Mengubah Bayangan Menjadi Karya lewat Shadow Art

Dibaca Normal: 6 menit aja
shadow art

Seni yang memanfaatkan bayangan pasti sudah familiar buatmu, contohnya wayang. Namun beberapa orang mengeksplorasi lebih jauh lagi gaya seni macam ini sehingga menjadi sesuatu yang unik dan berbeda. Shadow art adalah salah satunya. Saat mati lampu, lilin pun dinyalakan. Tanganmu membentuk seekor burung yang mengepak-ngepakan sayapnya. Kemudian ada bentuk burung yang terpampang di dinding, hasil bayangan yang dipantulkan dari sinar lilin. Pasti kamu pernah melakukannya bukan?

Mungkin kegiatan seperti itu dirasa kurang berfaedah. Padahal kalau kamu tekun mendalaminya bisa dijadikan kesenian bayangan loh. Kesenian ini disebut dengan shadow art. Yang tadinya bayangan dianggap sepele, sekarang bisa menjadi karya yang bernilai.

Membuat shadow puppet atau boneka dari bayangan di dinding memang sudah tak asing lagi. Akan tetapi, beberapa orang kreatif di luar sana membawanya ke tingkat yang berbeda. Shadow art tidak serumit yang kamu bayangkan kok. Bahkan lebih sederhana dibanding wayang kulit yang memerlukan keterampilan gerakan tangan. 

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Apa Itu Shadow Art?

shadow art 1

Shadow art karya Diet Wiegman (sumber: dietwiegman.tumblr.com)

Shadow art adalah sebuah seni bayangan yang unik, di mana bayangan yang dihasilkan oleh objek 3D dikreasikan menjadi karya berbentuk 2D dengan tambahan efek yang artistik. Seorang kreator kesenian ini harus bisa menentukan posisi objek untuk menghasilkan bayangan yang diinginkan. Selanjutnya, tinggal bagaimana cara mereka membentuknya menjadi gambar 2D. Tentunya dibutuhkan imajinasi dan kreativitas yang tinggi.

Kuncinya adalah kepekaan kamu terhadap hasil bayangan yang dipantulkan objek, karena tidak semua objek langsung memantulkan bayangan yang menyerupai objek lainnya. Kamu perlu mengeksplorasi arah masuknya cahaya dengan sudut pandang objek yang kamu pilih. Ketepatan waktu sangat diperlukan. Jadinya harus sabar menunggu momen supaya hasil karya buatanmu sesuai dengan konsep awal.

shadow art 2

Shadow art karya Tim Noble dan Sue Webster (sumber: .artworksforchange.org)

Pengoptimalan ini sangat penting, karena tidak mudah bermain dengan bayangan. Sehingga ada juga kreator yang menggunakan bantuan aplikasi edit foto agar lebih mudah melewati kendala-kendala yang dihadapi saat proses perancangan karya. Banyak jalan menuju Roma.

Shadow art termasuk salah satu karya seni yang sedang populer saat ini. Terkadang para kreator menunjukkan proses pembuatan yang tentunya bakal membuat kamu penasaran sekaligus kagum. Setiap objek 3D yang dipakai kreator akan membuatmu bertanya-tanya, “Kira-kira mau dibuat jadi apa ya?”

Baca Juga
Memanfaatkan Cahaya Minim dengan Low Light Photography

Shadow Art: Objek, Cahaya, dan Bayangan

Ada 3 hal yang mesti kamu perhatikan saat membuatnya, yaitu objek, cahaya, dan bayangan. Barulah dari situ imajinasi muncul dan kemudian diolah semenarik mungkin dengan kreativitas yang kamu punya. Ketiga hal tersebut tidak akan pernah bisa dilepaskan, karena saling berkaitan sebagai pijakan dasar pembuatan karya. Yuk kita bahas satu per satu!    

  • Objek

Objek menjadi bahan yang mesti ada dalam pembuatan shadow art, karena tidak akan ada bentuk bayangan yang dihasilkan kalau tidak ada objeknya. Untuk pemilihan objek sebenarnya sangat fleksibel dan bebas. Tidak ada ketentuan yang mengikat kok. Hanya saja kamu perlu sering-sering mengeksplorasi objek, karena karakteristik setiap objek itu berbeda-beda.    

  • Cahaya

Ada tiga jenis teknik penggunaan cahaya yang bisa kamu terapkan. Pertama adalah teknik ambiens atau menggunakan cahaya matahari. Kedua adalah teknik cahaya buatan yang biasanya dihasilkan dari lighting tambahan yang memang sengaja kamu gunakan, seperti ring light dan lampu sorot. Lalu yang ketiga adalah penggabungan teknik ambiens dengan cahaya buatan. Biasanya digunakan karena cahaya matahari yang masuk tidak sesuai dengan yang kamu inginkan.

