5 Cara Mengatasi Imposter Syndrome Sesuai Jenisnya

Dibaca Normal: 5 menit aja
kreativv ID

Imposter syndrome bisa menjadi gangguan yang menghambat performa kerja serta bisa memberikan dampak negatif bagi kehidupan pribadi seseorang. Tapi tenang aja, GenK, kali ini kami akan membagikan cara mengatasi imposter syndrome sesuai dengan jenisnya masing-masing. 

Selaras dengan hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Dr. Valerie Young, imposter syndrome dapat diklasifikasikan menjadi 5 jenis yang berbeda. Klasifikasi tersebut dibagi berdasarkan bagaimana perilaku serta pola pikir yang muncul pada individu yang dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. 

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Meskipun imposter syndrome sendiri tidak secara resmi masuk dalam kondisi psikologis yang terdaftar di Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ), sindrom ini tetap membutuhkan penanganan yang serius, GenK. Jadi gak boleh dipandang sebelah mata.

Cara mengatasi imposter syndrome dapat dilakukan dengan metode dan langkah yang sederhana, tanpa harus menggunakan bantuan profesional. Berikut beberapa tips dan trik yang dapat kamu terapkan untuk mengatasi imposter syndrome sesuai dengan jenisnya masing-masing. 👇

1. The Perfectionist

Cara mengatasi imposter syndrome 1

Ilustrasi seorang perfectionist imposter (sumber: vice.com)

Sang perfeksionis yang pengennya selalu sempurna, tak ada yang namanya nilai yang bagus kecuali dapat 100. Coba jawab pertanyaan di bawah ini dulu, GenK: 

  • Apakah kamu senantiasa mengulang pekerjaan atau hal tertentu hingga benar-benar 100% sempurna?
  • Pernahkah kamu diberikan cap sebagai seorang micromanager
  • Apakah kamu mengalami kesulitan untuk membagi tanggung jawab ke orang lain? Bahkan ketika tidak, kamu tak pernah merasa puas akan hasil yang dikerjakan oleh orang tersebut? 

Jika jawabanmu atas pertanyaan di atas adalah iya, maka kemungkinan kamu adalah seorang perfectionist imposter, GenK. 😲 Cara mengatasi imposter syndrome jenis ini adalah dengan memberikan self-reward dan selebrasi setiap kali kamu menyelesaikan suatu pekerjaan.

Apresiasi seperti ini bisa membuatmu agar lebih bahagia dan bahkan bisa meningkatkan rasa percaya diri loh. 

Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang dapat melakukan hal yang sempurna. Tetapi, setiap orang diberikan kesempatan yang sama, untuk melakukan hal yang terbaik. Salah satu hal yang terbaik itu dimulai dari kamu sendiri. 

Baca Juga
Apakah Kamu Orang yang Toxic? Yuk Kenali Ciri-Cirinya!

2. The Superwoman/man 

Cara mengatasi imposter syndrome 2

Ilustrasi workaholic imposter (sumber: pcma.com)

Berlanjut ke para superwoman dan superman yang kerap mendorong diri untuk bekerja lebih keras agar bisa merasa ‘pantas’ oleh rekan-rekan kerja. Silakan dicek dulu kemungkinannya lewat beberapa pertanyaan berikut: 

  • Apakah kamu sering berada lebih lama di kantor dibanding teman-temanmu, bahkan setelah workload hari itu telah selesai dikerjakan? 
  • Apakah kamu kerap merasa stres saat sedang tidak bekerja dan menganggap waktu luangmu hanya terbuang percuma? 
  • Pernahkah kamu mengorbankan hobi dan passion hanya untuk fokus bekerja? 

Untuk kamu yang merasa sebagai seorang superwoman/man, cobalah untuk menerima dirimu apa adanya dan pahamilah bahwa tidak ada orang yang dapat membuatmu merasa lebih baik, dibanding diri kamu sendiri. 😉

Kamu tidak memiliki kewajiban untuk membuktikan diri ke siapa pun. Lakukanlah setiap pekerjaan berdasarkan motivasi pribadi tanpa perlu mikirin orang lain, GenK. Dengan begitu, dijamin deh, kamu bakalan jadi lebih pede akan bakat dan kompetensi pribadi. 

Quizzes

Slider

Quizzes

Slider
Artikel Terkait
GenK LIFE

Cara Menjalani Gaya Hidup Minimalis Tanpa Membebani Diri

GenK LIFE

Ikuti 5 Tahap Proses Kreatif untuk Ide yang Lebih Imajinatif

GenK LIFE

Tips Ngobrol Asik Agar Menghasilkan Ide Kreatif

GenK LIFE

7 Rekomendasi Podcast Terbaik Penuh Faedah Buat Anak Kreatif

Next >>
Mau inspirasi mengalir deras dan kreativitas anti mandek? Dapetin kurasi konten berkualitas dan undangan eksklusif ke acara-acara seru kreativv ID!
close-link
Silahkan isi form terlebih dahulu untuk mengunduh Media Kit
Asset Media Kit
close-link