fbpx

Cara Meningkatkan Percaya Diri Saat Presentasi

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
cara meningkatkan percaya diri saat presentasi

Grogi saat menyampaikan materi presentasi di depan umum memang kerap dirasakan sebagian orang. Perasaan seperti itu pasti sangatlah mengganggu. Bagaimana cara meningkatkan percaya diri saat presentasi? Simak lebih lanjut, yuk!

Telapak tangan berkeringat…

Tubuh gemetaran…

Dan nafas tidak beraturan…

Eits, tunggu dulu, ini bukan soal penyakit kronis kok. Ini gambaran yang mungkin banget kamu rasakan saat menyampaikan presentasi di muka umum. Apalagi, kalau kamu tidak terbiasa berdiri di depan banyak orang, bisa grogi setengah mati ya, GenK. Duh… merepotkan banget sih!

cara meningkatkan percaya diri 1

Ilustrasi presentasi di depan umum (sumber: pexels.com)

Untuk menghilangkan perasaan grogi tersebut, kuncinya adalah percaya diri. Karena dengan rasa percaya diri, kamu lebih santai dan bisa memaparkan semua materi presentasi dengan lancar. Kamu juga bisa memperkecil terjadinya kesalahan selama kegiatan presentasi berlangsung.

Bayangin aja kalau buku catatan yang kamu pegang tiba-tiba jatuh saat sedang memaparkan materi karena kamu terlalu tegang dan salah tingkah. Bisa kacau deh semuanya. Siapa sih yang mau kegiatan presentasinya kacau? Pasti tidak ada dong.

Nah, buat kamu yang sering mengalami kejadian seperti di atas, sekarang tidak perlu khawatir lagi. Kami akan membagikan 7 cara meningkatkan percaya diri saat presentasi. Apa saja sih cara-caranya? Yuk langsung saja kita simak dan pelajari sama-sama, GenK!  

Kuasai Materi Presentasi yang Kamu Buat

cara meningkatkan percaya diri 2

Ilustrasi materi presentasi (sumber: pexels.com)

Sebelum menyampaikan presentasi, ada baiknya kamu memahami semua isi materi presentasi dari A sampai Z.

Seharusnya, ini mudah ya, GenK, asalkan kamu sendiri yang membuat presentasi tersebut. Bahkan isi setiap slide presentasinya pun seharusnya sudah kamu hafal di luar kepala. Lain lagi kalau ceritanya bukan kamu yang membuat presentasinya.

Baca Juga   7 Cara Berhenti Stalking untuk Meningkatkan Produktivitas

Dengan memahami semua isi materi, kamu tidak akan tegang saat sesi tanya jawab. Kamu tidak takut kalau ada bos, dosen, atau rekanmu yang bertanya. Pokoknya dijamin, mental kamu sudah siap lahir dan batin deh.

Sebenarnya menguasai materi adalah dasar dari presentasi yang baik. Ini juga bisa menjadi salah satu cara meningkatkan percaya diri yang paling mudah, GenK.  

Membuat Poin-Poin Sederhana

cara meningkatkan percaya diri 3

Ilustrasi membuat poin-poin sederhana (pexels.com)

Untuk menghafal satu paragraf tulisan tidak mudah loh. Kamu memerlukan waktu yang banyak. Apalagi kalau ada kosakata atau kalimat yang masih asing di telingamu. Tidak cukup kalau dihafalkan dengan sistem SKS alias Sistem Kebut Semalam.

Supaya lebih mudah untuk menghafalnya, cobalah membaginya menjadi beberapa poin. Ambil kalimat-kalimat yang penting saja, lalu sederhanakan lagi kalimat tersebut dengan bahasa yang mudah diingat olehmu. Tak masalah kalau bahasanya berantakan, yang penting kamu sendiri paham.

Nah, poin-poin yang sudah kamu buat ini kemudian tulis di kertas kecil atau catatan di ponsel. Gunanya supaya lebih mudah dihafal dan bisa juga kamu bawa sebagai panduan presentasi agar tetap berada di benang merah materi.

Simpel banget kan, GenK?

Oh iya, poin-poin sederhana ini bisa digunakan di dalam slide presentasi. Buatlah presentasi yang kreatif supaya tidak membosankan.  

Baca Juga   Lapar Mata Karena Lihat Foto Makanan? Ini Penyebabnya!

Komunikasi Dua Arah Itu Penting Banget

cara meningkatkan percaya diri 4

Ilustrasi latihan berbicara di depan umum (sumber: pexels.com)

Hoam…

Audiens pasti akan mudah bosan kalau kamu terus-terusan bermonolog saat menyampaikan materi. Coba deh belajar untuk membuat percakapan-percakapan sederhana untuk diselipkan saat presentasi nantinya. Tidak mesti sok asik, yang penting suasana tidak kaku.

Misalnya kamu akan menyampaikan materi tentang film horor. Sebelum benar-benar masuk ke pembahasan, coba selipkan kalimat pertanyaan yang santai. Contohnya: “Apa kamu penggemar film horor?”, “Apa film horor favoritmu?”, “Apa yang membuatmu ketagihan nonton film horor?”

Dapat gambarannya kan?

Usahakan tetap membuat suasana hangat dan kondusif. Jangan sampai audiens mengantuk dan konsentrasinya malah buyar. Itu akan menjadi pemicu yang membuatmu tidak percaya diri saat presentasi di depan umum.  

Ubah Mindset Kamu

cara meningkatkan percaya diri 5

Ilustrasi merubah mindset (sumber: pexels.com)

Nah, buat kamu yang suka berpikir kalau presentasi itu hal yang menyeramkan, sekarang saatnya mengubah mindset kamu, GenK.

