Creativepreneur and Career

Ingin Bisnis Kulinermu Terhindar dari Food Waste? Ikuti Tips Ini!

food waste

Limbah pangan atau food waste menjadi satu masalah besar dalam dunia bisnis kuliner. Bahkan faka yang mengejutkan, menurut data Kementerian Pertanian, setiap orang memproduksi limbah pangan sebesar 300 kilogram per tahun. Wah, bisa kamu bayangin sampah dapur seluruh warga Indonesia dalam satu tahun, nggak, Genks? Mencapai 1,3 juta ton, lho! Sebenarnya, kalau mau berupaya sedikit lebih keras, setiap pemilik bisnis kuliner bisa mengurangi food waste, kok. Berikut beberapa tips untuk menekan produksi limbah pangan dari dapur bisnis makananmu:

Tips #1: Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Sumber Gambar : newsstatic.rthk.hk

Langkah pertama menekan food waste yang wajib diterapkan bagi setiap pemilik bisnis kuliner adalah mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Emang harga plastik itu murah banget. Tapi dibalik itu ada dampak mengerikan yang harus ditanggung Bumi, karena bahan utama pembuatan plastik itu nggak bisa terurai sempurna meski ratusan tahun lamanya. Untuk menghindari risiko itu sekarang produsen plastik membuat plastik dari bahan ramah lingkungan, seperti cassava plastic yang bisa dipakai semua pengusaha, termasuk kamu yang menjalankan bisnis food and beverage.

Tips #2: Gunakan Bahan-Bahan Ramah Lingkungan

Sumber Gambar : kompasiana.com

Ada banyak banget kemasan makanan eco-friendly yang belakangan ini mulai marak dipilih pemilik usaha F&B, termasuk di Indonesia. Mulai dari sedotan, sendok dan garpu non-plastik, daun pisang sebagai alas atau pembungkus makanan hingga besek. Jadi, kalau kamu ingin bisnismu dalam bidang kuliner berkelanjutan dan terus berkembang, sebaiknya mulailah beralih ke bahan dan kemasan yang lebih ramah lingkungan, guys.

Tips #3: Hindari Food Waste di Dapur Produksi Seminimal Mungkin

Sumber Gambar : hypeabis.id

Tips selanjutnya dalam mengurangi food waste bagi pengusaha F&B adalah mengontrol penggunaan bahan baku pembuatan makanan dan minuman. Sayangnya hal ini seringkali terlewat. Kebanyakan pemilik usaha kuliner hanya mengutamakan poin di depan, seperti beralih dari plastik ke kemasan ramah lingkungan atau penggunaan alat-alat makan eco-friendly doang. Sementara di dapur produksi jarang diperhatikan.

Padahal, food waste justru lebih banyak terjadi di dapur produksi, lho, guys. Untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa melakukan berbagai cara. Misalnya menggunakan biji sirsak yang ditumbuk untuk mengusir hama yang biasanya mendatangi bahan-bahan makanan dan membuat bahan baku makanan cepat rusak. Kamu juga bisa memakai botol kaca sebagai kemasan, sehingga pelanggan bisa menggunakannya lagi untuk kebutuhan lain. Dan untuk sampah dapur, bisa kamu olah sedemikian rupa untuk dijadikan sebagai pupuk tanaman.

Tips #4: Lebih Baik Pilih Bahan Imperfect Produce

Sumber Gambar : earth911.com

Dan tips terakhir untuk menghindari atau seenggaknya mengurangi food waste adalah dengan memilih imperfect produce.

Hmm, apa itu imperfect produce?

Imperfect produce adalah produk-produk yang memiliki grade rendah, tapi sebenarnya kualitasnya nggak berbeda dengan bahan pangan yang bentuk dan warnanya sempurna.

Eits, imperfect produce bukan berarti sudah busuk, ya. Bahan-bahan yang masuk dalam kategori imperfect produce itu sebenarnya cuma bentuk dan warnanya doang yang nggak sempurna. Misalnya, wortel yang bercabang, pisang dempet atau cabai yang melingkar.

Bahan pangan yang secara fisik nggak sempurna sejatinya nggak bakalan mempengaruhi kualitas hidangan, kok. Jadi, jangan pernah pilih-pilih bahan makanan lagi, ya. Malah kamu bisa lebih berhemat dengan memilih imperfect produce. Karena biasanya imperfect produce dijual dengan harga miring ketimbang bahan baku dengan bentuk sempurna.

Selain dapat menghindari food waste, kamu juga jadi bisa menekan biaya operasional, deh. So, it’s a win-win solution, kan, GenKs?

Nah, itulah tips menghindari food waste dalam bisnis kuliner yang bisa kamu lakukan mulai dari sekarang. Nggak cuma cuan, tapi strategi di atas juga bakal bikin planet lebih sehat, lho.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Ideal untuk Pebisnis Pemula, Kenalan dengan Bisnis Model Canvas Yuk!

Creativepreneur and Career

Pengertian Temperatur Market dan Cara Mengoptimalkannya untuk Kesuksesan Bisnismu

Creativepreneur and Career

10 Skill Wajib di Tahun 2025 yang Perlu Kamu Milik

Creativepreneur and Career

Cara Cepat Meningkatkan Bisnis Online Dijamin Berhasil