lewat pengaturan subjek yang masuk ke dalam frame. Kemudian akan membentuk perspektif penonton tentang informasi naratif soal ruang dan waktu.

Selain membangun suasana dramatis, adanya pergerakan kamera mampu membuat visual menjadi lebih dinamis, dapat mengarahkan fokus penonton pada subjek tertentu, dan menciptakan visual yang lebih ekspresif dari tokoh.

Tinggi dan sudut kamera, jarak ke subjek, dan komposisi kamera saat menangkap subjek akan terus berubah karena adanya pergerakan kamera. Pergerakan ini dibedakan berdasarkan arah pengambilan gambar dan alat-alat yang digunakan untuk membuat gerakan tersebut. 

Jenis-Jenis Camera Movement

Menggerakkan tripod ke kanan dan menggerakkan tripod ke atas punya nama teknik yang berbeda loh. Di sini kami akan membagikan jenis-jenis teknik pergerakan kamera sesuai dengan arah dan alatnya. Yuk disimak satu per satu!

1. Zoom

Camera Movement 2

(sumber: mrwgifs.com)

“Apa? Dia anakku?” 

Kemudian kamera zoom in ke arah wajah pemain sinetron tersebut. Adegan seperti ini pasti sering kamu temukan di berbagai sinetron, karena zoom in dan zoom out menjadi pergerakan lensa yang dirasa mampu membumbui adegan terkejut, tercengang, atau terperangah secara instan. 

Secara teknis, zoom bukanlah camera movement karena tidak mengharuskan kamu untuk mengubah posisi kamera, melainkan memainkan focal length atau panjang fokus untuk dapat bergerak lebih dekat atau lebih jauh ke arah subjek. Zoom menjadi salah satu gerakan kamera yang paling sering digunakan dalam dunia sinematografi.

Baca Juga   Sejarah Film dari Masa ke Masa

2. Dolly

Camera Movement 3

(sumber: vashivisuals.com)

Berbeda dengan zoom, jenis dolly merupakan pergerakan kamera yang bergerak langsung menuju atau menjauhi subjek. Dolly dibagi menjadi dua, yaitu dolly in untuk arah kamera yang berjalan mendekati subjek dan dolly out untuk arah kamera yang berjalan menjauh dari subjek..

Keuntungan yang akan kamu dapatkan ketika mengaplikasikan teknik dolly in adalah gambar di dalam frame tidak akan terpotong seperti zoom in. Karena kamera langsung menghampiri subjek sehingga proporsi subjek tetap sama. Cocok digunakan untuk membangun ketegangan cerita dan mengarahkan titik fokus penonton

Maju atau mundurnya kamera biasanya menggunakan bantuan rel atau slider dengan poros horizontal agar pergerakannya lebih mulus layaknya seorang filmmaker profesional. Untuk harga slider camera sendiri banyak yang terjangkau dan bisa kamu beli di toko perlengkapan kamera atau toko online.

3. Tilt

(sumber: store.dji.com)

Jenis pergerakan kamera tilt atau tilting adalah pergerakan kamera yang dilakukan secara vertikal. Kalau dolly menggunakan rel yang jangkauannya horizontal, tilt menggunakan teknik kamera cara bergerak secara vertikal dari atas ke bawah dan sebaliknya.

Tilt terbagi menjadi dua jenis, yaitu tilt up untuk gerakan kamera secara vertikal dari bawah ke atas dan tilt down untuk gerakan kamera secara vertikal dari atas ke bawah. 

Contoh adegan film yang kerap menggunakan jenis gerakan kamera ini adalah ketika seorang gadis keluar dari ruang ganti sebuah butik dan memamerkan penampilan barunya yang memukau. Sehingga kamera yang awalnya berada di bagian kaki gadis kemudian bergerak naik ke atas secara vertikal sampai ke bagian wajahnya.

Baca Juga   Mau Jadi Vlogger? Yuk Simak Cara Membuat Vlog di YouTube!

4. Pedestal

(sumber: apostrophejoshmediablog.blogspot.com)

Camera movement yang berikutnya adalah pedestal. Kalau kamu pernah melihat establish shot sebuah rumah di acara sitkom, sang Director of Photography kerap mengaplikasikan pergerakan pedestal untuk menjelaskan ruang dan waktu narasi.

Untuk pengertiannya sendiri, pedestal adalah pergerakan kamera secara vertikal dari bawah ke atas (pedestal up) atau dari atas ke bawah (pedestal down). Gerakan naik turun ini bertumpu pada tripod kamera.

Jenis pedestal sangat berguna untuk mengarahkan fokus penonton, seakan-seakan mereka sedang mendongak atau menundukkan kepala. Selain itu, gerakan pedestal cocok jika dipakai untuk menjelaskan visual dari sudut pandang orang pertama. 

5. Panning

(sumber: gfycat.com)

Kalau pedestal merupakan gerakan naik-turun, lain halnya dengan panning kamera. Pan atau panning adalah gerakan kamera menoleh ke kanan (pan right) dan menoleh ke kiri (pan left) dalam poros horizontal yang bertumpu pada tripod. 

