Baru Mulai Bisnis? Yuk Baca Cara Jualan Online Lengkap!

Dibaca Normal: 7 menit aja 😊
cara jualan online

Seiring perkembangan zaman, GenK, berbisnis online shop memang semakin menjanjikan. Ada pundi-pundi rupiah di depan mata yang mudah kamu dapat. Kamu tertarik? Yuk simak cara jualan online buat kamu yang baru terjun ke dunia bisnis!

Semuanya sudah serba digital. Dulu kalau mau belanja, kamu harus pergi ke tokonya langsung. Kalau sekarang tinggal buka aplikasi belanja online deh. Ketik nama barang yang ingin kamu beli di kolom pencarian dan klik tombol beli. Mau bayar? Tinggal transfer. 

Sistem yang super praktis ini tentu menarik perhatian banyak orang. Siapa sih yang mau ribet? 

Saat ini para penjual berbondong-bondong untuk mengembangkan bisnisnya lewat toko online. Bahkan dari merek ternama sekalipun. Ini membuktikan bahwa jualan online menjanjikan keuntungan rupiah yang tidak sedikit. 

Cara Jualan Online 1

Ilustrasi bisnis online (sumber: pexels.com)

Namun banyak orang yang gagal sebelum mencoba. Mereka menganggap bisnis seperti ini rumit. Apalagi kalau kamu merasa gaptek. Karena sudah serba gadget, gadget, dan gadget

Ada tiga hal yang harus kamu ingat, yaitu rajin, tekun, dan konsisten. Itulah kunci kesuksesan dalam berbisnis.

Apakah kamu tertarik?

Pas banget! Di dalam artikel kali ini kami akan membahas seputar cara jualan online shop. Buat kamu yang baru terjun ke dunia bisnis online, yuk baca-baca biar gak kebingungan lagi, GenK!

Cara Jualan Online

Biar kamu tahu harus mulai bisnis online dari mana, kami punya cara jualan online lengkap buat kamu nih. Masih newbie? It’s not a big deal. Yuk kita lihat caranya sama-sama!

  • Mental Sebagai Penjual

Lupakan soal modal, platform, promosi, dan lain-lain. Sekarang fokus dulu pada dirimu sendiri. 

Mau jualan kok malah refleksi diri?

Untuk memulai jualan online, kamu mesti punya mental sebagai penjual. Karena nantinya kamu akan bertemu dengan banyak karakter pembeli. Dengan berbagai gaya bicara dan cara berbelanja mereka masing-masing. Ada yang banyak bertanya, tawar-menawar, ingin barang cepat sampai, dan lain-lain.

Cara kamu menawarkan barang dan memberi service kepada pelanggan adalah cerminan toko kamu loh. Kalau tidak punya mental penjual tentu kamu akan kewalahan. Ada komplain langsung pusing tujuh keliling. Ujung-ujungnya jadi stress.

Jika kamu sudah paham bagaimana attitude seorang pedagang, maka akan lebih mudah saat menghadapi semua kendala di masa mendatang. Selain itu kamu juga tidak akan kaget jika menemukan pelanggan yang unik dan menguji kesabaranmu. 

Ada-ada saja ya, GenK…

  • Tentukan Produk yang Akan Kamu Jual

Apa jenis produk yang akan kamu jual?

Pakaian? aksesoris? alat kantor? atau makanan?

Cara Jualan Online 2

Contoh produk (sumber: pexels.com)

Semuanya sah-sah saja. Namun kamu juga harus cermat dalam membaca minat pasar. Cari tahu apa yang sedang menjadi tren saat ini.

Namun menjual barang tren juga ada risikonya. Berarti kamu harus bersaing dengan banyak penjual lainnya yang menawarkan produk yang serupa.

Ada opsi lain, yaitu dengan menjual barang unik tetapi tetap fungsional. 

Sekarang buat rinciannya. Misal kamu ingin menjual sepatu. 

Sepatu laki-laki atau sepatu perempuan? 

Seperti apa modelnya? 

Warnanya apa saja? 

Dan ukurannya dari berapa sampai berapa?

