GenK LIFE

Apa itu Herd Immunity dan Kenapa Dihubungkan dengan Corona?

Kasus corona atau COVID-19 saat ini memang masih mewabah di berbagai belahan dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri bahkan meminta para pemimpin negara untuk terus mengambil tindakan yang tegas guna mencegah semakin banyaknya korban dan penularan virus tersebut.

Dalam beberapa waktu belakangan, muncul sebuah istilah baru yaitu herd immunity di dalam dunia kesehatan. Istilah ini tentu masih terdengar asing bagi banyak orang meskipun disebut-sebut dapat memperlambat penyebaran virus. Walau demikian, masih banyak juga yang meragukan hal tersebut. Dibandingkan kita harus berspekulasi dan menebak-nebak, ada baiknya kita paham lebih dulu mengenai herd immunity ini agar tidak keliru.

Ilustrasi orang-orang memakai masker. (Sumber: EPA/Shutterstock)

Apa itu Herd Immunity?

Mungkin memang banyak dari kita yang belum tahu apa itu herd immunity. Dilansir dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, herd immunity atau yang bisa disebut sebagai kekebalan kelompok (komunitas) adalah keadaan di mana sebagian besar masyarakat terlindungi atau kebal terhadap penularan penyakit tertentu.

Herd immunity ini bisa terjadi dengan cara membiarkan virus untuk terus menyebar sehingga banyak orang menjadi terinfeksi. Saat orang-orang tersebut sembuh, orang akan menjadi kebal sehingga wabah virus yang ada hilang dengan sendirinya. Virus akan susah untuk menemukan, hidup dan berkembang apabila tak ada inag untuk membuatnya tetap hidup.

Ilustrasi orang-orang memakai masker. (Sumber: Sky News)

Sementara itu, dilansir Health, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) sendiri mendefinisikan herd immunity sebagai situasi atau keadaan di mana semakin banyak masyarakat dalam suatu lingkungan memiliki sistem kekebalan tubuh yang tinggi, maka dapat menghambat hingga memutus proses penyebaran.

Herd immunity ini dapat tercipta melalui dua cara, yaitu penyuntikan vaksin dan cara alamiah. Vaksin akan disuntikan kepada kita sebagai upaya pencegahan. Kekebalannya sendiri muncul karena vaksin yang disuntikkan dan membuat virus tidak menjangkiti orang lain. Sementara itu, cara lainnya adalah dengan cara alami. Cara ini tercipta saat sekelompok orang sudah banyak terkena virus dan membuat orang lainnya menjadi lebih kebal hingga bisa memutus penyebaran virus tersebut.

Baca Juga :   Jangan Bingung, Ini Beda ODP dan PDP Saat Corona Mewabah

Dalam kasus corona atau COVID-Q9 ini, memang belum ditemukan adanya vaksin yang bisa menangkal penyebaran virus. Sehingga cara yang lebih memungkinkan untuk menjalani herd immunity adalah dengan cara alamiah. Cara alamiah sendiri dilakukan dengan membiarkan corona menginfeksi sebagian masyarakat di beberapa wilayah sehingga herd immunity akan tercipta secara mandiri.

Penggunaan cara alamiah dalam menciptakan herd immunity melawan virus corona tentu bukanlah saran yang utama. Hal ini dikarenakan jika membiarkan tingkat infeksi vrus terus mewabah ke seluruh dunia malah menjadi dapat membahayakan lingkungan juga. Maka, kita harus menerapkan upaya yang lain.

Baca Juga :   Apakah Cairan Disinfektan Benar Dapat Cegah Virus Corona?
About author

Related posts
GenK LIFE

Ngabuburit di Masa Pandemi? Intip Rekomendasi Aktivitas Seru Selama Puasa 2021

GenK LIFE

Yuk, Simak Tipsnya Biar Tetap Bugar Saat Puasa Ramadhan!

GenK LIFE

Bridge of Life: Kalimat Positif Pemberi Harapan Hidup di Atas Sungai Han

GenK LIFE

Rekomendasi Podcast Indonesia Buat Menginspirasi Hari-Harimu