Kalau dulu kamu berpikir kalau presentasi adalah bagian dari ujian dan kamu sedang diuji oleh puluhan bahkan ratusan audiens, sekarang pola pikirnya harus dibalik.

Coba kamu perhatikan seorang dosen yang sedang menyampaikan materi perkuliahan.

Atau coba kamu perhatikan seorang pembicara di seminar.

Mereka tampak tenang dan berwibawa bukan?

Pembawaan yang percaya diri membuat kamu percaya dengan apa yang disampaikan oleh dosen atau pembicara seminar tersebut. Sekarang coba kamu terapkan pada diri kamu sendiri.

Pikirkanlah kalau presentasi ini bisa menjadi kesempatan kamu untuk memberikan informasi baru dan berharga untuk para audiens. Pikirkan kalau mereka sangat membutuhkan kamu. Pasti kamu lebih percaya diri.

Kalau kamunya saja sudah percaya diri, maka audiens juga tentu akan mengapresiasi presentasimu. Karena mereka percaya denganmu, GenK.  

Saatnya Latihan

cara meningkatkan percaya diri 6

Ilustrasi latihan presentasi di depan kaca (sumber: pexels.com)

Setelah mengetahui cara meningkatkan percaya diri saat presentasi, kamu perlu menggabungkannya ke dalam proses latihan.

Selain itu, dengan latihan, kamu dapat menata apa yang ingin kamu sampaikan di hari presentasi yang sesungguhnya. Kamu juga jadi semakin mengenal isi materimu. Kalau ada yang kurang tinggal dibetulkan deh. Mumpung masih latihan, GenK.

Pokoknya sisihkan waktu untuk latihan walau hanya sebentar. Berdirilah di depan kaca, lalu berbicaralah dengan lantang. Akan lebih bagus lagi kalau kamu latihan di lokasi yang sama persis saat kamu presentasi nantinya. Itu pun kalau memungkinkan ya. Tujuannya untuk mencuri start supaya sudah beradaptasi dan terbiasa dengan lingkungan serta atmosfer ruangan.  

Baca Juga   Tips Marie Kondo: Mencari Kebahagiaan Lewat Beres-Beres

Dengarkan Lagu Bertempo Lambat

cara meningkatkan percaya diri 7

Ilustrasi mendengarkan musik (sumber: pexels.com)

Kamu punya lagu favorit bertempo lambat?

Lagu tersebut juga bisa dijadikan sebagai salah satu cara meningkatkan percaya diri saat presentasi. Tanpa kamu sadari, lagu dengan tempo lambat juga akan mempengaruhi detak jantungmu loh. Bisa banget dicoba kalau kamu suka mendadak grogi dan kalut sebelum presentasi dimulai.

Bersamaan dengan alunan nadanya yang santai, atur napasmu secara perlahan. Tarik napas dan buang napas. Pikirkan kalau semua akan berjalan dengan lancar dan semuanya akan baik-baik saja. Semangat!  

Senyum!

cara meningkatkan percaya diri 8

Ilustrasi orang yang sedang tersenyum (sumber: pexels.com)

Hari presentasi sudah tiba.

Kamu melangkahkan kaki dan naik ke atas panggung.

Semua mata audiens tertuju padamu.

Berikan kesan baik saat pertama kalinya berdiri di depan audiens.

Cara yang paling ampuh adalah dengan senyuman, GenK. Selain memberi kesan baik, tersenyum bisa meningkatkan kepercayaan diri juga loh. Wajib banget dicoba.


Nah, itu dia 7 cara meningkatkan percaya diri saat presentasi yang bisa kamu asah. Yuk belajar mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa grogi yang super menyebalkan itu. Selamat latihan, GenK.

Polling

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
GenK LIFE

10 Ciri Orang dengan Intuisi Tinggi yang Berani Mewujudkan Idenya

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Art Block dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

5 Jenis Pekerjaan Buat Kamu yang Hobi Menggambar

GenK LIFE

Yuk Belajar Cara Membuat Kalender Sendiri

GenK LIFE

5 Cara Tepat dan Mudah Belajar Mengetik Cepat

GenK LIFE

Apa Itu Meme? Budaya Komunikasi Kekinian Anak Milenial

GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Self-Talk Bisa Bikin Hidup Lebih Tenang

GenK LIFE

Design Thinking, Skill Mencari Solusi yang Dibutuhkan di Zaman Sekarang

GenK LIFE

Memahami Fobia Generasi Milenial: dari FOMO hingga Jomblo

GenK LIFE

Baru Mulai Bisnis? Yuk Baca Cara Jualan Online Lengkap!

GenK LIFE

Mengenal Eustress, Stres yang Baik Untukmu

GenK LIFE

Kenapa Proses Kreatif Itu Penting?

GenK LIFE

Kerja Terampil di Industri Kreatif dengan 4 Soft Skill Ini

GenK LIFE

Cara Menjalani Gaya Hidup Minimalis Tanpa Membebani Diri

GenK LIFE

Beberapa Tren yang Lahir untuk Mengatasi Kesepian Kita

GenK LIFE

4 Profesi Kekinian yang Cocok untuk Lulusan Desain Komunikasi Visual

GenK LIFE

Yang Perlu Kamu Tahu dari Tes Kepribadian MBTI

GenK LIFE

Mengontrol Mimpi lewat Lucid Dream

GenK LIFE

Tren Ngabuburit Zaman Now vs Zaman Dulu

GenK LIFE

5 Ide Acara Bukber yang Seru dan Anti Boros

            Artikel Selanjutnya