Baca Juga   9 Cara Membuat CV Yang Menarik Perhatian Rekruiter
  • Berbisnis dengan Modal dan Tanpa Modal

Ada dua mekanisme saat mulai berdagang, yaitu dengan modal atau tanpa modal. Coba intip saldo tabunganmu. Apakah memungkinkan untuk melakukan produksi atau tidak.

Cara Jualan Online 3

Menghitung modal (sumber: pexels.com)

Jika ingin produksi sendiri, kamu harus tahu apa saja yang kamu butuhkan. Misal kamu ingin produksi baju. Berarti kamu mesti tahu apa bahan kainnya, sablonnya, bordirnya, dan lain-lain. Semakin detail maka semakin baik agar tidak ada yang terlewat.

Namun produksi sendiri memang membutuhkan banyak waktu dan tenaga. 

Gak perlu kalut, karena ada opsi lain kok, yaitu reseller atau dropshipper.

Terus bagaimana cara jualan online tanpa modal?

Jawabannya adalah menjadi reseller. Jika menjadi reseller, kamu hanya perlu mencari supplier utama. Carilah yang terpercaya, karena barang dari supplier itulah yang akan digunakan oleh pelanggan kamu nantinya.

Tips

  1. Coba beli barang dari supplier. Lihat apakah ada kekurangan atau sudah cocok dengan kemauanmu. Ibaratnya barang tersebut menjadi tester sebelum dipasarkan.
  2. Pastikan juga domisili supplier. Misal kamu tinggal di Jakarta sedangkan supplier-nya dari Batam. Ongkos kirimnya tentu akan mahal. Usahakan cari yang masih satu provinsi atau satu pulau untuk menekan harga.
  • Hitung Berapa Keuntungannya

Karena tadi sudah tahu apa produk yang akan dijual dan bagaimana model produksinya (produksi sendiri atau reseller), kamu jadi lebih mudah untuk menghitung laba dan menentukan harga jual.

1. Produksi Sendiri

Ini adalah beberapa hal yang mesti kamu catat jika ingin memproduksi sendiri:

  1. Cari tahu harga bahan.
  2. Hitung biaya jasa (jika kamu menggunakan jasa orang lain), seperti biaya jahit, sablon, merakit, dll.
  3. Lokasi untuk produksi.
  4. Jumlah karyawan beserta gaji (jika mempekerjakan karyawan).
  5. Ongkos beli barang dan semua pengeluaran yang kamu gunakan untuk produksi sampai barang benar-benar jadi.

2. Reseller

Kalau yang ini beberapa hal yang mesti kamu catat jika ingin menjadi reseller:

  1. Mencari supplier terpercaya.
  2. Mempertimbangkan ongkir dari supplier untuk menekan harga.
  3. Cari supplier cadangan kalau seandainya yang utama berhenti produksi.
  • Membuat Akun Online Shop

Cara jualan online yang berikutnya yaitu membuat akun!

Pilih platform yang akan kamu gunakan, misalnya seperti aplikasi khusus jual beli online, Instagram, Twitter, dan lain-lain.

Cara Jualan Online 4

Ilustrasi membuat akun jualan (sumber: pexels.com)

Namun ada yang beranggapan bahwa membuat situs web sendiri lebih baik daripada berjualan di media sosial.

Misalnya kamu jualan di salah satu aplikasi bernama Fancy App. Ibarat rumah, kamu hanya tamu karena sekadar numpang jualan di sana. Jika aplikasinya close down, otomatis kamu akan kehilangan tempat jualan, GenK. 

Tips: Pastikan nomor ponselmu terverifikasi dan sambungkan dengan e-mail aktif. Gunanya jika terjadi masalah dengan akun online shop milikmu bisa langsung diperbaiki, GenK. 

Baca Juga   4 Profesi Kekinian di Industri Kreatif yang Bisa Kamu Coba
  • Branding Akun

Tidak hanya branding diri sendiri, tokomu juga harus di branding, GenK.

