Cara Membuat Storyboard, Para Video Maker Harus Ngerti Nih!

Dibaca Normal: 4 menit aja
storyboard

Pernahkah kamu punya ide dan konsep yang bagus untuk sebuah film atau video, tapi kesulitan untuk menjelaskan bagaimana visualnya? Kamu tidak perlu khawatir, karena ada yang namanya storyboard. Ketika kamu hendak membuat sebuah video bisnis atau sekadar tugas video dari kampus, kamu harus membuat perancangannya terlebih dahulu. Prose perancangan ini dilakukan pada tahap pra-produksi, di mana kamu melakukan proses kreatif baik dari segi naskah maupun visual.

Slider
Slider
Slider
storyboard 1

Ilustrasi syuting (sumber: pexels.com)

Salah satu tahapan yang paling penting adalah membuat storyboard yang merupakan visualisasi dari rencana video yang akan kamu buat. Ini sangat berguna sebagai panduan pengambilan gambar oleh director of photography dan cameramanDi dalam artikel kali ini, kami akan membahas seputar cara membuat storyboard. Nah, maka dari itu, buat kamu yang ingin membuat video wajib banget di simak penjelasan berikut, yuk!

Cara Membuat Storyboard

Di artikel sebelumnya, kami sudah pernah membahas tentang apa itu storyboard. Sekarang masuk ke tahap cara membuat storyboard nih. Namun sebelumnya perlu kamu ketahui, kamu tidak harus menggambar layaknyakarya seni yang rumit. Simpel saja yah. Berikut adalah cara membuatnya:

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Step 1 – Memahami naskah atau script

storyboard

Sedang memahami naskah film (sumber: static.voices.com)

Storyboard adalah hasil mengilustrasikan naskah menjadi gambar beruntun yang berguna untuk mempermudah pekerjaan kru di balik layar pembuatan film. Hal yang harus kamu lakukan pertama kali adalah memahami naskah atau script yang sudah dibuat. Dari sini kamu jadi tahu bagaimana alur cerita dari awal sampai akhir. Jika sudah paham bagaimana alur cerita dan adegannya di setiap scene, maka kamu akan lebih mudah membayangkan bagaimana visualisasinya nanti.

Step 2 – Membuat template gambar

template storyboard

Template storyboard (sumber: communicationcrafts.com)

Gambarlah sejumlah persegi panjang di selembar kertas. Persegi ini bisa disusun secara vertikal ataupun horizontal. Ini tergantung proyek apa yang sedang kamu garap. Misalnya membuat komik, film pendek, iklan, atau animasi. Setiap proyek akan berbeda-beda template-nya. Bagian yang dimasukkan pun juga akan berbeda. Di antara susunan persegi itu, pastikan kamu menyisakan ruang untuk menulis catatan. Bisa di atas, bawah, atau samping kotak. Kamu juga bisa langsung mengunduh template storyboard gratis di internet. Jadinya gak perlu pusing-pusing lagi untuk menyusun kotaknya.

Baca Juga
Cara Membuat Skenario Film untuk Pemula

Step 3 – Tambahkan potongan naskah atau script

storyboard

Mengisi kolom storyboard (sumber: static.videomaker.com)

Step yang selanjutnya adalah menambahkan potongan naskah atau script di bawah atau samping kotak gambar. Potongan naskah atau script yang sudah dipilih maka itulah yang akan divisualisasikan adegannya. Selain itu kamu juga dapat memasukkan potongan dialog jika diperlukan. Umumnya potongan naskah atau script dipilih berdasarkan urgensi. Semakin penting adegan tersebut maka harus divisualisasikan. 

Step 4 – Menulis bagian-bagian storyboard

Menggambar adegan (sumber: elearningindustry.com)

Seperti yang sudah kami bahas sebelumnya soal bagian-bagian yang ada di storyboard, semua itu akan dimasukkan pada step ini. Tidak perlu semua bagian kamu masukkan. Cukup bagian yang dirasa penting untuk kamu dan tim. Namun jika kami lihat dari beberapa contoh storyboard, bagian yang pasti dimasukkan adalah nomor scene, shot, dan action (deskripsi adegan).

Step 5 – Mulai menggambar sketsa

storyboard 5

Contoh storyboard horizontal (sumber: lectureinprogress.com)

Nah, jika sudah mengisi step nomor 4, maka kamu akan lebih mudah untuk membuat sketsa gambar. Tidak perlu takut kalau kamu bukan seorang seniman. Yang penting gambarmu bisa dimengerti. Tinggal ikuti saja catatan yang sudah kamu tulis di setiap bagian storyboardOh iya, sketsa ini bisa kamu buat secara manual ataupun digital dengan menggambar menggunakan pen tablet. Tinggal pilih saja manakah metode yang lebih nyaman kamu gunakan.

Itu dia penjelasan singkat seputar storyboard. Sekarang kamu gak perlu bingung kalau harus membuat visualisasi adegan dari naskah atau script, karena ternyata cara membuat storyboard itu mudah. Jangan lupa membuat storyboard sebelum kamu memproduksi film atau animasi yah.

Polling

Slider
Slider
Slider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Film, Animasi & Video

Menegangkan Tapi Juga Bikin Penasaran, Ini Dia Film Agen Rahasia Wajib Tonton!

Film, Animasi & Video

5 Film Toxic Relationship yang Kisahnya Bikin Geregetan

Film, Animasi & Video

Mengubah Naskah Menjadi Ilustrasi lewat Storyboard

Film, Animasi & Video

Channel YouTube untuk Belajar Bahasa Asing, Bisa Mahir!

Film, Animasi & Video

Siap-Siap Tersentuh! 5 Film Pendek Indonesia Ini Wajib Kamu Tonton

Film, Animasi & Video

Cara Membuat Opening Video di Adobe Premiere

Quizzes

Slider
      TRENDING
#Trending
Next >>
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link