5 Tips Travel Photography untuk Pemula

Dibaca Normal: 5 menit aja
travel photography

Kamu ingin mengabadikan momen-momen terbaik di setiap tempat yang kamu kunjungi? Mulai dari indahnya pemandangan alam, tingginya bangunan pencakar langit di perkotaan, sampai meriahnya festival kesenian di desa. Yuk intip caranya lewat tips travel photography untuk pemula.

Menghabiskan waktu liburan mengunjungi tempat-tempat idaman belum lengkap rasanya kalau tidak membawa serta hasil foto-foto yang menawan pula. Lewat gambar yang ditangkap kamera, kamu dapat terus mengingat waktu-waktu yang menyenangkan untuk dibagikan ke banyak orang.

Ada satu bidang khusus menangani hal ini, GenK, namanya travel photography. Jenis fotografi yang satu ini memang fokus pada pengambilan gambar dalam perjalanan yang dapat mencakup berbagai bidang fotografi lain, seperti street photography, human interest photography, sampai landscape photography.

Kalau kamu punya rencana travelling yang akan datang dan ingin mengabadikan momen-momen terbaik dari setiap bagian perjalanan, berikut ini beberapa tips travel photography yang bisa dicoba supaya foto kamu jadi lebih paripurna dan perjalanan pun jadi lebih seru.

1. Bangun Awal, Tidur Paling Akhir

Travel photography 1

Foto ciamik saat golden hour (sumber: pexels.com)

Ada pepatah yang mengatakan, Bangun Pagi Supaya Rezeki Tidak Dipatok Ayam. Pernah dengar gak, GenK? Pepatah yang berarti kalau kamu tidak bangun pagi, rezekimu akan diambil oleh orang. Kurang lebih serupa nih dengan urusan travel photography.

Kalau kamu ingin mendapatkan gambar terbaik untuk fotomu, kamu pasti tahu dong elemen penting apa yang wajib selalu ada? Yap, apa lagi kalau bukan pencahayaan. Aspek pencahayaan wajib menjadi pertimbangan saat akan mengambil foto, GenK. Terlebih untuk travelling photography yang banyak mengambil tempat di luar ruangan.

Untuk mendapatkan foto pemandangan alam yang memukau, atau berbagai background objek wisata yang cantik, waktu di awal pagi hari dan sore hari merupakan saat yang tepat untuk mengambil foto dengan bantuan cahaya keemasan yang dikenal dengan istilah golden hour.

2. Riset Lokasi

Travel photography 2

Cari tahu lokasi unik di destinasimu (sumber: pexels.com)

Hal pertama yang harus kamu lakukan terlebih dahulu sebelum memulai travelling adalah dengan mencari tahu lokasi yang akan kamu kunjungi. Tahapan ini berguna untuk membantumu dalam menentukan waktu, tempat, serta keperluan yang mesti kamu penuhi untuk perjalanan tersebut.

Apalagi di zaman yang serba canggih sekarang, GenK, mbah Google dan mbak Instagram sudah siap sedia untuk membantumu mencari inspirasi tempat terbaik yang akan kamu explore. Beberapa pertanyaan yang bisa kamu pertimbangan dalam melakukan riset lokasi diantaranya:

  • Apa objek wisata atau hal menarik yang ada di (nama tempat yang akan kamu kunjungi, misalnya di Seoul).
  • Acara, perayaan, atau kegiatan khusus di Seoul.
  • Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Seoul
  • Bagaimana cuaca di Seoul pada bulan September.

Dengan membuat rencana yang matang, kamu bisa meningkatkan kesempatanmu mendapatkan pengalaman travel photography terbaik di spot-spot favorit dengan foto yang ciamik.

Baca Juga
5 Destinasi Wisata Super Prioritas Indonesia yang Wajib Dikunjungi

3. Kenalan dan Selalu Minta Izin

Travel photography 3

Foto dua wanita membawa wadah (sumber: pexels.com)

Berjalan ke tempat baru akan jadi hal yang menyenangkan saat kamu menemui berbagai hal unik yang belum pernah ditemui sebelumnya. Baik itu dari tempat, kegiatan, budaya, dan elemen sosial di suatu tempat. Mengambil foto saat travelling juga perlu memperhatikan beberapa hal, GenK.

Ketika kamu akan mengambil gambar orang yang kamu temui di jalan, atau kumpulan beberapa orang yang sedang melakukan aktivitas yang menarik untuk diabadikan, selalu awali dengan meminta izin pada orang bersangkutan yang akan kamu potret tersebut. Apalagi kalau orang tersebut menjadi subjek utama di fotomu.

