fbpx

Cara Membuat Stop Motion dan Bahan yang Dibutuhkan

Dibaca Normal: 7 menit aja 😊
cara membuat stop motion

Siapa yang tahu kesamaan Coraline, The Nightmare Before Christmas, Shaun The Sheep, dan Missing Link? Yup, kesemuanya dibuat dengan teknik animasi stop motion! Yuk, cari tahu cara membuat stop motion di sini!

Meski animasi CGI kini berkembang pesat, teknik animasi stop motion yang sudah terdokumentasi sejak 1898 ini tak ditinggalkan, bahkan kian diapresiasi sebagai karya seni!

Sekilas Perjalanan Stop Motion

Pada dasarnya, stop motion adalah teknik animasi yang memperlihatkan sejumlah foto dengan objek yang berubah-ubah posisi dalam kecepatan tinggi, sehingga objek foto seolah bergerak.

Ilusi pergerakan objek dalam foto inilah yang jika dikumpulkan selama beberapa menit, menjadi kesatuan utuh film animasi berteknik stop motion.

cara membuat stop motion 1

The Humpty Dumpty Circus (sumber: Jt plays YouTube Channel)

Stop motion pertama kali dibuat pada tahun 1898 oleh J. Stuart Blackton dan Albert E. Smith. Karya mereka yang berjudul The Humpty Dumpty Circus dibuat dengan menggunakan mainan anak-anak mereka sebagai “aktor” yang disebut sebagai model. Film ini mengisahkan kehidupan di arena sirkus.

Setelah itu, film The Haunted Hotel dan Modelling Extraordinary mendapat sambutan amat positif dari kritikus dan penonton. Sejak saat itu, stop motion menjadi primadona di industri animasi era 80’an. Video klip musik di MTV sampai visual effect di Star Wars bahkan memakai teknik ini.

Semua animasi sebelum era CGI datang pun dibuat dengan prinsip dasar stop motion. Mickey Mouse di era kemunculan Disney, misalnya, digambar satu-satu pergerakannya sekecil apa pun agar menghasilkan kesan bergerak itu.

Nah, kejayaan ini mulai redup ketika CGI muncul. Teknologi memudahkan pembuatan animasi dengan komputer. Pada tahun 90-an, muncul The Nightmare Before Christmas, Chicken Run, dan James and the Giant Peach.

Kesemua film stop motion ini meraih amat banyak penggemar, namun penonton juga terpukau dengan kehadiran Toy’s Story yang dibuat Pixar dengan teknologi komputer.

Nah, popularitas stop motion kembali bangkit ketika teknologi editing software untuk teknik ini muncul. Fitur framegrabber di software semacam Adobe Premiere dan Stop Motion Pro memungkinkan animator melihat langsung hasil foto dan pergerakannya di komputer.

cara membuat stop motion 2

Shaun The Sheep (sumber: variety.com)

Dari situ, berkembanglah judul-judul seperti Shaun The Sheep besutan Aardman di TV, lalu  Coraline, Paranorman, dan Missing Link dari studio LAIKA yang hasilnya tak kalah ciamik dari film-film animasi CGI. Bahkan, Fresh Guacamole, film pendek stop motion, dinominasikan di Oscar.

Sekarang, membuat stop motion semudah menjepret foto dan menyusunnya aplikasi editing foto. Kamu bisa mulai belajar jadi animator dari rumah. Referensi di YouTube pun berlimpah untuk jadi inspirasi. Kalau sudah jadi, kamu bisa share karyamu dan dapatkan feedback dari netizen yang budiman.

Tapi, sebelum melempar karya-mu ke media sosial, kita pelajari dulu cara membuat stop motion yuk, GenK.

Baca Juga   Kenapa Green Screen Warnanya Hijau?