Ini tahap yang paling menentukan, supaya citra yang terbentuk di pelanggan juga sesuai yang kamu inginkan. Ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan, yaitu:

1. Username

Hal yang pertama adalah nama akun. Usahakan buat nama yang tidak sulit dilafalkan dan mudah diingat. Kamu juga bisa menambahkan embel-embel jenis toko kamu di bagian belakang agar pelanggan langsung tahu produk apa yang kamu tawarkan. Contoh: Ordinary_Shop, True_Beauty, KPoperch

2. Logo

Berikutnya adalah logo. Banyak yang masih belum menyadari betapa pentingnya logo sebagai identitas perusahaan. 

Tak perlu takut jika kamu gak mahir desain. Cara membuat logo ada dua pilihan, yaitu bisa kamu lakukan sendiri atau menyewa jasa desainer grafis. Simpel.

Cara Jualan Online 5

Ilustrasi membuat logo (sumber: pexels.com)

Menurut Wikipedia, ada beberapa dasar logo yang perlu kamu ketahui, yaitu simple (sederhana), memorable (mudah diingat), timeless (tidak lekang dimakan waktu), versatile (serbaguna), dan appropriate (sesuai).

Selain dari segi bentuk, buat ciri khas pada warna dan tipografi. Buat setiap orang yang melihat logo tersebut langsung ingat pada toko online milikmu.

3. Informasi Toko

Selanjutnya adalah mencantumkan informasi toko sedetail mungkin. Gunanya agar pelanggan tidak kebingungan ke mana mereka harus bertanya jika tertarik dengan produk yang kamu tawarkan.

  1. Alamat toko, untuk perkiraan ongkos kirim.
  2. Kontak, beri banyak alternatif kontak seperti Line, WhatsApp, nomor ponsel, dan e-mail jika diperlukan.
  3. Open Hour, agar pelanggan tahu jam aktif toko.
Baca Juga   3 Cara Belajar Efektif lewat Gambar yang Bikin Kamu Semangat!

4. Nama dan deskripsi produk

“WOW ada penemuan baru!!! Kami menjual peninggi badan AMPUH!!! Diorder Say~”

Pernah lihat deskripsi produk yang seperti itu?

Apakah kamu tertarik untuk membelinya atau malah jadi ragu?

Yap! Nama dan deskripsi relevan dan punya kata kunci. Tujuannya supaya ikut muncul saat pelanggan mencari produk di kolom pencarian. 

Deskripsi yang baik adalah yang mampu menjelaskan secara lengkap seputar produk yang kamu tawarkan. 

Cantumkan informasi ukuran, bahan, variasi warna, dan lain-lain. Gunakan kata-kata yang fun tetapi tetap menjual.

5. Hashtag

Cara jualan online yang berikunya adalah mencantumkan hashtag. Cantumkan di deskripsi produk. Fungsinya untuk mengelompokan konten. Cari hashtag yang relevan dengan produk. Pilih kata kunci yang banyak dicari oleh pelanggan. Dengan mencantumkan hashtag, maka semua update toko kamu akan terorganisir dengan baik.

6. Foto produk

Cara Jualan Online 6

Ilustrasi pemotretan produk (sumber: pexels.com)

Unggah foto dengan kualitas tinggi dan beri watermark. Kamu bisa memotret produk dengan alas foto yang menarik. Biar ala-ala foto studi. Kece banget hasil fotonya!

Jika fotonya dapat dari supplier, jangan langsung unggah mentah-mentah, GenK. Kamu bisa menggunakan aplikasi edit foto untuk merubah color correction, border, memberi watermark, dan lain-lain. Buat fotomu semenarik mungkin walaupun tidak foto di studio. 

  • Promosi di Media Sosial

Saatnya produksi di medsos!

Ada banyak platform media sosial yang bisa menjadi pilihanmu. Ini merupakan peluang besar untuk menarik banyak minat massa. Unggah foto produkmu beserta deskripsi dan hashtag yang relevan.

Tidak ada salahnya untuk meminta bantuan temanmu untuk ikut mempromosikan produk jualanmu, GenK. 

