Memotret Keindahan Bayangan lewat Shadow Photography

Dibaca Normal: 6 menit aja
shadow photography

Lewat shadow photography, bayangan bisa disulap menjadi komponen foto yang berguna banget untuk menunjang visual loh. Ingin belajar soal fotografi bayangan? Mari simak penjelasannya hanya di sini, GenK!

Banyak orang yang percaya bahwa pencahayaan menjadi hal utama untuk menghasilkan foto yang memukau. Meskipun begitu, gelap-terang haruslah seimbang supaya menciptakan komponen yang sama menariknya.

Di artikel ini, kami akan membahas seputar shadow photography, seperti cara pembuatannya dan tips untuk menghasilkan foto bayangan yang dramatik. Yuk simak informasinya, GenK! 儭

Mengenal Bayangan, Siluet, dan Refleksi

Pertama-tama, apa itu bayangan?

Bayangan adalah kontur yang tercipta ketika suatu benda atau orang menghalangi masuknya sinar matahari ketika mencapai permukaan. Bentuk bayangan bisa berubah-ubah tergantung dengan bentuk objek, ukuran objek, sudut arah cahaya, jarak antara cahaya ke objek, dan intensitas cahaya yang masuk.

shadow photography 1

Foto bayangan orang bermain di lapangan (sumber: pexels.com)

Sebenarnya peran bayangan di dalam fotografi terkadang masih disalahartikan. Bayangan masih sering banget diartikan sebagai siluet dan refleksi, padahal ketiganya saling berbeda satu sama lain.

Siluet tercipta karena cahaya yang terbatas saat memotret. Sedangkan refleksi tercipta sebagai proyeksi pada permukaan yang dibentuk oleh suatu objek. Meskipun secara konsep bayangan, siluet, dan refleksi hampir serupa, ketiga fenomena ini adalah subjek yang tidak sama di dalam bidang fotografi, GenK.

Bayangan Mempengaruhi Kualitas Foto

Shadow photography adalah teknik fotografi yang memotret subjek bersama bayangannya untuk memperkuat visual yang lebih dramatik dan mengikat emosi orang lain lewat foto.

Dalam beberapa kasus, fotografer sengaja menonjolkan bayangan di dalam foto sebagai detail agar hasil akhirnya terlihat lebih memukau. Meskipun bayangan tidak dijadikan sebagai titik fokus foto, tetapi penggunaan bayangan dirasa mampu untuk mendukung estetika subjek utama yang berdimensi.

shadow photography 2

Contoh foto portrait dengan shadow photography (sumber: pexels.com)

Selain itu, fotografer juga kerap sengaja bereksperimen dengan efek bayangan yang ada pada subjek. Caranya adalah menyorotkan cahaya langsung ke subjek guna mendapatkan hasil bayangan yang mereka inginkan. Efek bayangan dirasa mampu memberikan tekstur, pola, dan bahkan emosi kepada orang lain.

Semua ini membuktikan bahwa peran bayangan pada shadow photography dibuat secara sengaja oleh fotografer guna mempercantik visual.

Baca Juga
Mengabadikan Cantiknya Lintasan Cahaya lewat Bulb Photography

Bagaimana Cara Membuat Shadow Photography?

Supaya dapat menguasai shadow photography alias fotografi bayangan, ada beberapa langkah penting yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas foto. Yuk langsung masuk ke langkah yang pertama!

1. Tentukan tujuanmu menggunakan bayangan

Cara membuat shadow photography yang pertama adalah dengan menentukan tujuan penggunaan bayangan saat memotret. Apakah hanya digunakan sebagai aksen pemanis foto? Atau mungkin kamu ingin mempertegas efek dimensi subjek?

Secara tidak sadar, orang lain pun akan langsung tertuju dan melihat ke arah subjek yang memiliki bayangan. Sekarang keputusan ada di tanganmu, GenK.

2. Pertimbangkan jarak dan kualitas sumber cahaya

cahaya matahari dan subjek

Ilustrasi jarak cahaya dengan subjek foto (sumber: pexels.com)

Jika ternyata jarak sumber cahaya jauh dan buram, hasil bayangan yang diciptakan pun akan lebih tipis daripada hasil dari jarak cahaya yang lebih dekat. Maka dari itu, setiap jarak dan posisi sumber cahaya akan mempengaruhi bentuk bayangan.

Agar menghasilkan bentuk bayangan yang sesuai, solusinya adalah dari awal kamu sudah memilih sudut pengambilan gambar. Selain itu pastikan juga waktu yang kamu pilih untuk pemotretan, karena arah matahari akan selalu berubah-ubah setiap waktunya. Ya kecuali kalau kamu pakai artificial light, GenK.

3. Perhatikan posisi subjek

Masih berhubungan dengan poin yang di atas, posisi subjek juga akan mempengaruhi bentuk bayangan. Ini berarti jarak dan kualitas sumber cahaya, serta posisi subjek a.k.a berkaitan satu sama lain. Karena kalau ada yang berubah sedikit saja akan mempengaruhi komposisi fotomu secara drastis.

Kalau seperti ini, kamu harus bagaimana dong?

Yap, kuncinya adalah terus melakukan eksperimen. Semakin lama, kamu pun akan semakin paham dan dapat memprediksi bagaimana bentuk bayangan berdasarkan jarak cahaya dan posisi subjek. Sudah seperti fotografer andal, GenK!

Baca Juga
7 Tips Mudah Cara Membuat Foto Siluet untuk Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Fotografi

Tutorial Cara Membuat Ink Photography Versi Low Budget

Fotografi

Tips dan Trik Eksperimen Tinta lewat Ink Photography

Fotografi

5 Rekomendasi Merek Kamera Polaroid yang Bagus

Fotografi

Mengenal 11 Jenis Aturan Komposisi dalam Fotografi

            Thank u, next!     
Mau inspirasi mengalir deras dan kreativitas anti mandek? Dapetin kurasi konten berkualitas dan undangan eksklusif ke acara-acara seru kreativv ID!
close-link