Cobalah berkenalan dan mengobrol dengan warga lokal atau orang yang kamu temui di jalan. Baik sekadar berbasa-basi meminta petunjuk arah atau untuk meminta izin sebelum mengambil gambar. Dengan demikian, kesempatanmu untuk dapat mengabadikan foto dapat berjalan dengan lebih lancar.

Selain meminta izin sebelum mengambil foto orang, tidak ketinggalan juga untuk urusan tempat, GenK. Pada umumnya, ada beberapa tempat atau bagian tertentu dari lokasi wisata yang biasanya tidak boleh dimasuki oleh pengunjung, atau adanya aturan tertentu yang mesti diikuti. Khususnya di situs-situs keagamaan, seperti candi, gereja, masjid, atau kuil.

4. Rules of Third

Travel photography 4

Contoh penggunaan rules of third (sumber: expertvagabond.com)

Salah satu bahan dasar untuk ramuan fotografi yang gak boleh ketinggalan, rules of third. Buat yang suka mengambil foto pasti sudah tidak asing lagi dengan elemen ini. Rules of third merupakan aturan yang ditetapkan dalam menghasilkan foto yang seimbang.

Gambar akan dibagi dalam tiga kotak vertikal dan tiga kotak horizontal atau juga disebut dengan istilah grid. Tujuan dari penggunaan grid ini adalah dengan menempatkan bagian penting dari foto pada salah satu bagian kotak tersebut, agar membantu framing visual yang lebih dipandang mata.

Fitur framing grid pada umumnya sudah tersedia sebagai fungsi bawaan di berbagai jenis kamera HP, GenK. Jadi buat kamu yang mengambil foto dengan menggunakan kamera HP, tidak perlu khawatir. Cukup aktifkan fungsi ini sebelum mulai menjepret.

Contoh aplikasi komposisi rules of third dalam travel photography untuk foto pemandangan di atas. Pastikan subjek ditempatkan di salah satu bagian kotak dengan menghindari bagian grid tepat di tengah. Jangan lupa untuk turut memperhatikan penempatan garis khatulistiwa agar tampak lurus yah.

Baca Juga
Mengenal 11 Jenis Aturan Komposisi dalam Fotografi

5. Pahami Kameramu

Travel photography 5

Pahami kameramu untuk berbagai momen tak terduga (sumber: pexels.com)

Bayangkan saat kamu sedang berkemah di pinggir hutan, lalu ketika bangun di pagi hari, seekor rusa sedang merumput tepat di depan kemahmu. Momen ini pastinya tidak boleh terlewatkan dong. Dengan secepat kilat, kamera di dalam tas sudah langsung berada di tangan dan siap menjepret rusa cantik di hadapanmu.

Eh, tapi saat sedang menjepret, ternyata hasilnya malah blur dan lenyaplah sudah kesempatanmu mendapatkan foto rusa dalam jarak yang super dekat. Maka dari itu, kamu perlu benar-benar memahami kamera yang akan kamu gunakan dalam untuk travel fotografi.

Kenalilah jenis kamera mulai dari pengaturan manualnya, kapasitas pengambilan gambar untuk kondisi minim cahaya, sampai tersedia tidaknya fitur bawaan seperti optical image stabilization (OIS).

Dengan mengetahui secara mendalam seluk-beluk kamera, kamu jadi bisa mengantisipasi situasi dan kondisi yang paling optimal sebelum mulai memotret. Jadi tidak ada lagi momen menarik yang akan terlewatkan, GenK.


Travel photography akan jadi lebih menyenangkan dengan persiapan yang matang. Seperti kata pepatah, GenK, selalu sedia payung sebelum hujan. Luangkan waktu yang cukup jika kamu benar-benar ingin mengabadikan foto sempurna dari perjalananmu.

Polling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Fotografi

Tutorial Cara Membuat Ink Photography Versi Low Budget

Fotografi

Tips dan Trik Eksperimen Tinta lewat Ink Photography

Fotografi

5 Rekomendasi Merek Kamera Polaroid yang Bagus

Fotografi

Mengenal 11 Jenis Aturan Komposisi dalam Fotografi

            Thank u, next!     
Mau inspirasi mengalir deras dan kreativitas anti mandek? Dapetin kurasi konten berkualitas dan undangan eksklusif ke acara-acara seru kreativv ID!
close-link