Camera movement yang satu ini biasanya dikombinasikan dengan gerakan yang lain, seperti dolly dan follow pan yang nanti akan kamu bahas di poin berikutnya.

Balik lagi soal panning, jenis pergerakan kamera ini tepat digunakan untuk menunjukkan latar tempat cerita. Karena dapat menoleh ke kanan dan ke kiri sehingga mampu menunjukkan lebih banyak set lokasi syuting tanpa perlu melakukan wide-angle shot.

Baca Juga   Cara Menghilangkan Green Screen di Premiere Praktis

6. Crab

(sumber: gfycat.com)

Pernah melihat bagaimana cara kepiting berjalan? Nama crab di camera movement diambil dari cara kepiting berjalan. Crab adalah pergerakan kamera secara menyamping yang sejajar dengan subjek yang sedang berjalan atau berlari. 

Gerakan ini hampir serupa dengan dolly, hanya saja perbedaannya pada arah gerakan kamera. Jika dolly bergerak secara maju-mundur, crab bergerak menyamping ke kiri dan ke kanan. Menyamping ke kiri disebut dengan crab left dan menyamping ke kanan disebut dengan crab right. Camera movement jenis crab kece banget jika diaplikasikan untuk adegan tokoh yang sedang berjalan atau berlari. 

Misalnya tokoh utama sedang berjalan memasuki area kantor yang dipadati dengan pegawai lainnya. Ia melangkah tergesa sambil membawa briefcase yang berisikan serum untuk mencegah wabah beracun yang sedang menghantui kota. Nah, sudah terbayang, GenK?

7. Follow pan

(sumber: premiumbeat.com)

Sesuai namanya follow pan adalah pergerakan kamera yang mengikuti ke mana pun subjek bergerak layaknya travelling. Ini biasanya digunakan untuk mempertahankan komposisi visual yang proporsional di dalam frame dan memberi headspace agar bagian kepala tidak terpotong di dalam frame saat tokoh utama sedang berjalan menjelajah.

Supaya dapat menciptakan gambar yang lebih dinamis, kamu dapat menggunakan alat bantuan seperti crane yang dapat bergerak secara fleksibel atau dapat dilakukan dengan teknik handheld

Follow pan cocok diterapkan untuk adegan mata-mata yang sedang membuntuti ke mana sasarannya pergi. 

 

Nah, sekarang kamu jadi tahu kan apa saja jenis-jenis camera movement. Semua jenis yang sudah kami sebutkan di atas dapat kamu terapkan secara independen maupun dikombinasikan dengan gerakan lain. Carilah angle dan pergerakan kamera yang cocok untuk memperkuat emosi lewat visual. Setelah itu buatlah shot list untuk memetakan segala sesuatu yang berhubungan dengan kamera. Yuk mulai bikin film!

Polling

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Film, Animasi, dan Video

Kenapa Motion Graphic Designer Banyak Dicari?

Film, Animasi, dan Video

7 Motion Graphic Software untuk Pemula Sampai Profesional

Film, Animasi, dan Video

Tips Membuat Travel Vlog, Supaya Liburan Lebih Berkesan

Film, Animasi, dan Video

10 Rekomendasi Efek Transisi Video Keren yang Memukau

Film, Animasi, dan Video

4 Peralatan yang Wajib Dimiliki Para Travel Vlogger

Film, Animasi, dan Video

5 Fakta Unik Film Gundala, Kostumnya Sepabrik dengan Film Watchmen

Film, Animasi, dan Video

Tutorial Cara Membuat Time Lapse Video untuk Pemula

Film, Animasi, dan Video

5 Alasan Utama Kenapa Kamu Harus Nonton Film Gundala

Film, Animasi, dan Video

4 Jenis Microphone Eksternal untuk Membuat Video

Film, Animasi, dan Video

Cara Menghilangkan Green Screen di Premiere Praktis

Film, Animasi, dan Video

6 Rekomendasi Situs Streaming Film Gratis dan Resmi

Film, Animasi, dan Video

Cara Membuat Vlog di HP Lengkap dengan Alat-Alatnya!

Film, Animasi, dan Video

Mau Jadi Vlogger? Yuk Simak Cara Membuat Vlog di YouTube!

Film, Animasi, dan Video

Jelajahi Setiap Sudut dengan Cara Membuat Video 360 Derajat

Film, Animasi, dan Video

Praktisnya Membuat Opening Video Online lewat 5 Situs Web Berikut!

Film, Animasi, dan Video

Cara Membuat Opening Video di Adobe Premiere

Film, Animasi, dan Video

Sudah Bisa Bikin Thumbnail Youtube? Nah, Ini Cara Menghiasnya Biar Menarik!

Film, Animasi, dan Video

Tutorial Cara Membuat Thumbnail YouTube 

Film, Animasi, dan Video

Cara Membuat Skenario Film untuk Pemula

Film, Animasi, dan Video

Mengenal Apa Itu Shot List, Filmmaker Wajib Tahu!

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link
kid logo
EARLY BIRD
Daftar dengan mengisi form di bawah ini

 
close-link