fbpx

Mengabadikan Keindahan Galaksi dengan Cara Foto Milky Way

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
cara foto milky way

Melihat foto dengan taburan bintang di langit bisa bikin hati tenang. Tapi tahukah kamu bagaimana proses di balik pembuatannya? Berikut kami bagikan cara foto milky way yang bisa menjadi panduanmu ketika memotret di malam hari. Yuk simak!

Istilah milky way photography belum santer terdengar di khalayak ramai, tapi sebenarnya foto-foto milky way ini sering digunakan oleh banyak orang, bisa jadi kamu adalah salah satunya, GenK. Foto seperti ini biasa digunakan untuk wallpaper ponsel, header Twitter, dan sebagainya.

Nah, tahukah kamu apa itu milky way photography?

Milky way photography adalah sebuah aliran fotografi dengan memotret hamparan langit yang dipenuhi dengan bintang-bintang, bulan, dan elemen galaksi lainnya. 

Cara Foto Milky Way 1

Contoh foto milky way (sumber: pexels.com)

Di artikel kali ini kami akan membagikan seputar cara foto milky way yang bisa kamu gunakan untuk mengabadikan keindahan galaksi. Tapi sebelum masuk ke step by step-nya, kami akan mulai dengan membagikan daftar alat yang akan kamu gunakan saat pemotretan. Yuk kita lihat sama-sama!

Alat untuk Memotret Milky Way

Sebelum berangkat ke lokasi pemotretan, kamu harus mempersiapkan beberapa tools fotografi sebagai bekal saat hunting. Kenali alat-alatmu terlebih dahulu, karena ini menjadi salah satu cara menjadi fotografer andal seperti yang sudah pernah kami jelaskan di artikel sebelumnya. 

Alat-alat ini berguna untuk menunjang kamu saat memotret milky way yang jangkauannya begitu luas. Berikut adalah alat-alatnya, GenK:

1. Kamera DSLR 

Ada banyak merek kamera yang mumpuni untuk memotret langit di malam hari. Tidak harus menggunakan DSLR sih, kamu juga bisa menggunakan kamera Mirrorless. Yang penting kamera tersebut memiliki manual mode

kamera dslr

Kamera DSLR (sumber: pexels.com)

Kenapa demikian? Kendala yang sering dirasakan oleh fotografer saat memotret di malam hari adalah kurangnya pencahayaan. Untuk milky way photography sendiri, kamu membutuhkan kamera yang bisa memotret low light photography. Supaya, meski berada di tempat minim cahaya, hasil fotomu bisa terang dan terlihat taburan bintangnya, GenK. 

Nah, kalau tips dari kami, gunakan kamera DSLR yang memiliki fitur kapasitas high quality ISO supaya gambar tidak noise.

Baca Juga   Istilah Kamera Analog yang Harus Kamu Ketahui

2. Lensa Wide Angle

lensa wide

Lensa wide (sumber: the-digital-picture.com)

Memilih lensa yang tepat merupakan salah satu langkah awal cara foto milky way nih, GenK. Kami merekomendasikan kamu untuk menggunakan lensa wide angle supaya sudut gambar yang dijangkau jauh lebih besar. 

Bayangkan saja, kamu harus memotret langit yang membentang luas, dengan lensa wide angle. Kamu bisa mengabadikan pemandangan indah tersebut hanya dalam sekali jepret. Sangat praktis, GenK!

Selain lensa wide, kamu juga bisa menggunakan kamera 360 derajat loh. Format foto yang satu ini memang sedang hype di beberapa waktu belakangan. Mau memotret langit pun jadi serasa tanpa batasan, GenK.

3. Tripod

tripod

Tripod kamera (sumber: videomaker.com)

Tools yang berikutnya adalah tripod. Sebenarnya ini alat opsional, tapi sangat mempermudah kamu saat membuat foto milky way. Untuk mengambil gambar terang di tempat yang gelap, kamu harus menggunakan exposure yang tinggi, sehingga memerlukan waktu delay sekitar 15-40 detik saat memotret.

Supaya gambar tidak ngeblur karena shaky gunakanlah tripod. Pilihlah tripod yang kokoh di bagian tumpuan kakinya. Perhatikan juga bagian leveling instruments guna memastikan posisi tripod sudah stabil sebelum mulai mengambil gambar.

Baca Juga   Rekomendasi Tips & Kamera Vlog Buat Kamu yang Mau jadi Vlogger

Cara Foto Milky Way

Kalau semua alat-alat yang dibutuhkan sudah siap, sekarang kita masuk ke cara foto milky way nih. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk memotret galaksi atau hamparan langit. Yuk gaskan!

Step 1 – Kapan dan di mana 

Cara Foto Milky Way 2

Ilustrasi memotret milky way (sumber: pexels.com)

Untuk mengambil foto milky way dilakukan saat malam hari ketika semuanya sudah gelap serta bulan dan bintang sudah tampak. Kamu juga harus mempertimbangkan soal fase bulan untuk memperkirakan di mana posisi bulan saat itu. Jika bulan tampak bulat sempurna tentu akan menambah estetika foto yang tampak memukau. 

Tak hanya memperkirakan waktu, kamu juga mesti mempertimbangkan lokasi pemotretan. Pergilah ke tempat yang kadar polusinya masih rendah. Tujuannya supaya bintang-bintang di langit dapat tampak dengan jelas ketika ditangkap oleh lensamu, GenK.

