fbpx

7 Motion Graphic Software untuk Pemula Sampai Profesional

Dibaca Normal: 4 menit aja 😊
motion graphic software

Motion graphic merupakan paket lengkap, di sana terdapat komponen grafis yang diberi efek bergerak dan menjadi salah satu media komunikasi yang tengah menjadi tren. Tertarik membuatnya tapi bingung harus pakai software apa? Yuk simak 7 motion graphic software untuk pemula sampai profesional!

Motion graphic adalah serangkaian desain berbasis media visual yang di dalamnya mencantumkan berbagai macam komponen grafis, seperti ilustrasi, fotografi, dan tipografi yang diberi efek visual dan efek suara tertentu.

Motion Graphic Software

Contoh motion graphic (sumber: dribbble.com)

Tertarik membuat motion graphic tapi masih bingung harus pakai software yang mana? Sebenarnya kami pernah membahas tentang cara membuat motion graphic di Adobe After Effect, tapi sebenarnya ada banyak software lainnya yang bisa kamu gunakan loh.

Daripada niatmu untuk berkarya keburu padam, mending cari tahu yuk beberapa motion graphic software di bawah ini yang bisa menjadi pilihanmu! Let’s start!

1. Adobe Photoshop

Sebagai seorang desainer, nama Adobe Photoshop pasti sudah tidak asing lagi di telingamu. Adobe Photoshop adalah sebuah software editor yang dikhususkan untuk mengedit foto atau gambar dan membuat efek..Siapa sangka, software yang biasanya digunakan untuk mengedit foto ternyata masuk ke dalam datar motion graphic software, GenK.

Meskipun Photoshop bisa digunakan untuk memberi efek pergerakan pada grafis, tapi perangkat lunak ini hanya bisa memberikan efek sederhana. Cocok buat kamu yang tidak memerlukan banyak gerakan rumit. 

Misalnya ketika kamu membuat bumper video yang di umumnya hanya memerlukan animasi pada logo, pergerakan huruf, dan perpindahan beberapa elemen grafis. Untuk lebih mendalam soal cara membuat bumper video dapat kamu simak informasi selengkapnya di artikel kami sebelumnya.

2. Adobe Illustrator

Motion graphic software yang berikutnya masih dalam rangkaian Adobe, yaitu Adobe Illustrator. Merupakan program untuk mengedit grafis terkemuka, cocok banget untuk kamu yang ingin membuat berbagai macam aset grafis untuk motion graphic.

Sebagai pemula, kamu harus menguasai perangkat lunak yang satu ini loh. Karena dengan Illustrator, kamu dapat membuat animasi vektor dengan cepat dan mudah. Yap, benar-benar sesuai dengan namanya deh, GenK.

Selain itu, keuntungan jika kamu dapat menguasai Illustrator adalah segala aset yang kamu buat di sini dapat diubah untuk motion tweening. Nah, motion tween adalah sebuah jenis animasi yang menggunakan simbol, ikon, dan bentuk grafis lainnya untuk dibuat menjadi gerakan, diubah pengaturan rotasi, ukuran, fade, dan efek warna. 

Baca Juga   10 Rekomendasi Efek Transisi Video Keren yang Memukau

3. CorelDRAW

Masih seputar grafisnya dulu nih, GenK, kami menyarankan kamu untuk menggunakan software CorelDRAW yang menjadi salah satu alternatif lain jika kamu tidak nyaman jika menggunakan Illustrator. 

CorelDRAW adalah perangkat lunak yang dikembangkan oleh Corel untuk mengedit grafis vektor. Sayangnya, kamu tidak bisa membuat pergerakan rumit menggunakan software ini, karena pada dasarnya CorelDRAW lebih fokus pada dunia grafis.

Namun, di CorelDRAW kamu dapat membuat berbagai macam aset grafis yang nantinya bisa kamu gunakan untuk membuat motion graphic atau sekadar GIF. Pertama-tama kamu buat dulu grafisnya, kemudian gunakan Animation Shop untuk mengubah data di file awal menjadi GIF. 

Animation Shop adalah sebuah program yang memang berfungsi untuk memberikan efek animasi buat kamu yang ingin membuat motion graphic, GIF, atau sekadar slide presentasi. 

4. Adobe Premiere

Motion graphic software yang bakal kami bahas selanjutnya masih dari kalangan Adobe nih, GenK, yaitu Adobe Premiere. Software yang biasanya digunakan pada tahap pasca produksi pembuatan film ini ternyata multifungsi loh, karena bisa dipakai untuk membuat motion graphic.

Dalam proses pembuatan motion graphic, Adobe Premiere berperan untuk cutting adegan dari file footage, color grading, menyatukan beberapa footage adegan, menyatukan antara audio dan visual, serta rendering video pada akhir pembuatan motion graphic.

Fitur Adobe Premiere lainnya juga punya manfaat besar buat kamu yang ingin memberi efek bergerak. Misalnya seperti efek pergerakan grafis, foto, tulisan, dan lain-lain. Kemudian kamu juga bisa membuat opening video dan transisi menarik dari aset grafis. 

Baca Juga   Level Candu Drama Korea, Kamu Termasuk Yang Mana?