Bermain dengan cahaya terbilang rumit. Apalagi kalau harus berurusan dengan cahaya matahari yang tidak bisa kamu atur semaumu. Semuanya butuh trik-trik tertentu. Banyak latihan bisa menjadi solusinya kok, karena dari kegagalan yang kamu alami saat latihan bisa dijadikan sebagai pelajaran untuk terus melangkah maju.    

Baca Juga
Mau Jadi Fotografer Andal? Pelajari Dulu 6 Hal Ini!

  • Bayangan

Nah, poin berikutnya yang termasuk ke dalam 3 hal penting pembuatan seni bayangan adalah bayangan itu sendiri. Dari nama karyanya saja sudah dapat dipastikan kalau bayangan adalah unsur utama. Untuk memaksimalkan penggunaan bayangan, kamu bisa bermain dengan kreativitasmu. Misalnya kamu berniat membuat shadow art di pagi hari. Kamu harus tentukan, jam berapa kamu ingin membuat?

Bayangan di jam 8 pagi dengan bayangan di jam 10 pagi tentu akan berbeda arahnya. Maka dari itu kamu mesti cepat tanggap dalam mengambil setiap kesempatan. Nah, tertarik mencoba? Biar semakin paham soal shadow art, yuk kenali salah satu kreatornya!  

Vincent Bal, Semua Bermula dari Cangkir Teh

Vincent Bal adalah seorang seniman yang berasal dari Belgium. Ia merupakan filmmaker yang membuat karya dari bayangan objek yang ada di rumahnya. Setiap hari ia terus membuat gambar dari bayangan yang dipantulkan objek. Sekarang ia sudah menjadi seniman shadow art yang sangat populer di kalangan masyarakat, terutama warganet. Tapi tahukah kamu bagaimana awal mula Vincent menemukan ide? Semua bermula dari cangkir teh di rumahnya.

shadow art 3

Shadow art karya Vincent Bal (sumber: instagram.com/vincent_bal)

Pada suatu hari, Vincent sedang mengerjakan skrip di meja kerjanya. Lalu ada cahaya masuk melalui celah jendelanya. Ia melihat bayangan yang dipantulkan dari cangkir teh miliknya terlihat seperti gajah. Dari situ ia mencoba membuat gambar yang dimulai dari doodle sederhana.

Lalu ia memotret hasil perpaduan gambar dan bayangan tersebut menggunakan ponselnya. Tak lupa ia juga mengunggahnya di media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Ternyata ada banyak tanggapan positif dari warganet. Sejak saat itu, ia terus mencoba membuat shadow art setiap harinya. Target pertama Vincent adalah 100 gambar. Dua tahun kemudian, ia sudah berhasil membuat lebih dari 1000 gambar loh. Hingga saat ini, sudah terhitung 3 tahun ia menekuni kesenian ini Keren banget!

shadow art 4

Shadow art karya Vincent Bal (sumber: instagram.com/vincent_bal)

Karena sudah lama berkutat di bidang ini, Vincent berpikir untuk memberi nama teknik pembuatan shadow art miliknya. Lalu ia memilih nama shadowology. Alasannya super simpel. Nama shadowology dipilih karena mampu memberikan kesan yang serius dan terdengar seperti bahasa ilmiah. Wah ada-ada saja ya.

Jika kamu suka dan tertarik untuk mengoleksi karya Vincent Bal di rumah. Sekarang kamu bisa membeli karya gambarnya dalam bentuk lembaran dan postcard. Semua adalah hasil karyanya bermain dengan bayangan dan doodle. Semua dibuat dan dikemas sendiri oleh tangan andal Vincent Bal.  

Baca Juga
Membuat Diorama Super Keren lewat Miniature Photography

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Fotografi

Tutorial Cara Menghilangkan Objek di Photoshop

Fotografi

Tutorial Snapseed untuk Foto Instagram Lebih Estetik

Fotografi

7 Tips Mudah Cara Membuat Foto Siluet untuk Pemula

Fotografi

Mengenal 5 Jenis Lensa Kamera HP dan Fungsinya

Fotografi

5 Akun Instagram Toy Photography Ini Punya Karya yang Menginspirasi

Fotografi

Cara Mengedit Foto ala Polaroid

Quizzes

Slider
      TRENDING
#Trending
Next >>