Belajar Dasar-Dasar Sinematografi, Anak Film Wajib Baca

Dibaca Normal: 4 menit aja 😊
sinematografi

Kamu tertarik belajar dunia perfilman dan punya mimpi untuk menjadi seorang filmmaker suatu saat nanti? Coba simak dulu dasar-dasar sinematografi berikut, yang bisa kamu jadikan sebagai bahan pembelajaran, GenK. Mulai dari teknik sinematografi yang mesti dikuasai setiap filmmaker, sampai tips dan trik untuk membuat film.

Sinematografi adalah bidang ilmu yang secara khusus mempelajari berbagai hal terkait dengan pembuatan film. Bidang yang satu ini bisa menjadi cukup kompleks dan memusingkan buat para pemula. Maka dari itu, kami hadir dengan panduan lengkap yang bisa membantumu mulai belajar sinematografi dengan mudah. 

Sebelum memulai perjalananmu di dunia perfilman, kamu wajib mengenal dan menguasai berbagai macam elemen yang akan digunakan selama proses shooting, baik itu serba-serbi kamera, teknik pengambilan gambar, sampai pengaturan cahaya. Selengkapnya bisa kamu simak di bawah, GenK! 

1. Kamera dan Lensa 

Sinematografi 1

Berbagai aksesoris kamera (sumber: unsplash.com)

Hal pertama yang mesti kamu pelajari dan betul-betul kuasai saat ingin belajar sinematografi adalah senjata utama yang dipakai dalam dunia film, yap, apalagi kalau bukan kamera dan lensa. Kedua benda ini merupakan elemen dasar yang nantinya akan membantumu mempelajari bidang perfilman lainnya. 

Pada umumnya, kamera yang paling sering digunakan dalam bidang sinematografi adalah jenis kamera film atau analog dan kamera digital. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan keperluan pembuatan film itu sendiri. 

Kamera analog merupakan pilihan yang telah lama digunakan di industri perfilman karena kemampuannya untuk merekam gambar dalam kualitas yang oke. Namun seiring berkembangnya zaman, kamera digital mulai mengambil alih dengan berbagai fitur teknologi yang ditawarkannya. 

Dalam penggunaan kamera, pemilihan lensa yang tepat juga mesti diperhatikan. Macam-macam variasi lensa yang ada punya kegunaan spesifik saat proses pengambilan gambar, GenK. Pembahasan lebih lengkap tentang jenis-jenis lensa kamera bisa kamu simak di artikel kami sebelumnya. 

2. Type of Shot  

Sinematografi 2

Contoh type of shot, extreme close-up (sumber: unsplash.com)

Kalau bicara soal alat, berikutnya lanjut ke teknik sinematografi, diawali dengan type of shot. Setiap pembuat film yang baik harus mahir dalam berbagai jenis shot yang digunakan dalam proses pengambilan gambar. Elemen ini punya pengaruh yang besar dalam menentukan kualitas suatu karya film loh

Type of shot yang tepat akan memunculkan efek yang berbeda pada film, mulai dari membangun suasana, memberikan penekanan pada dialog tertentu, sampai menangkap detail ekspresi para karakternya. Kamu bisa mengintip post kami tentang macam-macam type of shot untuk informasi  yang lebih dalam, GenK. 

Baca Juga   Cara Membuat Film Pendek - Part 2. Tahap Pembuatan Film

3. Komposisi Video 

Sinematografi 3

Penempatan objek yang tepat akan menghasilkan komposisi video yang kece (sumber: unsplash.com)

Selain teknik pengambilan gambar, hal lain yang wajib dipelajari oleh para filmmaker adalah komposisi video. Penentuan tata letak berbagai elemen dalam film akan memberikan efek sinematik yang bervariasi tergantung dari genre film yang ingin kamu buat. 

Untuk tampilan yang lebih alami, tempatkanlah benda-benda penting agak di luar dari titik tengah video. Buat kesan yang lebih formal dan stylish, letakan benda-benda mati pada bagian tengah secara simetri. 

4. Pemilihan Angle 

Sinematografi 4

Foto dengan low-angle shot (sumber: unsplash.com)

Sudut pengambilan gambar saat proses shooting akan menghasilkan mood dan persepsi yang berbeda untuk kebutuhan setiap scene film kamu, GenK. Pemilihan angle yang tepat akan membantumu menampilkan adegan dengan lebih baik dan sesuai dengan pesan yang ingin kamu sajikan ke penonton. 