Step 2 – Setting kamera

Cara foto milky way yang berikutnya adalah dengan mempersiapkan alat foto yang sudah kami sebutkan sebelumnya, seperti kamera, lensa wide angle, dan tripod. Tak lupa juga untuk mengubah pengaturan exposure triangle pada kamera. Berikut adalah rekomendasi setting kameranya:

  1. ISO, mulailah dengan menggunakan ISO 3200 sampai 6400 untuk mengumpulkan banyak cahaya. Untuk kondisi umum, ISO 3200 merupakan awalan yang baik saat memotret di tempat minim cahaya. Namun kamu juga harus memastikan gambar milky way tidak noise, GenK.
  2. Shutter speed, pengaturan shutter speed juga harus disesuaikan dengan panjang lensa, apakah 14mm, 24mm, dan sebagainya. Angka 600 merupakan yang paling umum digunakan untuk milky way photography atau kamu juga bisa menggunakan angka 500 yang merupakan aturan konservatif.
  3. Aperture, milky way photography adalah tentang seberapa banyak kamu mengumpulkan cahaya sehingga depth of field bukanlah masalah utama di sini. Untuk aperture sendiri, kamu perlu mengatur lensa dengan bukaan yang lebar atau sampai f/ berada di angka terkecil. Misalnya kamu menggunakan lensa 14 mm, berarti aperture-nya maksimum f/2.8.

Step 3 – Gunakan live preview

live preview

Bagian live preview (sumber: en.wikipedia.org)

Memotret milky way di tempat yang gelap tentu tidaklah mudah, kamu harus terus mencoba fokus dengan pengambilan gambar. Gunakanlah live preview pada display LCD kamera untuk dijadikan sebagai viewfinder.  Ini memungkinkan kamu untuk melihat framing dan pengaturan exposure lainnya sebelum benar-benar mulai memotret gambar.

Baca Juga   Begini Caranya Fotografi Melatih Memori Kamu

Step 4 – Komposisi gambar

Cara Foto Milky Way 3

Contoh milky way dengan background bebatuan (sumber: pexels.com)

Bukan berarti dengan memotret di tempat yang gelap berarti kamu melupakan visual background foto. Sebenarnya ini bukan aturan yang mengikat, tapi umumnya milky way photography menggunakan format landscape untuk menampilkan hamparan langit yang luas. 

Dengan memotret landscape, berarti ada beberapa objek juga yang mungkin tertangkap kamera. Usahakan untuk fokus pada kedua bagian, yaitu di bagian atas (langit) dan bawah (background) gambar. Sekadar tips, kamu bisa memasukkan gunung, pohon, atau bebatuan untuk menghasilkan visual background yang memukau. 

Step 5 – Ubah pengaturan exposure triangle

Cara Foto Milky Way 4

Ilustrasi mengatur kamera (sumber: pexels.com)

Pada step kedua memang sudah dijelaskan tentang setting kameranya, tetapi format seperti itu tidak selalu memuaskan. Ketahuilah bahwa setiap tempat dan waktu memotret akan menghasilkan foto yang berbeda-beda pula. Belum lagi kalau cuaca sedang tidak mendukung, kamu mesti mencari cara lain agar milky way tetap berhasil diabadikan.

Tidak ada salahnya mengubah pengaturan exposure secara terus menerus guna mendapatkan hasil foto yang memuaskan. Saat proses editing foto nantinya pun tidak akan terlalu rumit jika hasil footage fotonya saja sudah menawan. 


Itu dia cara foto milky way yang bisa kamu ikuti step by step-nya. Kalau sekiranya tools yang kamu miliki sudah memungkinkan untuk membuat milky way photography, berarti sekarang saatnya untuk mempraktikkannya nih. Tak lupa setelah itu bagikan karyamu kepada teman-teman melalui media sosial. Selamat mencoba, GenK!

Polling

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Fotografi

7 Kursus Online Buat Belajar Fotografi dari Pemula Sampai Pro

Fotografi

Mengenal 5 Jenis Lensa Kamera HP dan Fungsinya

Fotografi

5 Situs untuk Download Gambar Gratis Tanpa Copyright

Fotografi

Dasar-Dasar Mobile Photography pt. 2: Komposisi Fotografi

Fotografi

8 Tips Fotografi di HP Biar Gak Kalah dengan Kamera Profesional

Fotografi

Dasar-Dasar Mobile Photography pt. 1: Komponen Kamera

Fotografi

Cara Mengedit Foto ala Polaroid

Fotografi

6 Tips Cara Selfie Sempurna

Fotografi

Buat Fotomu Jadi Istimewa lewat Fotografi Golden Hour 

Fotografi

Tips dan Trik Edit Foto Ala Korea yang Bisa Kamu Tiru

Fotografi

Begini Caranya Fotografi Melatih Memori Kamu

Fotografi

Istilah Kamera Analog yang Harus Kamu Ketahui

Fotografi

6 Kamera Digital yang Cocok Dibawa Travelling

Fotografi

Kelebihan dan Kekurangan Kamera Analog

Fotografi

6 Cara Membuat Alat-Alat Lighting Foto Sederhana

Fotografi

Mengubah Bayangan Menjadi Karya lewat Shadow Art

Fotografi

Mau Jadi Fotografer Andal? Pelajari Dulu 6 Hal Ini!

Fotografi

10 Kamera Mirrorless Terbaik Harga 5 Juta-an

Fotografi

Ayo Belajar Macro Photography!

Fotografi

Serunya Memotret dengan Disposable Camera

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link