6 Perusahaan Developer Game Indonesia yang Mendunia

Dibaca Normal: 5 menit aja
developer game indonesia

Bermain game di waktu senggang memang paling seru. Berjam-jam duduk di depan gadget tidak bakalan terasa deh. Tapi tahukah kamu kalau keseruan game yang kamu mainkan ini tercipta oleh sekelompok orang yang bekerja siang dan malam demi mampu menghasilkan karya game yang apik? Mereka disebut dengan developer game.

Developer adalah seorang atau kelompok berjumlah satu sampai ratusan orang yang bertugas dalam hal pengembangan video game atau software terkait, seperti desain, pemrograman, pengujian dan lain-lain dengan sokongan dari publisher. Contoh developer game dunia yakni Bandai Namco, Com2us, Sega, Ubisoft, Moonton, dan masih banyak lagi. Selain nama-nama tadi, ternyata di Indonesia banyak juga loh developer game yang mendulang kesuksesan, pastinya tidak kalah hebat. Berikut kami rangkum enam perusahaan developer game Indonesia yang mendunia.

1. Own Games 

developer game indonesia

Tahu Bulat oleh Own Game (sumber: cheatgame4u.com)

Tahu bulat digoreng dadakan. Siapa yang tidak tahu game Tahu Bulat yang sempat viral beberapa tahun lalu? Hebatnya, game tersebut berhasil menembus top chart Google Play dengan mengalahkan game sekelas Clash of Clans. Padahal game ini lahir dari keisengan developer-nya, yaitu Own Games. Own Games adalah developer game asal Bandung yang didirikan oleh dua bersaudara, Eldwin Viriya dan Jefvin Viriya. Mereka bukanlah pemain baru di industri game Indonesia, karena telah aktif mengembangkan game lokal sejak tahun 2011. 

UPDATES

Slider

Hingga saat ini Own Games sudah mengembangkan banyak judul game loh, seperti Own Super Squad, Own Pet Dragon, Own Kingdom, Eyes On Dragon, dan masih banyak lagi. Kita patut berbangga, karena Own Games pernah meraih beberapa penghargaan bergengsi seperti penghargaan di Mobile Game Developer War 5 dan penghargaan dari INAICTA (Indonesia ICT Award) tahun 2013 dalam kategori game.

2. Agate Studio

developer game indonesia

Valthirian Arc oleh Agate Studio (sumber: gameprime.org)

Selanjutnya ada Agate Studio yang merupakan developer game Indonesia yang berbasis di Bandung. Perusahaan ini didirikan pada 1 April 2009 oleh 17 orang, di antaranya yaitu Arief Widhiyasa, Andrew Pratomo Budianto, Aditia Dwiperdana, Aswin Juari, dan kawan-kawan yang saat itu masih berstatus sebagai mahasiswa yang memang gemar bermain game

Melihat kondisi industri game saat itu, Agate lebih fokus mengembangkan flash game sebelum akhirnya membuat advergames dan services games pada tahun 2010. Kemudian pada tahun 2011, mereka meluncurkan game bernama Football Saga, Near Field Communication, dan Smash Mania yang menjadi augmented reality pertama di dunia. 

Perusahaan ini berkembang setiap tahunnya dengan terus menggarap proyek-proyek baru. Salah satunya yaitu membuat Oolean bersama Telkomsel Indonesia pada tahun 2019 dalam rangka mengembangkan industri game lokal supaya mampu bersaing di negeri sendiri sekaligus sebagai bentuk manuver perseroan untuk terus maju di industri digital. Beberapa judul game yang mereka kembangkan yaitu Valthirian Arc, Teka Teki Santai, Upin & Ipin, Football Saga 2, dan Game Anak Sholeh.

Baca Juga
6 Mobile Game Paling Ditunggu Tahun 2020

3. Toge Productions

Infectonator: Survivors oleh Toge Production (sumber: id.techinasia.com)

Developer game Indonesia yang berikutnya yaitu Toge Production. Toge yang ini tidak untuk dimakan yah, melainkan untuk mengembangkan dan mendorong game lokal agar mampu bersaing secara mendunia. Toge Production adalah developer game asal Tangerang yang didirikan pada tahun 2009 oleh Kris Antoni dan Jonathan Manuel. Nama “Toge” yang berasal dari kata “tauge” memiliki filosofi tentang pencapaian besar dari yang awalnya kecil sampai tumbuh menjulang. Selain itu, nama “Toge” dipilih karena sayuran ini mampu beradaptasi dan tumbuh cepat.