Pokoknya jangan malu untuk promosi. Karena kebanyakan orang yang baru memulai bisnis merasa tidak percaya diri dengan produk yang mereka tawarkan.

Baca Juga   Apa Benar Night Owls Lebih Kreatif daripada Early Birds?
  • Grup Like for Like

Cara Jualan Online 7

Ilustrasi like foto (sumber: lifewire.com)

Apa kamu tahu rahasia di balik banyaknya likes pada post Instagram online shop baru? Salah satunya adalah dengan ikut grup like for like

Banyak penjual online shop yang menjadi member di dalam grup tersebut. Nanti akan dibagi jadual likes setiap membernya. Di mana mereka saling balas-membalas likes yang diberikan.

Ini sangat menguntungkan. Apalagi buat kamu yang baru mendirikan toko online. Kalau likes-nya banyak, otomatis akan membangun kepercayaan pelanggan.

Biasanya juga di grup ini bisa saling share informasi seputar endorsement, GenK. Yuk kita bahas di poin selanjutnya!

  • Endorsement

Cara Jualan Online 8

Contoh foto endorsement (sumber: pexels.com)

Banyak yang mengaku mendapat hasil positif setelah menggunakan jasa endorsement seleb Instagram atau kita kenal dengan selebgram.

Caranya adalah dengan mencari akun Instagram yang punya banyak followers. Buat perjanjian soal fee. Kirim produkmu kepada mereka dengan gratis. Kemudian mereka akan merekomendasikan produk kamu kepada followers lewat foto atau video yang mereka unggah.

  • Testimoni

Testimoni adalah dokumentasi review konsumen terhadap suatu produk atau jasa. Ini menjadi sangat penting untuk menumbuhkan dan menjaga kepercayaan pelanggan terhadap produk yang kamu jual. 

Selain itu bisa menjadi daya tarik untuk konsumen baru, karena sudah ada pengakuan puas terhadap produk jualanmu, GenK.


Itu dia cara jualan online buat kamu yang masih bingung soal bisnis online. Jangan takut untuk membuka usaha, walau kamu tidak punya background bisnis sekalipun. Selamat mencoba, GenK!

Polling

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Draw My Life Sangat Populer di YouTube

GenK LIFE

5 Rekomendasi Jenis Usaha Tanpa Modal lewat Online

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Influencer dan Cara Mudah Menjadi Influencer

GenK LIFE

4 Tips Public Speaking Efektif yang Patut Kamu Coba

GenK LIFE

3 Tips Cara Parafrase Ampuh Supaya Tulisanmu Bebas Plagiat

GenK LIFE

4 Tips Jadi Fotogenik untuk Tampil Menawan di depan Kamera

GenK LIFE

5 Cara Cepat Menghafal yang Paling Efektif, Kamu Wajib Baca

GenK LIFE

3 Gerakan Senam Otak Sederhana untuk Melatih Kreativitas

GenK LIFE

Mengenal Berbagai Macam Tipe Kecerdasan dan Gaya Belajar

GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Orang Suka Foto di Kamar Mandi

GenK LIFE

Kenapa Milenial Hobi Travelling? Bukan Sekadar Tren Loh..

GenK LIFE

Cek Plagiat dengan Cara Ini, Biar Karyamu Gak Menyalahi Aturan

GenK LIFE

4 Alasan Kenapa Orisinalitas Itu Penting di Industri Kreatif

GenK LIFE

4 Trik Instastory Kekinian Buat Instagram Makin Kece

GenK LIFE

Gini Jadinya Kalau Kekuatan Superhero Bumilangit Dipakai Sehari-hari!

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Hashtag Serta Tips & Trik Cara Pakainya

GenK LIFE

7 Jenis Pekerjaan dalam Satu Tim Produksi Animasi

GenK LIFE

5 Cara Menambah Followers Twitter ala kreativv ID

GenK LIFE

4 Profesi Kekinian di Industri Kreatif yang Bisa Kamu Coba

GenK LIFE

Serba Bisa dengan 3 Hard Skill Serbaguna di Industri Kreatif

            Artikel Selanjutnya