fbpx

7 Cara Manajemen Waktu Supaya Kamu Sukses di Usia Muda

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
Manajemen-Waktu

Siapa sih yang tidak mau sukses di usia muda, GenK? Kalau kamu termasuk orang yang ingin sukses, kamu bisa meraihnya dengan melakukan cara manajemen waktu yang tepat.

Oh ya, tapi mungkin kita perlu mendefinisikan ulang apa itu sukses. Kenapa  bisa begitu? Karena makna sukses buat tiap orang jelas beda-beda. Bagi kami, sukses yang jelas berarti tercapainya tujuan-tujuan atau target yang ingin dicapai dalam hidup. Nah untuk mencapai itu, yuk simak bagaimana cara mengatur waktumu!

1. Mulai dari yang Termudah Dahulu

Manajemen Waktu ala kreativv ID(1)

Sumber: pexels.com

Memang memulai itu sungguh sulit. Oleh karena itulah bagian ini harus dilakukan paling pertama. Hm, tapi bagaimana ya memulainya? Gampang banget! Kamu bisa lihat dulu mana pekerjaan yang paling mudah untuk dilakukan. Nanti kalau sudah memilih barulah kamu mulai mengerjakan tugas itu. Ketika kamu sudah memulai kerja dari yang paling gampang, percayalah bahwa setelahnya, kamu akan lebih lancar untuk melakukan berbagai tugas lainnya.

Pada suatu artikel soal produktivitas dari LifeHack.org, ada dua pendapat soal apakah memulai kerja dari yang termudah (bukan dari yang tersulit) adalah cara yang tepat. Sebagian orang merasa memulai dari yang paling sulit dapat menghindarkan diri dari waktu pengerjaan yang berlama-lama di akhir sehingga lebih efektif. Sementara kami percaya pada pandangan yang menganggap bahwa memulai dari yang termudah bisa meringankan beban mental yang tadinya menghambatmu untuk memulai. Logikanya, bagaimana mau beres kalau memulainya saja sudah terasa susah. Bagaimana menurutmu, GenK?

2. Berani Bilang Tidak

Manajemen Waktu ala kreativv ID(4)

Sumber: pexels.com

Ini mungkin tampak sepele buatmu tapi bisa sangat berdampak. Pas kamu lagi kerja, biasanya ada-ada saja teman atau saudara yang mengajakmu untuk berkegiatan lain. Contohnya? Misalkan kamu lagi serius banget kerjakan sesuatu di meja kantor tapi rekan kerja ajak ngobrol soal gosip artis terkini yang baru dia baca di ponselnya. Bisa jadi, karena kamu juga penasaran maka kamu teralihkan fokusnya dan asyik merumpi deh! Ah, tapi kalau kamu menolak godaan itu, kamu bisa dicap sok serius atau gak asyik. Inilah saatnya kamu mengevaluasi kembali apa yang kamu mau dalam hidup kamu. Kalau kamu sudah komitmen untuk menggapai mimpi-mimpimu, sebaiknya kamu mulai berani bilang tidak tetapi dengan cara yang baik agar tidak merusak hubungan sosialmu.

Baca Juga   3 Cara Belajar Efektif lewat Gambar yang Bikin Kamu Semangat!

Terus caranya bagaimana? Kami baru saja baca artikel soal pengembangan diri di Medium.com. Penulisnya, Ohui bilang kalau menyenangkan semua orang memang mustahil dan bisa-bisa membuatmu merugi karena disetir orang lain terus. Jadi, coba saja lakukan dengan memberi alasan yang singkat dan jelas pada lawan bicaramu. Kalau kamu diajak berargumen lebih lanjut, sebaiknya kamu mengulang kalimat yang singkat dan jelas tersebut. Mengapa? Karena ketika kamu menanggapi bisa jadi kamu mulai menimbang ulang dan setuju padanya, padahal ini soal targetmu sendiri dan tidak akan berdampak besar buat si dia.

3. Tetap Fokus

Manajemen Waktu ala kreativv ID(3)

Sumber: pexels.com

Kalau kamu sudah memulai kerja dan juga sudah menghindari godaan dari pihak luar, tetap saja kamu harus menjaga fokusmu dari dalam diri. Maksudnya segala pikiran yang timbul semacam, “Duh, mau makan apa ya nanti siang?” harusnya sih dikendalikan. Jam makan belum tiba, masih sejam-dua jam lagi tapi kamu kok sudah sibuk memikirkan mau makan apa. Tak cuma makanan, GenK. Chat pacar dan teman-teman juga bisa jadi distraksi buruk kalau kamu tidak bisa multitasking dengan baik. Alih-alih kembali bekerja, kamu malah jadi terbawa suasana dan sibuk memikirkan atau mengerjakan yang sebenarnya bisa dikesampingkan nanti saja.

4. Manfaatkan Bantuan Teknologi

Manajemen Waktu ala kreativv ID(6)

Sumber: pexels.com

Sekarang memang teknologi sudah semakin canggih. Bagaimana kalau kamu tak bekerja keras tapi bekerja cerdas? Manfaatkanlah bantuan dari berbagai aplikasi yang kami rekomendasikan berikut ini, GenK! Rekomendasi pertama, Forest. Aplikasi satu ini bisa kamu unduh gratis di ponsel Android atau berbayar di iOS. Cara mainnya gampang kok. Kamu tinggal mengatur berapa lama waktu yang mau dipakai untuk mematikan ponselmu. Kemudian, kamu tinggalkan ponselmu untuk lakukan berbagai kegiatan yang perlu kamu lakukan dalam kurun waktu tersebut.