Toge Production menyediakan game dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Arab agar player internasional bisa ikut bermain dengan mudah. Judul game pertama yang dibuat oleh perusahaan ini adalah Infectonator: Survivors yang sukses membawanya menjadi merek global. Ada pula beberapa judul game lainnya, yaitu Rage in Peace, My Lovely Daughter, Rising Hell, dan masih banyak lagi. Sekadar informasi nih, Toge Production pernah memenangkan penghargaan Best Storytelling dan Best Visual Art di SEA Games 2018 yang patut diberi apresiasi.

Baca Juga
5 Rekomendasi Gamepad Android Terbaik di Bawah 300 Ribu

4. Touchten Games

developer game indonesia

Ramen Chain oleh Touchten Games (sumber: id.techinasia.com)

Berikutnya adalah Touchten Games yang termasuk ke dalam jajaran developer game ternama Indonesia. Terbentuknya Touchten lahir dari ide tiga orang bersaudara yang memang memiliki passion di bidang video game, adalah Anton Soeharyo sebagai CEO, Rokimas Soeharyo sebagai COO, dan Dede Indrapurna sebagai CTO. Mereka memulai sepak terjang di dunia game sejak tahun 2009 yang berbasis di Jakarta karena melihat masa depan yang cerah di industri tersebut. 

Ketiga orang hebat di balik Touchten tersebut sukses menciptakan game yang kualitasnya tidak kalah dari game buatan luar negeri. Terbukti mereka sukses mendapat sertifikasi sebagai Top Developer dari Google Play pada tahun 2015 silam. Game berjudul Infinite Sky buatan mereka berhasil menduduki Top 10 Rank App Store iOS di 43 negara. Selain Infinite Sky, beberapa judul game lainnya yang berhasil menarik perhatian player dunia ialah Ramen Chain, Amazing Cupid, Cute Kill, dan Teka Teki Saku.

Baca Juga
Video Games yang Berhubungan dengan Kesehatan Mental

5. Solite Studio

Save The Hamster oleh Solite Studio (sumber: app4smart.com)

Developer game lokal berikutnya akan kami bahas berasal dari Bangkalan Indonesia, yaitu Solite Studio. Pada 2013, perusahaan game lokal ini didirikan oleh tiga siswa yang memang memiliki passion dalam dunia ICT. Mereka ingin menciptakan game yang tidak hanya menghibur, tetapi juga ada nilai edukasinya. Mereka fokus membuat game yang dapat diakses dari perangkat seluler multiplatform seperti game di Android, iOS, dan Windows Phone. 

Solite Studio sukses mengharumkan nama bangsa dengan memenangkan penghargaan Microsoft Imagine Cup 2013 lewat karya mereka yang berjudul Save The Hamster. Game tersebut berhasil membawa mereka sebagai juara dua di acara tersebut yang diselenggarakan di Rusia. Beberapa judul game lain yang dibuat oleh Solite Studio ialah Count The Bunnies, Kuis Cerdas Indonesia, dan Cerdas-Cermat SMP/SMA.

Baca Juga
6 Game eSport yang Bisa Menjadi Profesi

6. Digital Happiness

developer game indonesia

DreadOut 2 oleh Digital Happiness (sumber: gameprime.org)

Siapa yang tidak tahu DreadOut? Seri game horor yang bikin dag-dig-dug ini dikembangkan oleh perusahaan developer game Indonesia bernama Digital Happiness. Perusahaan yang didirikan oleh Rachmad Imron pada tahun 2013 ini berhasil mengembangkan game DreadOut yang menarik perhatian player lokal sampai internasional. Bahkan PewDiePie di channel YouTube-nya pernah membuat konten video reaction saat memainkan game horor tersebut loh. Selain DreadOut, masih ada beberapa judul game lainnya yang pernah dikembangkan oleh Digital Happiness, yaitu The Hallway Raid, DreadOut: Keepers of the Dark, dan DreadEye.

Itu dia enak developer game Indonesia yang bersinar di kancah internasional dan berhasil menorehkan prestasi yang mengharumkan nama bangsa. Semoga kedepannya semakin banyak perusahaan yang menambah daftar kesuksesan game lokal di dunia yah. Siapa tahu kamu adalah salah satunya.

Quizzes

Slider
Artikel Terkait
Game & Teknologi

Samsung Z Flip, Nostalgia Ponsel Lipat dengan Tampilan Kekinian

Game & Teknologi

7 Cara Merawat Baterai HP Biar Awet dan Tahan Seharian

Game & Teknologi

Berani Uji Nyali? Cobain 7 Game Horor Android Terbaru Ini

Game & Teknologi

Xbox Series X: Si Konsol Gaming Teranyar dengan Spesifikasi Gahar

            Thank u, next!     
Mau inspirasi mengalir deras dan kreativitas anti mandek? Dapetin kurasi konten berkualitas dan undangan eksklusif ke acara-acara seru kreativv ID!
close-link
Silahkan isi form terlebih dahulu untuk mengunduh Media Kit
Asset Media Kit
close-link