Cara Membuat Video Stop Motion

Jika kamu tertarik untuk membuat stop motion, ingat-ingatlah bahwa prosesnya membutuhkan kesabaran dan perhatian terhadap detail untuk menggerakkan objek perlahan dan memfotonya satu per satu.  

Nah, kalau kamu benar-benar berniat mencobanya, ini dia material dasar yang bisa kamu siapkan untuk membuat film animasi stop motion pendek:  

  • Model

cara membuat stop motion 3

Contoh model stop motion (sumber: unsplash.com)

Model di sini maksudnya pemeran utama di video kamu. Bentuknya bisa berupa objek apa saja. Bisa kertas, lego, boneka, figurin, mobil-mobilan, atau apapun yang bisa kamu bentuk pergerakannya.

Jika kamu ingin membuat model sendiri juga bisa, loh. Konsepnya seperti membuat boneka atau wayang: bentuk yang bisa fleksibel digerakkan.

Misalnya dari clay atau plastisin yang dibentuk jadi orang-orangan atau binatang. Pergerakannya nanti bisa kamu atur dengan mengubah-ubah bentuk clay.  

Kalau kamu sudah akrab dengan 3D modelling, coba cetak karaktermu dengan 3D printer. Siapkan juga armature alias “tulang” di puppet-mu agar gerakannya luwes.

  • Setting tempat

Latar belakang tempat bisa di mana saja dan dengan material apa saja. Kamu bisa bereksperimen dengan memakai tempat-tempat di rumahmu, seperti di dekat teras, di atas ubin yang bermotif lucu, di atas karpet, di dekat rumput, di dapur, dan lain-lain.

Jika kamu ingin membuat setting khusus, kamu juga bisa membuat studio mini seperti tempat shooting film konvensional. Gunakan skala antara  objek dengan setting khusus ini agar kesatuan antara set dan model terlihat apik.

Oya, kamu juga bisa membuat latar seperti backdrop di pertunjukan teater. Kamu bisa menggambar sendiri latarnya atau di-print dari gambar latar digital.

Nah, jika kamu lebih senang fokus pada objeknya saja, dan ingin mengedit background belakangan, kamu juga bisa menggunakan green screen layaknya produksi film pada umumnya. Setelah itu, kamu bisa menyisipkan background di post production.

  • Kamera dan penopang yang stabil

cara membuat stop motion 4

Contoh proses syuting stop motion (sumber: Hendrikus De Vaan)

Karena stop motion akan bergelut dengan banyak sekali foto, kamu butuh kamera yang bisa menangkap modelmu dengan kualitas baik. Kamu juga bisa menggunakan kamera pada handphone dan tablet.

Jangan lupa, gunakan memory card dengan kapasitas mencukupi untuk menyimpan semua foto yang akan jadi amunisi di animasimu, GenK.

Oya, kamu juga butuh tripod, clamps, C-stand, atau alat penopang yang sesuai dengan kameramu. Fungsinya agar pengambilan gambarmu stabil sehingga adegan fokus pada pergerakan si model, layaknya shooting video pada umumnya.

Jika ingin merekam dari angle atas ke arah model yang berada di bawahnya, kamu juga bisa membuat camera rig sendiri, atau mencari perpanjangan tripod yang kuat.

Terkadang, menekan tombol kamera bisa membuat posisi frame atau kamera berubah. Kamu bisa menghindarinya dengan menghubungkan kameramu ke komputer dengan kabel USB atau Bluetooth. Dengan begitu, kamu bisa menekan shutter button via laptop.

Kamu juga bisa melihat preview  fotomu dengan aplikasi seperti Adobe Lightroom. Kalau kameramu tidak punya fitur di atas, kamu bisa memakai mode timer atau membeli remote kamera.

Baca Juga   Ternyata, Film Horor Baik Loh untuk Kesehatan Mental!