Baca Juga   5 Cara Berpikir Positif

Kalau kamu tergoda melihat ponsel karena ada notifikasi masuk, tanaman di aplikasi Forest ini bakal tewas seketika, kamu akan diberikan peringatan keras di layar dan ponselmu juga bergetar. Bayangkan, membuat tanaman mati itu dosa besar. Jadi, tahan dirimu dan coba lagi dari awal untuk fokus. Oh ya, sebenarnya masih banyak lagi aplikasi lain yang bisa membantumu meraih sukses. Cobalah baca 5 Aplikasi untuk Meningkatkan Produktivitas Kamu yang pernah kami tulis.

5. Sederhanakan Pikiran Rumit

Manajemen Waktu ala kreativv ID(2)

Sumber: pexels.com

Pernah dengar istilah overthink? Overthinking adalah berpikir secara berlebihan soal banyak hal tanpa ada faedahnya, malah bisa memperkeruh keadaan. Kadang-kadang kita terlampau pusing membayangkan berbagai kemungkinan yang akan terjadi dan cenderung ke hal buruknya dibanding baiknya. Ambil contoh ya, kamu mau jadi penulis skenario film tapi kamu udah stress duluan memikirkan biaya produksi dan lain-lain. Itu namanya kejauhan berpikirnya. Yuk, coba tenang dan mulai saja dulu kegiatanmu! Kalau memang skenario bikinanmu bagus, kamu bisa promosikan pada platform pendanaan terbuka di internet. Ada cara lain lagi kalau kamu kreatif. Kamu bisa ikut kelas menulis naskah film dan berjejaring sosial di sana untuk unjuk karya sekalian cari produser.

6. Hadiahi Diri Setiap Kali Satu Tugas Beres

Manajemen Waktu ala kreativv ID(5)

Sumber: pexels.com

Hadiahnya jangan mahal-mahal, GenK. Kamu bisa saja cuma menghadiahi diri dengan beli jajan ke warung dekat kost setelah kamu menyelesaikan tugas kuliahmu. Selain itu, ambil waktu untuk minum air putih dan berbaring sebentar di sofa atau karpet bisa saja. Waktu yang ideal untuk ambil rehat menurut teknik Pomodoro adalah setelah 25 menit berkegiatan intens. Jadi, kamu membagi berbagai tugasmu ke dalam kurun waktu tersebut secara berulang-ulang. Jika sudah lewat 25 menit, kamu bisa beristirahat atau melakukan hal lain yang ringan dan membuat rileks. Teknik yang namanya terdengar lucu ini dibuat oleh Francesco Cirillo pada tahun 1980. Kata “pomodoro”itu sendiri berasal dari bahasa Italia, artinya tomat. Ih, kok tomat? Dinamai tomat itu sebenarnya karena si bapak Cirillo memakai timer berbentuk tomat pada saat ia mengelola waktunya.

Baca Juga   5 Cara Ini Dijamin Bisa Bikin Kamu Kreatif

7. Punya Jurnal Harian

Manajemen Waktu ala kreativv ID(7)

Sumber: pexels.com

Ini terakhir disebut tapi bukan berarti tidak penting. Menulis apa saja yang mau atau yang sudah kamu lakukan bisa jadi hal bagus. Bagusnya, kamu bisa mengevaluasi kembali capaian-capaianmu dan melihat pola yang tadinya tidak tampak. Bisa saja dengan membaca kembali jurnalmu, kamu menemukan di bagian mana kamu lemah dan di bagian mana kamu sudah bagus. Refleksi dirinya secukupnya saja ya. Kamu bisa menaruh perhatian lebih kepada solusi dan bukan penyebab kegagalan/kelemahannya.


Ketujuh cara ini pasti bisa kamu terapkan segera, GenK. Kalau kamu punya beberapa cara lain yang lebih jitu dan seru, yuk tambahkan pada kolom komentar untuk membantu GenKreativv yang lain!

Tentang Penulis

Halo GenKreativv disini.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
GenK LIFE

10 Ciri Orang dengan Intuisi Tinggi yang Berani Mewujudkan Idenya

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Art Block dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

5 Jenis Pekerjaan Buat Kamu yang Hobi Menggambar

GenK LIFE

Yuk Belajar Cara Membuat Kalender Sendiri

GenK LIFE

5 Cara Tepat dan Mudah Belajar Mengetik Cepat

GenK LIFE

Apa Itu Meme? Budaya Komunikasi Kekinian Anak Milenial

GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Self-Talk Bisa Bikin Hidup Lebih Tenang

GenK LIFE

Design Thinking, Skill Mencari Solusi yang Dibutuhkan di Zaman Sekarang

GenK LIFE

Memahami Fobia Generasi Milenial: dari FOMO hingga Jomblo

GenK LIFE

Baru Mulai Bisnis? Yuk Baca Cara Jualan Online Lengkap!

GenK LIFE

Mengenal Eustress, Stres yang Baik Untukmu

GenK LIFE

Kenapa Proses Kreatif Itu Penting?

GenK LIFE

Kerja Terampil di Industri Kreatif dengan 4 Soft Skill Ini

GenK LIFE

Cara Menjalani Gaya Hidup Minimalis Tanpa Membebani Diri

GenK LIFE

Beberapa Tren yang Lahir untuk Mengatasi Kesepian Kita

GenK LIFE

4 Profesi Kekinian yang Cocok untuk Lulusan Desain Komunikasi Visual

GenK LIFE

Yang Perlu Kamu Tahu dari Tes Kepribadian MBTI

GenK LIFE

Mengontrol Mimpi lewat Lucid Dream

GenK LIFE

Tren Ngabuburit Zaman Now vs Zaman Dulu

GenK LIFE

5 Ide Acara Bukber yang Seru dan Anti Boros

            Artikel Selanjutnya