5. Adobe After Effect

Yuhuuu~

Saatnya membahas software yang paling sakral dalam pembuatan motion graphic, yaitu Adobe After Effect. Di software ini kamu dapat melakukan komposisi objek dan memberikan efek animasi setiap adegan atau setiap sequence-nya. Sebagai seorang motion graphic designer kamu mesti menguasai perangkat lunak yang satu ini, GenK.

Efek yang ada di dalam software ini sangat lengkap, baik untuk motion, coloring, dan koreksi warna yang sangat lengkap guna mempermudah kamu saat melakukan shot matching per adegan.

Sayangnya, hasil video yang telah di-render lewat Adobe After Effect memerlukan space memori yang besar, sehingga kamu perlu merelakan banyak space memori terpakai untuk mengedit satu video motion graphic. Meski begitu, Adobe After Effect benar-benar layak untuk dipelajari, GenK.

6. Adobe Flash Player

Berikutnya ada Adobe Flash Player, yaitu software komputer yang digunakan untuk membuat gambar vektor maupun animasi 2 dimensi yang berbasis gambar vektor. Dengan software ini, kamu dapat membuat karya video motion graphic yang memukau, baik itu dari segi grafis maupun motion-nya.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh Flash adalah kemampuannya untuk memberikan sedikit kode pemograman untuk mengatur animasi yang ada di dalamnya. Kemudian hasil file yang dibuat menggunakan aplikasi ini berukuran kecil, sehingga kamu tidak memerlukan banyak space untuk menyimpan data.

Flash menjadi alternatif lain jika kamu merasa kurang cocok dengan After Effect. Karena pada dasarnya tampilan desain UI Adobe Flash lebih simpel dan mudah dioperasikan daripada Adobe After Effect.

Baca Juga   Pak Raden: Dari Suyadi untuk Anak-anak Indonesia

7. Maxon Cinema 4D

Nah, sampai motion graphic software yang terakhir akan kami bahas merupakan software yang ada di luar rangkaian Adobe. 

Maxon Cinema 4D adalah software aplikasi pemodelan 3D baik berupa animasi, teks, atau motion graphic yang dikembangkan oleh MAXON Computer. Software ini memiliki fitur khusus untuk animating, lighting, texturing, rendering, dan fitur umum lainnya.

Saat ini terdapat empat Maxon Cinema 4D, aplikasi inti yaitu CINEMA 4D ‘Prime’, versi ‘Broadcasr’ CINEMA 4D untuk fitur motion graphic tambahan, kemudian ada bersi ‘Visualize’ CINEMA 4D untuk membuat desain arsitektur, dan versi ‘Studio’ CINEMA 4D untuk mencakup semua proses editing.

 

Itu dia tujuh motion graphic software yang bisa menjadi pilihanmu. Semakin kamu menguasai software-nya, pekerjaan pun akan semakin mudah terselesaikan. Apakah kamu freelancer atau motion graphic designer, semua dapat dilewati lebih mudah. Selain software untuk motion graphic, kami juga pernah menulis tentang aplikasi 3D modelling untuk pemula sampai pro. Semalat mencoba, GenK!

Polling

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Film, Animasi, dan Video

Kenapa Motion Graphic Designer Banyak Dicari?

Film, Animasi, dan Video

Jenis-Jenis Camera Movement yang Harus Dikuasai Filmmaker

Film, Animasi, dan Video

Tips Membuat Travel Vlog, Supaya Liburan Lebih Berkesan

Film, Animasi, dan Video

10 Rekomendasi Efek Transisi Video Keren yang Memukau

Film, Animasi, dan Video

4 Peralatan yang Wajib Dimiliki Para Travel Vlogger

Film, Animasi, dan Video

5 Fakta Unik Film Gundala, Kostumnya Sepabrik dengan Film Watchmen

Film, Animasi, dan Video

Tutorial Cara Membuat Time Lapse Video untuk Pemula

Film, Animasi, dan Video

5 Alasan Utama Kenapa Kamu Harus Nonton Film Gundala

Film, Animasi, dan Video

4 Jenis Microphone Eksternal untuk Membuat Video

Film, Animasi, dan Video

Cara Menghilangkan Green Screen di Premiere Praktis

Film, Animasi, dan Video

6 Rekomendasi Situs Streaming Film Gratis dan Resmi

Film, Animasi, dan Video

Cara Membuat Vlog di HP Lengkap dengan Alat-Alatnya!

Film, Animasi, dan Video

Mau Jadi Vlogger? Yuk Simak Cara Membuat Vlog di YouTube!

Film, Animasi, dan Video

Jelajahi Setiap Sudut dengan Cara Membuat Video 360 Derajat

Film, Animasi, dan Video

Praktisnya Membuat Opening Video Online lewat 5 Situs Web Berikut!

Film, Animasi, dan Video

Cara Membuat Opening Video di Adobe Premiere

Film, Animasi, dan Video

Sudah Bisa Bikin Thumbnail Youtube? Nah, Ini Cara Menghiasnya Biar Menarik!

Film, Animasi, dan Video

Tutorial Cara Membuat Thumbnail YouTube 

Film, Animasi, dan Video

Cara Membuat Skenario Film untuk Pemula

Film, Animasi, dan Video

Mengenal Apa Itu Shot List, Filmmaker Wajib Tahu!

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link
kid logo
EARLY BIRD
Daftar dengan mengisi form di bawah ini

 
close-link