  • Pencahayaan

cara membuat stop motion 5

Contoh set lighting untuk stop motion (sumber: fovitec.com)

Pada dasarnya, kamu bisa memanfaatkan pencahayaan natural dari sinar matahari. Tetapi karena cahaya alami berubah seiring pergerakan waktu ke malam hari, kamu jadi berkejaran dengan waktu agar bayangan objek tidak berubah-ubah di hasil foto.

Kalau perubahan ini ditangkap kamera, footage-mu akan terlihat tidak konsisten dan janggal.

Nah, kamu bisa menyiasatinya dengan mengandalkan pencahayaan tambahan. Pilihannya bisa lampu meja, lampu LED, dan tambahan soft box. Pilih yang sesuai kebutuhan dan budget-mu ya, GenK.

  • Editing software

Ada banyak software untuk mengedit foto menjadi stop motion video. Jika kamu senang mengedit di handphone, banyak aplikasi pembuat stop motion juga bisa diunduh gratis. Pilih sesuai kenyamananmu ya, GenK.

  • Storyboard

Perencanaan, perencanaan, perencanaan. Mungkin kamu sudah tidak sabar untuk segera shooting gambar demi gambar, gerakan demi gerakan model.

Sabar, GenK, buat dulu storyboard-nya yang jelas dan terarah ya. Memang rasanya persiapan jadi lebih lama. Tetapi, perencanaan cerita, sudut pengambilan gambar, dan elemen-elemen storyboard secara keseluruhan akan membantu kamu untuk jangka panjang.

Storyboard yang baik membantu kamu untuk membuat stop motion yang rapi dan enak ditonton, baik dari segi jalan ceritanya, maupun visual pergerakan di tiap adegan.

Langkah-Langkah Membuat Stop Motion

Nah kalau semua material sudah siap, mari kita mulai shooting. Ikutin langkah-langkah cara membuat stop motion di bawah ini satu demi satu ya, GenK!  

  • Atur semua elemen

cara membuat stop motion 6

Contoh behind the scene pembuatan stop motion (sumber: vfxblog.com)

Atur pencahayaan dan kamera di tempatnya, lalu letakkan model dan latar belakang sesuai perencanaanmu.

Kamu bakal bekerja relatif lama untuk mengambil adegan demi adegan, jadi pastikan kamu shooting di tempat yang tidak akan tahu-tahu digusur adik, orangtua, atau teman ya. Akan merepotkan kamu kalau harus terinterupsi untuk bongkar-pasang set.

Baca Juga   Jenis, Prinsip, Hingga Cara Membuat Animasi Lengkap

  • Tes adegan

Coba foto beberapa pergerakan untuk mengecek apakah pencahayaan, pengaturan kamera, dan penempatan latar belakang sudah sesuai dengan perencanaanmu. Males dong ya kalau udah ambil beratus foto, eh ternyata setting-nya ada yang salah.

Oya, pastikan juga bayangan kamu tidak masuk dalam foto ya, GenK.

  • Shooting

Semua sudah sesuai dengan perencanaan? Mantap! Sekarang mulailah mengambil foto, gerakkan model sedikit, foto lagi, gerakkan lagi, begitu seterusnya.

Kamu bisa bermain dengan pergerakan kamera untuk membuat depth dan kesan cinematic. Eksperimen juga dengan angle atau posisi kamera.

Agar pergerakan modelmu mulus seperti bergerak sendiri, buatlah setidaknya sepuluh foto gerakan per detik (10 framerate per second/ 10 fps). Dengan kata lain, untuk membuat  animasi 10 detik, kamu perlu menghasilkan 100 foto.

Terdengar banyak, ya? Sabar ya, GenK, karena banyaknya jumlah framerate memengaruhi kemulusan animasimu agar hasilnya bagus.

Agar kamu tidak kewalahan, coba pecah pengambilan jadi satu demi satu detik. Dengan begitu, kamu bisa fokus pada tiap 10 pergerakan.