Low angle shot misalnya, akan memberikan karaktermu kesan dominan dan kuat, cocok banget jika kamu ingin menampilkan tokoh tertentu atau menyajikan scene yang menegangkan. Lalu ada juga bird eye view yang pas banget untuk tampilan observasi atau pengamatan layaknya seorang spy atau adegan kejar-kejaran. 

Baca Juga   Cara Membuat Skenario Film untuk Pemula

5. Camera Movement 

Pergerakan kamera ketika menangkap momen dalam suatu adegan film merupakan aspek esensial yang juga tak boleh ketinggalan untuk kamu pelajari, GenK. Tergantung dari adegan yang ingin kamu buat, berbagai jenis camera movement dapat disesuaikan untuk menciptakan kesan dan suasana film yang beragam pula

Genre film yang banyak diisi dengan adegan-adegan yang membutuhkan mobilitas tinggi seperti action dan adventure misalnya, camera movement merupakan aspek utama yang harus dipertimbangkan secara matang oleh sang filmmaker

Hal tersebut tentu supaya mood dan nuansa laga para karakter yang sedang beraksi dapat dirasakan oleh para penonton. Mau tahu lebih lanjut soal macam-macam camera movement? Gak perlu jauh-jauh, tinggal simak saja artikel kami yang membahas camera movement secara lengkap. 


Belajar sinematografi bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan kalau kamu benar-benar tertarik untuk terjun di dunia film, GenK. Kuncinya adalah keinginan belajar yang tinggi, perbanyak referensi, dan bentuk pola pikir yang out of the box

Polling

Tentang Penulis

Wahyu Ramadhan adalah alumnus dari jurusan Bahasa Prancis, Universitas Gadjah Mada. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Hobi menulisnya berkembang sejak ia duduk di bangku SMA hingga sekarang. Dengan menulis, ia dapat belajar banyak hal baru dan berbagi ilmu yang dimilikinya dengan orang banyak. Pemuda yang menyukai warna merah ini senang membaca buku dan belajar hal baru dengan ditemani segelas susu atau jus jambu.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Film, Animasi, dan Video

Ini Dia 8 Macam Genre Film Utama Biar Gak Keliru Lagi

Film, Animasi, dan Video

Ini Dia Tiga Jenis Film yang Wajib Diketahui Calon Filmmaker

Film, Animasi, dan Video

Mengenal Apa Itu Mise en Scene dalam Produksi Film

Film, Animasi, dan Video

Tutorial After Effect Praktis untuk Membuat Scribble Effect

Film, Animasi, dan Video

Cara Membuat Film Pendek - Part 2. Tahap Pembuatan Film

Film, Animasi, dan Video

Cara Membuat Film Pendek - Part 1. Tahap Pra Produksi

Film, Animasi, dan Video

Tutorial Cara Mengedit Video untuk Membuat Efek Clone

Film, Animasi, dan Video

Mengenal Haul Video, Tren YouTube Kekinian Anak Milenial

Film, Animasi, dan Video

Tutorial Cara Membuat Color Coded Lyrics Cepat dan Mudah

Film, Animasi, dan Video

Kenapa Motion Graphic Designer Banyak Dicari?

Film, Animasi, dan Video

Jenis-Jenis Camera Movement yang Harus Dikuasai Filmmaker

Film, Animasi, dan Video

7 Motion Graphic Software untuk Pemula Sampai Profesional

Film, Animasi, dan Video

Tips Membuat Travel Vlog, Supaya Liburan Lebih Berkesan

Film, Animasi, dan Video

10 Rekomendasi Efek Transisi Video Keren yang Memukau

Film, Animasi, dan Video

4 Peralatan yang Wajib Dimiliki Para Travel Vlogger

Film, Animasi, dan Video

5 Fakta Unik Film Gundala, Kostumnya Sepabrik dengan Film Watchmen

Film, Animasi, dan Video

Tutorial Cara Membuat Time Lapse Video untuk Pemula

Film, Animasi, dan Video

5 Alasan Utama Kenapa Kamu Harus Nonton Film Gundala

Film, Animasi, dan Video

4 Jenis Microphone Eksternal untuk Membuat Video

Film, Animasi, dan Video

Cara Menghilangkan Green Screen di Premiere Praktis

            Artikel Selanjutnya