GenK LIFE

Aneh Tapi Nyata, 4 Fobia Unik yang Bikin Kamu Bertanya-tanya

Setiap orang pasti memiliki ketakutan akan suatu hal yang mungkin saja bisa dianggap biasa oleh orang lainnya. Ketakutan yang sampai merujuk ke tingkat parah kemudian dikenal dengan istilah fobia. Banyak orang yang memiliki fobia unik terhadap hal-hal atau kondisi yang bahkan tidak bisa diperkirakan oleh khalayak umum. Daripada kamu penasaran, langsung aja simak ulasannya di bawah ini. 

1. Filofobia

Sumber: pexels.com

Perasaan ketika jatuh cinta sering digambarkan sebagai suatu perasaan yang indah, tetapi lain halnya dengan orang-orang yang memiliki filofobia (philophobia). Philophobia adalah salah satu jenis fobia unik ketika seseorang merasa takut untuk jatuh cinta, bahkan menganggap hubungan percintaan adalah suatu hal yang mustahil. Beberapa gejala dari filofobia antara lain sering menghindari kontak dengan lawan jenis. 

Mereka dengan fobia ini juga mudah panik dan berkeringat secara berlebih ketika berhadapan dengan lawan jenis. Selain itu akan muncul perasaan takut yang berlebihan (tidak normal) terhadap rasa jatuh cinta atau hubungan percintaan, sulit bernapas secara normal, serta mual. Jenis fobia ini biasanya disebabkan oleh trauma pengalaman hubungan percintaan di masa lalu. Selain itu philophobia juga bisa disebabkan karena perceraian orang tua, pertengkaran orang tua, atau ketika melihat bahkan mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

Baca Juga :   5 Cara Mudah Agar Kamu, Milenial Bisa Hemat Menurut Ahli

2. Agorafobia 

Sumber: pexels.com

Agorafobia adalah salah satu jenis gangguan kecemasan pada manusia, dimana penderitanya merasa ketakutan yang berlebih dan menghindari tempat atau situasi yang menimbulkan rasa panik dan membuatnya malu, terjebak, atau tidak berdaya. Situasi-situasi tersebut antara lain, saat menggunakan transportasi massa, dalam keramaian, atau sedang antre. 

Tempat terbuka seperti jembatan dan tempat parkir, serta ruang tertutup seperti toko dan bioskop juga membuat penderita agoraphobia merasa khawatir. Kebanyakan gangguan agorafobia ini berkembang setelah penderitanya mengalami satu atau lebih serangan panik. Jika terpaksa ke tempat umum, penderita agorafobia merasa perlu untuk ditemani oleh orang yang mereka percayai, seperti anggota keluarga atau teman dekat, karena mereka tidak merasa aman.

About author

Related posts
GenK LIFE

7 Hal Yang Perlu Diketahui Soal Menstruasi! Para Wanita Wajib Tau!

GenK LIFE

Generasi Milenial Wajib Tahu, Ini 5 Tips Mencapai Financial Freedom di Usia Belia

GenK LIFE

Apa Benar Hujan-Hujanan Bisa Bikin Sakit? Simak Disini!

GenK LIFE

Kenali Anticipatory Anxiety, Kelainan Yang Membuatmu Overthinking