  • Editing

cara membuat stop motion 7

Contoh editing stop motion (sumber: globenewswire.com)

Kalau semua adegan sudah difoto, saatnya disatukan jadi video!  Oya, sebelumnya kamu juga bisa mengganti nama file agar memudahkanmu tahu foto yang mana untuk adegan yang mana di detik ke berapa.

Setelah itu, masuk dan urutkan hasil fotomu di editing software. Atur setiap foto di speed yang sama. Namun jika kamu ingin bereksprerimen dengan speed yang berbeda-beda juga boleh, asal hasil animasinya tetap enak ditonton, GenK.

Contoh, kamu menggunakan Adobe Premiere Pro. Masuk ke File, buka Import. Pilih gambar pertama, lalu klik Option, buka Image Sequence (gambar berantai).

Gambar yang kamu pilih akan jadi video klip dengan kecepatan dasar 30 fps. Nah, kamu bisa mengubahnya dengan klik Modify, pilih Interpret Footage. Masukkan 10 fps atau kecepatan yang kamu mau. Kamu bisa bereksperimen dengan kecepatan untuk mendapat pergerakan model yang kamu inginkan.

Cara ini senada dengan aplikasi di handphone. Stop Motion Maker atau Stop Motion Studio, misalnya. Pilih foto-foto yang akan kamu satukan, lalu atur fps-nya.

Kamu juga bisa memasukkan musik, lagu, atau voice over agar videomu kian menarik.

Selesai! Jadi deh video stop motion kamu!


Nah, itu dia cara membuat stop motion yang bisa kamu jajal. Dari video pertama, kamu bisa belajar untuk terus berpraktik agar video-video selanjutnya makin mulus pergerakannya, makin bagus model, background, dan angle-nya. Kalau sudah lancar, kamu juga bisa mengeksplorasi cara membuat animasi yang lain, seperti animasi 2D, 3D, dll. Semangat mencoba!

Polling

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Film, Animasi, dan Video

Ini Dia Cara Membuat GIF Menarik di Ponsel!

Film, Animasi, dan Video

Tips dan Trik Dasar Membuat Showreel

Film, Animasi, dan Video

9 Anime Terbaik yang Dirilis Hingga Mei 2019

Film, Animasi, dan Video

Mengenal Fungsi dan Cara Membuat Clapper Board Sederhana

Film, Animasi, dan Video

Cara Membuat Motion Graphic lewat Adobe After Effects

Film, Animasi, dan Video

Cara Membuat Lip Sync di Video Animasi Kamu

Film, Animasi, dan Video

Ternyata, Film Horor Baik Loh untuk Kesehatan Mental!

Film, Animasi, dan Video

Apa Benar ASMR Bagus Buat Kesehatan?

Film, Animasi, dan Video

Level Candu Drama Korea, Kamu Termasuk Yang Mana?

Film, Animasi, dan Video

8 Film Musikal Terbaik yang Bikin Kamu Sing-along

Film, Animasi, dan Video

10 Film Animasi yang Gak Ngebosenin Buat Ditonton Ulang

Film, Animasi, dan Video

8 Film Animasi Terbaik Disney dari Tahun ke Tahun

Film, Animasi, dan Video

Meski Takut, Kenapa Kita Suka Nonton Film Horor?

Film, Animasi, dan Video

Kenapa Green Screen Warnanya Hijau?

Film, Animasi, dan Video

10 Film Action Terbaik Indonesia yang Wajib Kamu Tonton!

Film, Animasi, dan Video

10 Film yang Diangkat dari Novel Laris Indonesia

Film, Animasi, dan Video

Sejarah Film dari Masa ke Masa

Film, Animasi, dan Video

Jenis, Prinsip, Hingga Cara Membuat Animasi Lengkap

Film, Animasi, dan Video

Wong Kar Wai dan 3 Filmnya yang Perlu Kamu Tonton

Film, Animasi, dan Video

Film Zombie Bakal Terus Ada

            Artikel Selanjutnya